
Episode 48 : Kau bisa sesak.
.
.
.
"Malam ini, aku ingin kita melakukan nya ... maafkan aku tapi, aku benar-benar akan gila jika tidak melakukan nya dengan mu ..." bisik Akram tanpa malu-malu meminta melakukan hal itu.
Anna yang mendengar itu syok dan wajahnya menjadi panas dan merah sekali.
"Me ... melakukan pembuatan anak? sebenarnya aku bingung dengan ini, dulu Nenek pernah mengatakan padaku jika anak itu turun dari bintang, tapi saat aku sekolah anak dihasilkan dari hubungan biologis,"
"Di sekolah pernah ada teman-teman ku mengajak ku menonton film dewasa, tapi aku tidak mau karena takut, jadi ... yang mau aku katakan adalah, aku benar-benar tidak tahu caranya!"
"Apakah aku akan kesakitan?"
Anna sungguh polos sekali, sampai-sampai Akram yang mengedar itu terdiam sesaat.
Akram menatap dengan matanya yang tajam namun ia segera tersenyum geli.
"Pffft ... sayang, kau polos sekali, bagaimana kau bisa menikah denganku saat kau sepolos ini, aku benar-benar tidak bisa bayangkan kau bersama lelaki lain!"
"Ah tidak ... tidak, aku juga tidak akan membiarkan nya, kau milikku saat kita sudah sah menikah!"
Akram berbicara acak dan membuat Anna kian bingung.
__ADS_1
"Sayang, percaya saja padaku ... kalau kau percaya padaku maka pasti rasanya tidak akan sakit." bisik Akram membuat Anna tentu saja semakin gugup.
"Kita sudah menikah, artinya memang harus memiliki anak, apalagi Nenek sudah tua, jadi aku harus membuatnya senang ..." Anna berbicara pelan, dia memainkan tangannya karena terlalu gugup.
Anna menundukkan kepalanya dan terdiam hendak menerima apapun yang akan dilakukan oleh Akram kepadanya.
"Glek!"
Akram menelan salivanya, dia merasa sangat gugup sekarang, apalagi di matanya saat ini Anna terlihat semakin cantik.
"Ehem!" Akram langsung melepaskan pelukannya dari Anna, Akram memejamkan matanya dan menahan gairah lagi.
"Jika kau melakukan ini benar-benar hanya karena kasihan pada Nenek, aku rasa aku tidak bisa melakukan nya ..."
"Sebelum itu aku ingin bertanya satu hal," pipi Akram langsung merah sekali, dia melepaskan pelukannya sembari menahan gairah yang amat besar sekarang ini.
Tentu saja Anna tidak suka padanya, usia mereka terbilang cukup jauh.
"Ummm, aku tidak tahu ... yang aku tahu aku tidak membenci mu ..." balas Anna dengan sangat polos.
Dia tidak tahu jika jawabannya telah membangunkan monster dalam diri Akram.
Akram langsung menyeringai tajam dan dia mendorong Anna sampai terjatuh ke atas ranjang dan dia peluk lagi.
"Jawaban bagus sayang, aku sudah tahu kau sangat sangat menyukai aku! siapa juga yang tidak akan suka padaku!" seru Akram benar-benar telah salah kaprah.
Kepercayaan dirinya yang sudah level dewa itu benar-benar menangkap hal lain dari jawaban Anna.
__ADS_1
"Tu ... Tuan, aku hanya mengatakan aku tidak membenci mu, jadi ..." dengan dahi mengernyit dan mata melebar saat kedua tangannya di cengkeram di atas kepalanya ...
Bibir hangat Akram langsung melahap penuh bibir Anna.
"Mhhmm ... tu ... tunggu," keluh Anna selalu merasa sesak saat Akram melakukan itu.
"Sayang, nikmati saja ... jangan tegang, tutup matamu dan ikuti saja aku, jika tidak kau lakukan nanti kau akan sesak nafas ..." bisik Akram melonggarkan ciumannya sejenak.
Akram sungguh akan mengajarkan segalanya dari hal paling kecil malam ini kepada Anna.
Saat ciuman itu melonggar, mata Anna terbuka dan dia segera menganggukkan kepalanya menurut.
"Baiklah akan aku coba!" seru Anna langsung memajukan bibirnya dengan sangat polos.
Akram dibuat semakin gemas dan tidak sabar melakukan hal itu.
.
.
.
.
Author : Yuk guys jangan lupa dukung author dengan cara like dan komen ya.
Jangan lupa follow Instagram author juga di :
__ADS_1
@Anak_Kost_Joy