Istri Muda Tuan Arogan

Istri Muda Tuan Arogan
Episode 50 : Lepaskan.


__ADS_3

Episode 50 : Lepaskan.


.


.


Di kediaman Deanny,


Deanny yang ada di kediamannya sekarang sebenarnya sudah mulai baikan, akan tetapi dia belum bisa bergerak bebas.


Deanny tentu saja memata-matai cucunya dengan Anna, hendak mengetahui perkembangan hubungan mereka.


Saat tahu hubungan antara Akram dan Anna berjalan mulus benar-benar menjadi mood booster bagi Deanny.


"Sepertinya aku akan segera mendengar kabar kehamilan dari cucuku, akhirnya aku bisa sedikit lebih tenang ..."


Deanny berbaring lagi di atas ranjang nya.


Di tangannya tadi dia melihat foto-foto antara Akram dan Anna yang sedang berkencan di pusat kota, bahkan Akram membawa Anna ke perusahaan nya.


"Haaah!"


Deanny menghela nafas nya dan memejamkan matanya dengan senyuman.


Deanny yakin hubungan antara Akram dan Anna akan semakin baik dikemudian hari, karena Anna adalah tipe wanita yang hangat dan ceria, sungguh wanita yang sangat cocok untuk Akram yang memiliki trauma dengan perceraian ayah dan ibunya dahulu.


.


.

__ADS_1


Di saat yang sama di villa Akram,


Akram melanjutkan tindakan nakalnya, dia membuat Anna sungguh tidak bisa berkutik.


"Hehe, malam ini kau tidak akan lepas, ini terlalu menyenangkan!" bisik Akram menyeringai sembari masih memainkan buah dada istrinya.


Anna merasa sangat syok, matanya melebar dan dia tidak bisa menahan teriakan nya sekarang.


Dia mendorong suaminya dan berteriak.


"Apa yang kau lakukan? geli!" seru Anna mendorong Akram menjauh.


Tetapi karena tangan Akram melingkar di tubuh istrinya, dorongan kecil Anna sama sekali tidak bisa membuat Anna menjauh darinya satu inci pun.


"Kita akan membuat anak, kau sudah setuju akan hal ini, tidak akan ada jalan kembali lagi, jika ini tidak terjadi malam ini maka aku yang akan kesusahan!" seru Akram memberikan penjelasan mengenai perbuatan mereka ini.


Sungguh jika ada tempat persembunyian di tempat ini maka Anna akan kabur ke sana dan bersembunyi saja.


Ini adalah pertama kalinya juga dia tidak mengenakan pakaian di hadapan orang lain, jadi rasanya sungguh memalukan dan menggelikan disaat yang bersamaan.


Akram tersenyum menatap istrinya, Akram sadar jika hal ini akan sedikit mengejutkan.


Akram kemudian mencium Anna lagi untuk mengalihkan perhatian Anna dari rasa malunya.


"Uhmmm!"


Dan benar saja, Akram sangat pintar dalam hal ranjang, disamping itu stamina nya juga sangat besar.


Jadi saat mulutnya bergerak, tangannya sudah melakukan pekerjaan nya sendiri yaitu memeriksa daerah sensitif istrinya.

__ADS_1


Akram menyeringai tajam saat menyadari jika pemanasan ini sudah bisa diakhiri, dimana menu utama sudah bisa dinikmati.


"Sayang, aku benar-benar tidak menyangka jika kau sangat sensitif, aku sudah bisa mulai ... jangan takut ..." bisik Akram memulai percobaan penyatuan itu.


Akram memejamkan matanya merasakan perasaan yang luar biasa padahal dia belum berhasil melakukan penyatuan itu.


Dia mencoba nya beberapa kali sampai akhirnya mulai masuk.


Saat itu, mata Anna melebar dan dia menahan nafasnya.


Dia mencakar pundak suaminya dengan perasaan yang sangat aneh.


"Sa ... sakit, lepas ... lepas ... lepas!" teriak Anna mencoba mendorong Akram menjauh.


'Perasaan apa ini? seolah ada yang robek dalam diriku, rasanya perih dan aneh!'


'Aku pasti sudah gila!'


Benak Anna dalam dirinya.


Sedangkan Akram yang merasakan perasaan luar biasa sungguh tidak merasakan sakit lagi dari cakaran pundaknya.


"Le ... lepas? bagaimana bisa? kita sudah akan mulai," bisik Akram sedang dalam perasaan yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2