Istri Muda Tuan Arogan

Istri Muda Tuan Arogan
Episode 41 : Arti memakan.


__ADS_3

Episode 41 : Arti memakan.


.


.


.


Membuat semua karyawannya syok dan kebingungan dengan senyuman Akram yang jelas-jelas baru keluar dari ruangan meeting.


Biasanya jika Akram keluar dari ruangan meeting, maka wajahnya pasti suram dan tak akan ada yang berani mendekati nya, akan tetapi hari ini sangat berbeda.


Akram terlihat tersenyum dan wajahnya terlihat cerah.


"Ada apa dengan Bos kita? selama aku bekerja di perusahaan ini, ini adalah kali pertama aku melihat dia tersenyum seperti itu."


"Terlihat sangat mengerikan, lebih baik kita jangan melakukan kesalahan saat bekerja!"


Para karyawan membisik dan semakin berhati-hati ketika melihat perubahan atasan mereka.


🦋


🦋


"Ctak!"


Akram membuka pintu ruangan pribadi nya, belum pernah ia sebersemangat ini untuk kembali.


Wajahnya penuh dengan senyuman dan dia bersemangat sekali.

__ADS_1


Ketika mendengar suara pintu, Anna menoleh ke arah pintu dan di sana Akram sudah datang melangkah dengan percaya dirinya.


"Tuan, kamu sudah kembali. apakah kamu masih lapar?" Anna langsung berdiri, bersikap sangat baik dan hangat agar tidak dimakan oleh Akram.


'Imutnya ...'


Akram merasa Anna sangatlah imut, menyambut nya dengan senyuman seperti itu.


Padahal nyatanya, Anna hanya takut di makan hidup-hidup oleh lelaki buas yang ada di hadapannya itu.


Akram menatap dengan tajam, dia mengangkat dagunya dan wajah arogan nya itu dia perlihatkan lagi.


"Ehem ... aku masih lapar, ayo kita keluar!" seru Akram mengulurkan tangannya, dia berharap Anna akan meraih tangannya dengan cepat.


'APA? KE ... KELUAR? DIA MASIH LAPAR? JADI AKU AKAN DI MAKAN DI LUAR?'


Melihat Anna kebingungan dan seperti takut membuat Akram kebingungan, matanya menajam dan dahinya mengernyit.


"Lama sekali! ayo kita pergi, kau tidak lapar?" seru Akram tak lagi menunggu inisiatif Anna, Akram segera meraih tangan Anna dan hendak menariknya.


Tetapi saat itu Anna mencoba menahan sekuat tenaga, hal itu benar-benar membuat Akram kebingungan.


Akram segera menoleh ke belakang dan hendak bertanya apa yang sebenarnya dilakukan oleh Anna, mengapa sulit sekali diajak makan keluar.


"Ada apa lagi?" seru Akram menghela nafasnya panjang, namun tangannya tetap menggenggam tangan Anna.


"Tuan tidak akan memakan aku kan di luar? aku masih ingin kuliah dan menggapai cita-cita ku, jika Tuan memakan aku, bagaimana dengan hidupku? bukankah aku juga masih harus melahirkan anak untuk mu?"


"Jadi jangan makan aku ya Tuan."

__ADS_1


Anna benar-benar memohon, dia takut sekali, dia sungguh polos sekali.


"Deg ... Deg ... Deg!"


Jantung Akram berdegup kencang sekali, dia merasa nafasnya menjadi panas, karena melihat betapa istri muda nya ini terlalu menggemaskan dan membuat gairah nya memuncak.


"Anna ... apakah kau tahu arti memakan yang aku maksud?" bisik Akram sekarang sudah mendekat, dia meraih helaian rambut Anna dan membuatnya dengan lembut ke belakang telinga Anna.


Anna yang tadi menunduk dan memejamkan mata langsung membuka mata dan dia berkedip-kedip menatap suaminya yang sudah berada dekat sekali di hadapannya.


Akram tersenyum nakal, lalu ia memeluk istrinya dengan sedikit mengangkat pinggang nya agar tubuh Anna erat sekali di pelukannya.


"Memakan maksud ku adalah pembuatan anak, jadi jika tidak ingin aku melepaskan bajumu dan menghabisi mu di sofa membuat anak, maka cepat ikut aku ..." bisik Akram membuat Anna syok dan tidak menyangka jika sejak tadi dia telah salah pengertian.


.


.


.


.


Author : Yuk guys jangan lupa dukung author dengan cara like dan komen ya.


Jangan lupa follow Instagram author juga di :


@Anak_Kost_Joy


Btw guys maaf ya Hari ini satu dulu, nanti crazy up lagi yaaa 🥺

__ADS_1


__ADS_2