
Episode 14 : Besok harus menikahi Anna.
***
Mendengar permintaan tidak masuk akal Neneknya, Akram menghela nafasnya dalam-dalam.
"Nek, wanita yang mana yang mau menikah denganku hanya untuk memiliki anak? aku juga tidak akan tega karena aku tidak akan mencintai wanita itu!"
Akram masih tetap mencoba memberikan pengertian pada Neneknya jika pilihan itu tidaklah benar untuk dilakukan.
"Tidak! Nenek yakin kau akan mencintai nya?" seru Deanny membuat Akram bingung.
"Anna ... kemarilah Nak," seru Deanny menyuruh Anna untuk mendekat duduk di sisinya.
Anna segera menggeser tubuhnya dan sekarang dekat sekali di sisi Akram, Deanny segera menggenggam tangan Anna.
"Nak, maafkan Nenek, tapi mau kah kau menjadi istri cucu Nenek, Nenek mohon ..."
"Tidak ada kandidat yang tepat selain dirimu, Nenek tidak bisa percaya kepada orang lain kecuali dirimu Nak,"
"Nenek janji, pernikahan kalian tidak akan terbongkar sampai kau lulus kuliah, tolong jangan tolak Nenek ya ..."
Deanny menangis memohon kepada Anna.
Anna yang mendengar itu tentu saja syok dan bingung.
Matanya mengernyit dan kembali menangis, dia langsung memikirkan masa depannya, kehidupannya selanjutnya jika menikah muda.
Tetapi di sisi yang sama, dia juga berhutang budi pada Nenek Deanny, jadi hal itu memberikan diam yang sangat hening dalam diri Anna.
__ADS_1
"Nek, Anna masih sangat muda, bagaimana mungkin dia menikah denganku? Nek ... ayolah jangan membuat aku sakit seperti ini,"
Akram tidak pernah berpikir untuk menikahi Anna, karena menurutnya Anna masih terlalu muda untuknya.
Apalagi dia sudah menikah, walau Anna memberikan getaran aneh dalam dirinya, tetap saja Akram tidak pernah memikirkan untuk menikah lagi.
"Diam Akram, keputusan Nenek sudah bulat, sekarang Nenek hanya akan menerima keputusan Anna saja."
Ketus Deanny kelihatan masih sangat marah pada Akram.
"Nek, aku ..." Anna gemetaran sekali, dia diberikan pilihan yang sangat sulit sekarang ini.
"Nak, Nenek tahu Nenek egois tetapi usia Nenek tidak akan lama lagi, Nenek tidak akan tenang jika saja Akram belum memiliki anak sebelum Nenek meninggal ..."
"Nenek tahu Nenek jahat, tapi hanya ini satu-satunya pilihan, kau gadis yang sangat baik dan sangat pantas untuk Akram, ku mohon Nak, penuhi permintaan terakhir Nenek ini ..."
"Nek, jangan berbicara seperti itu, Nenek masih memiliki umur yang panjang ... hu hu," Anna langsung memeluk Nenek Deanny yang sudah sangat baik membawanya ke kota dan memberikan dirinya kesempatan untuk kembali melanjutkan pendidikan dan merasakan kehidupan kota.
Bagaimana mungkin Anna bisa menolak permintaan Deanny, walau hal itu benar-benar menghancurkan semua mimpi dan angan-angannya.
Tetapi tidak masalah, jika Nenek Deanny bahagia, setidaknya itulah yang ada di pikiran Anna sekarang.
"Maafkan Nenek, Anna ... Nenek benar-benar putus asa, apakah ini artinya kau setuju?"
Seru Deanny masih sesenggukan.
Sungguh, Deanny bisa merasakannya jika usianya sudah tidak akan lama lagi.
Hanya ini pilihan satu-satunya yang ia miliki.
__ADS_1
"Demi Nenek, aku akan setuju, akan aku lakukan Nek ..." Anna menangis sesenggukan dan masih memeluk Neneknya.
Akram yang mendengar itu terkejut, dia mengusap rambut nya kasar.
Dia tahu Anna pasti tidak berani menolak, tetapi tetap saja Akram tidak suka mendengar Anna setuju begitu saja.
"Akram! sudah ditentukan, besok kalian harus langsung menikah!" seru Deanny sama sekali tidak akan menunggu waktu lama.
"BESOK? NEK?" Akram panik sekali, dia tidak tahu akan secepat itu, dia bahkan belum mengatakan apapun pada Natalie mengenai hal ini.
"Iya! besok! Nenek tidak mau tahu!"
Deanny sungguh tidak akan memberikan kelonggaran kali ini.
.
.
.
.
Author : Yuk guys jangan lupa dukung author dengan cara like dan komen ya.
Jangan lupa follow Instagram author juga di :
@Anak_Kost_Joy
Dua jam kemudian,
__ADS_1