
Episode 55 : Seperti pengantin baru.
.
.
.
Akram mendapatkan pesan itu, dia terdiam dan duduk di sisi ranjang, dimana Anna masih tertidur lelap.
"Haaah!"
Akram menghela nafasnya dalam-dalam, lalu ia mengusap rambut Anna dengan lembut.
"Aku tidak akan pernah menduga jika perjalanan hidupku akan seperti ini, aku awalnya berpikir jika Natalie akan menjadi satu-satunya istri untukku, siapa yang menduga kau tiba-tiba datang?"
"Tetapi aku sama sekali tidak menyesal, hanya saja aku harus menyelesaikan semuanya dengan Natalie dulu, lalu setelah itu aku akan berani memulai semuanya dengan mu ..."
Akram yakin, kesetiaan itu adalah yang paling utama.
Ayah dan Ibunya pernah bercerai karena perselingkuhan, dan setiap dari mereka menikahi selingkuhan mereka masing-masing.
Di saat terpuruk itu, Akram sangat membenci perselingkuhan.
Di masa kehidupan Akram, dia juga pernah berjanji dengan seseorang yang telah tiada, jika dia akan menjadi Natalie sampai akhir hayatnya, tetapi nampaknya Natalie sama sekali tidak mencintai nya dan hanya memanfaatkan nya saja.
Ketika bersama Natalie, Akram tidak pernah tersenyum lepas seperti saat ia bersama Anna.
__ADS_1
Natalie hanya akan selalu memikirkan karir modeling nya dibandingkan dirinya.
"Temui aku di rumah saja nanti, ada yang ingin aku bicarakan, ini mengenai Nenek juga ..." Akram hanya membalas pesan itu saja.
Dia tidak akan menjemput Natalie ke bandara, karena apa yang dilakukan oleh Natalie pada Nenek Deanny sudah melewati batas.
Berarti selama ini banyak hal menyakitkan yang telah dilakukan oleh Natalie kepada Nenek nya.
.
.
Setelah Akram mengirimkan pesan itu kepada Natalie, dia segera memeluk Anna, istrinya dan mengecup kening nya.
"Sayang, bangun lah sudah pagi, bukankah kau bilang mau memasang dasi untukku?" bisik Akram mencoba membangunkan Anna.
Sungguh, berbeda dari Natalie yang selalu ingin pergi meninggalkan Akram, Anna malah ingin mulai belajar menjadi istri yang baik untuk Akram.
Apalagi Akram nampaknya sangat menyayangi nya walah awalnya kejam dan cuek.
"Hmmm? sudah pagi?"
"Aku mengantuk sekali, tetapi aku harus jadi istri yang terbaik di dunia, pertama-tama aku akan bangun, membersihkan diri dan memasak! lalu setelah itu aku akan mengantar suamiku pergi kerja ..."
Anna sedang bersemangat sekali, sebentar lagi dia akan masuk kuliah dimana dia akan semakin sibuk.
Jadi dia akan memberikan lebih kepada Akram selagi ia masih memiliki waktu yang lebih banyak.
__ADS_1
Ya, Anna diterima di kampus yang ia incar, jadi dia akan mulai kuliah dua minggu lagi.
"Sayang, kenapa kau menggemaskan sekali? bagaimana jika kita mandi bersama? mumpung masih pagi ..." bisik Akram membuat Anna panik.
Anna langsung menggelengkan kepalanya dan melompat turun dari atas ranjang.
"Tidak mau, nanti aku tidak akan bisa berjalan ..." seru Anna hendak melarikan diri dari Akram yang buas itu.
"He he, aku tidak akan melakukan nya, aku janji ... hanya akan menyentuh sedikit," balas Akram mengejar Anna.
Anna yang panik itu berlari sangat kencang tetapi tentu saja bisa segera ditangkap oleh suaminya.
"Dapat!" seru Akram tertawa lepas dan langsung menggendong istrinya di tangan.
Mereka Benar-benar seperti pengantin baru yang salah mencintai.
"Tok ... Tok ... Tok!"
Tiba-tiba saja sebelum rencana nakal super duper itu dimulai, kepala pelayan di kediaman Akram segera mengetuk.
"Tuan, maafkan saya tetapi di bawah ada Ibu anda, katanya ada yang ingin ia bicarakan," seru kepala pelayan itu dan mengatakan jika Ibu kandung Akram sedang ada di kediaman nya.
Saat mendengar itu wajah Akram langsung berubah marah, nafasnya menjadi berat, membuat Anna bingung.
Mengapa suaminya marah ketika mendengar Ibunya datang.
.
__ADS_1
.
.