Istri Muda Tuan Arogan

Istri Muda Tuan Arogan
Episode 22 : Akhirnya menikah.


__ADS_3

Episode 22 : Akhirnya menikah.


.


.


.


.


Ketika Akram melangkah pergi, dia mencengkeram tangannya, jantungnya berdebar keras sekali entah mengapa.


"Dia melakukan semua ini karena menyayangi Nenek, bukan aku ... kenapa aku harus repot?!" gerutu Akram yang belum sempat melihat penampilan indah Anna karena tidak sempat masuk ke dalam ruangan tadi.


"Tring!"


Ada pesan masuk dari Natalie,


"Kau tega Akram, kau tega padaku ... kau bahkan tidak mengejar ku tadi malam, aku tidak akan pernah setuju dengan pernikahan ini!"


"Aku akan setuju jika kau menceraikan dia ketika kau sudah memiliki anak!"


"Aku akan menjadi Ibu dari anak yang dilahirkan gadis desa itu! kau menikah hanya karena ingin memiliki penerus keturunan kan? kau sudah berjanji tidak akan meninggalkan aku!"


Itulah pesan dari Natalie, Akram berdiam diri sejenak, dia menghela nafasnya dan kembali memijat dahinya karena merasa pusing.


"Benar, aku tidak akan mungkin mencintai Anna, dia masih terlalu muda, dia juga memiliki masa depan yang sangat cerah, aku akan menjadi lelaki yang sangat jahat jika aku merebut masa depan nya,"


"Anna juga butuh bermain-main dengan anak seusia nya, dia butuh mengalami semua masa muda yang dirasakan gadis sesuai nya."

__ADS_1


Akram berada di dua pilihan sekarang ini, bagi Akram, pernikahan itu bukanlah sebuah permainan, ketika dia menikah dengan Natalie dia sudah yakin jika dia tidak akan menikah lagi.


Tetapi siapa sangka jika jalan ceritanya seperti ini, membuat Akram tidak memiliki pilihan.


.


.


Akram segera kembali ke tempat acara pernikahan yang hanya dihadiri neneknya dan para pelayan saja, pernikahan ini memang diwajibkan tertutup, mengingat masa depan Anna yang masih bisa dipertahankan.


Akram segera berdiri di podium menunggu pengantin yang akan ia genggam tangannya.


"Pengantin telah tiba," seru seseorang segera dari pintu keluar Anna dan Nenek Deanny sambil menggenggam tangan.


Deanny masih berada di kursi roda, seorang pelayan mendorong kursi roda itu mengikuti langkah kaki Anna.


"Deg ... Deg ... Deg!"


Ketika Anna berjalan dengan Neneknya, ada bunga mawar putih ditaburkan seperti salju di sekitar Anna dan Nenek Deanny.


Membuat kecantikan luar biasa Anna menghipnotis Akram yang bahkan menahan nafasnya sebentar karena itu.


'Cantik sekali, kenapa jantungku berdegup sangat kencang? ini benar-benar gila!'


'Jika diingat lagi hal ini sudah terjadi sejak pertama kali bertemu!'


Akram sepenuhnya terhipnotis oleh kecantikan dan keanggunan Anna, belum pernah ada yang membuat nya seperti ini.


Bahkan ketika Akram menikah dengan Natalie, tidak ada perasaan seperti waktu berjalan lambat dan jantungnya berdegup kencang, saat dengan Natalie, Akram hanya mengingat janjinya saja dan merasa harus menepati janji itu.

__ADS_1


"Tak ... Tak ... Tak!"


Anna sudah sampai di hadapan Akram, Anna sedikit menunduk karena merasa malu entah mengapa.


Bagaimana pun mereka akan menikah.


Deanny lagi-lagi langsung menangis, dia meraih tangan cucunya, Akram dan Deanny meletakkan tangan Anna di genggaman tangan Akram.


Deanny mengecup genggaman tangan itu.


"Kalian akan bersama hingga tua, Nenek yakin, baik Akram Dominic dan Anna tidak akan pernah kesepian lagi, cinta akan tumbuh seperti mawar merah yang mekar,"


"Menikah lah kalian berdua, dan yakinlah jika pernikahan ini akan menjadi abadi."


Deanny mengucapkan harapannya sembari terisak, bagi Deanny hanya Anna yang akan ia akui sebagai istri Akram Dominic.


.


.


.


.


Author : Yuk guys jangan lupa dukung author dengan cara like dan komen ya.


Jangan lupa follow Instagram author juga di :


@Anak_Kost_Joy

__ADS_1


***


__ADS_2