Istri Muda Tuan Arogan

Istri Muda Tuan Arogan
Episode 25 : Pengantin pekerja keras.


__ADS_3

Episode 25 : Pengantin pekerja keras.


.


.


.


Dengan perjuangan yang sangat berat, Anna akhirnya berhasil membantu Akram sampai masuk ke kamar dan berbaring di atas ranjang.


Anna berdiri sejenak meregangkan otot tangannya.


"Hah! akhirnya berhasil juga,"


Keluh Anna masih ngos-ngosan dan mencoba menarik nafasnya dengan berat.


"Mungkin hanya aku pengantin yang langsung berolahraga saat hari pertama menikah, astaga ... nasib, nasib!"


Seru Anna mengambil air minum di atas meja Akram di sisi ranjang dan meminum nya.


"An ..." Akram yang lemah dan pucat itu memanggil Anna.


"Ya Tuan?" seru Anna segera meletakkan minuman itu ke tempat semula dan serius mendengarkan apa yang hendak dikatakan Oleh Akram.


"Kau kembali lah, di samping kamar ini ada kamar untuk mu, kau tidur di sana saja, aku istirahat dulu ..." seru Akram menarik selimut dan membungkus dirinya dalam selimut.


"Heh, Tuan ... jangan meremehkan aku, walaupun Tuan sangat suka marah padaku, dan aku memang kesal sih, tapi ... bukan itu intinya ..."


"Aku tidak akan membiarkan seseorang yang sakit begitu saja, tunggu disini akan ku siapkan bubur ajaib buatan ku!"


Seru Anna mengangkat gaun pengantin nya lagi dan berjalan mencari dapur.

__ADS_1


Dia belum kepikiran untuk menggantikan gaun besar nya itu, pakaiannya pun belum diangkut ke kediaman suaminya.


Hanya dalam beberapa saat, pengantin pekerja keras itu sudah keluar dan bertanya pada pelayan dimana letak dapur.


Dan hal yang sama terjadi ketika dia kediaman Nenek Deanny, dia masih harus bernegosiasi dengan Koki di kediaman ini.


"Heran, kenapa koki yang memasak di kediaman ini? bukanlah Tuan Akram memiliki istri pertama?"


"Mungkin dimasak oleh koki lebih enak dan praktis, akan tetapi memasak untuk keluarga sendiri itu jauh lebih berarti, bukan mengenai makanan nya tapi mengenai kasih yang dituangkan kepada makanan, rasa nya pasti berbeda!"


Anna menggerutu, dia merasa makanan itu bukan hanya soal rasa, tetapi juga soal niat yang membuat, siapa yang membuat dan makna makanan akan sangat indah dan menjadi obat untuk hati jika Ibu di dalam keluarga itu secara langsung turun tangan membuat makanan untuk suami dan anak-anaknya.


Hanya dalam beberapa saat, bubur super bernutrisi dan penuh harapan agar Akram sembuh sudah selesai di masak.


"Pak, bisa bantu saya bawa makanan ini ke atas? gaun saya besar sekali jadi tidak bisa bawa makanan ..." seru Anna meminta pertolongan kepala pelayan yang sejak tadi menyaksikan seorang wanita bergaun pengantin memasak dengan sangat lihai.


"Te ... tentu saja Nyonya, serahkan saja padaku ..." seru Kepala pelayan itu langsung siap sedia membawa bubur itu ke kamar tuannya.


"Terimakasih ya Pak," seru Anna kepada kepala pelayan yang segera berlalu itu.


.


.


"Tuan ... Tuan, bangunlah sebentar, makan dulu, lalu minum obat, barulah tidur agar besok langsung sembuh ..."


"Tuan ..."


"Tuan ..."


Anna menepuk bahu Akram dan meminta Akram untuk bangun dulu dan makan.

__ADS_1


"Astaga, wanita ini benar-benar mengganggu, ada apa sih? berisik ..." seru Akram membuka selimutnya dan kesal karena dibangunkan saat ia sakit kepala.


"Makan dulu ... aku tahu aku mengganggu, tapi makan dulu ..."


Anna tidak suka dibentak, air matanya akan langsung menetes jika dia dibentak.


Suaranya langsung bergetar dan saat itu Akram bisa melihat usaha Anna yang memasak bubur untuknya.


Bahkan Anna masih menggunakan gaun pengantin lengkap.


"Baiklah, aku akan makan ... jangan menangis lagi ..." Akram jadi gugup, dia segera duduk walau tubuhnya terasa berat dan kepalanya pusing sekali.


Akram mengambil mangkuk yang ada di atas meja dan mulai makan ...


Dan ketika satu suapan masuk ke dalam mulutnya ...


Akram langsung sangat lahap memakan bubur itu.


Ada yang aneh dari bubur itu, bukan rasanya akan tetapi ada sesuatu yang lain, rasa hangat yang tidak bisa dijelaskan oleh Akram.


.


.


.


.


Author : Yuk guys jangan lupa dukung author dengan cara like dan komen ya.


Jangan lupa follow Instagram author juga di :

__ADS_1


@Anak_Kost_Joy


__ADS_2