Istri Muda Tuan Arogan

Istri Muda Tuan Arogan
Episode 56 : Luka lama Akram dengan Ibunya.


__ADS_3

Episode 56 : Luka lama Akram dengan Ibunya.


.


.


.


Saat mendengar itu wajah Akram kelihatan berubah, rona wajahnya memperlihatkan kemarahan dan kebencian.


Anna terkejut saat melihat itu, bagaimana suaminya ternyata memiliki ekspresi yang dalam dan mengerikan seperti ini.


"Ada apa? apakah ada sesuatu yang salah?" Anna mencoba bertanya, apa yang sebenarnya terjadi mengapa Akram kelihatan marah dan terlihat tidak senang dengan keberadaan ibunya.


"Tidak ada, jangan keluar dari kamar sebelum aku kembali, tunggu aku disini." seru Adam segera melangkahkan kaki nya menuju luar kamar.


"Tapi ... ke ... kenapa?" Anna mencoba mencari tahu alasannya, akan tetapi Akram sudah terlebih dahulu menutup pintu.


"Hmmm,"


Anna terdiam dan memutuskan untuk mandi saja, saat mandi dan berendam di bathtub dia tidak bisa melepaskan pikirannya mengenai Akram dan ekspresi marah nya tadi.


"Aku sudah tahu hubungan suamiku dan Ibunya tidak baik-baik saja, tetapi aku rasa jauh lebih buruk dari yang aku bayangkan," seru Anna berendam dan semakin penasaran dengan kehidupan suaminya.

__ADS_1


Jika dipikirkan lagi, dia sama sekali tidak tahu kehidupan Akram sebelum menikah dengannya.


Yang ia tahu hanyalah Akram nampaknya memang kurang kasih sayang.


.


.


Di ruang tamu,


Saat Akram menuruni tangga, dia sudah bisa melihat Ibunya dengan wajah pucat dan mata bengkak.


Di sisinya ada seorang anak laki-laki yang masih remaja diam dan membisu.


"Akram ..." Eloise, seorang wanita paruh baya yang masih kelihatan sangat cantik itu menangis ketika melihat Akram sudah datang dengan wajah marah dan memerah.


Akram sama sekali tidak ingin berbicara banyak, dan hanya ingin to the point saja.


Eloise menunduk dan terisak.


"Ibu tahu Ibu salah dahulu meninggalkan mu, tetapi sekarang Ibu benar-benar sudah tidak tahu lagi mau kemana, Ibu sudah akan bercerai dengan lelaki itu, dia berselingkuh dan meninggalkan Ibu dan adik mu ini,"


"Tolong Ibu, Akram, tolong Ibu ..." Eloise meminta bantuan kepada anaknya yang sudah berpuluh tahun ia tinggalkan dan menikah dengan suami barunya.

__ADS_1


Pada akhirnya dia kembali lagi ke anaknya dan meminta tolong seperti ini.


Akram terdiam dan tertawa sinis saat mendengar itu, ada air mata di mata Akram tetapi tak jatuh sama sekali, menunjukkan kebencian Akram terhadap Ibunya ini.


"Ibu? Kenapa kau berani mengatakan kau sebagai Ibuku? punya hak apa kau menganggap dirimu begitu?"


"Dahulu aku menangis untuk tidak ditinggalkan, tetapi sekarang kau ingin aku membantu mu ..."


"Dulu saat aku kecil, kau dengan tega meninggalkan aku, saat itu hujan, aku masih ingat, kau membelakangi aku dan pergi dengan mobil mu, aku berlari di tengah jalan dalam hujan tetapi kau sama sekali tidak menoleh, kau tersenyum dengan lelaki itu dan meninggalkan putra mu."


"Dan kau berani datang dan mengatakan kau adalah Ibuku?"


"Kau bercanda! aku tidak memiliki Ayah ataupun Ibu, aku hanya memiliki Nenek ku saja!"


"Jadi pergilah sekarang juga dan jangan datang lagi ke hadapan ku, kau sudah membuang ku dari kecil, Kita sudah tidak memiliki hubungan apapun!"


Geram Akram sama sekali tidak ingin lagi membuka luka lama nya.


.


.


.

__ADS_1


Author : Tunggu ya guys, aku lagi mau merayakan natal jadi sibuk banget, nanti akan crazy up jika sudah selesai semua acara.


Maaf semuanya 🙏


__ADS_2