
Episode 29 : Gadis desa yang tangguh.
.
.
.
Keberadaan Natalie yang secara tiba-tiba datang memberikan rasa ketidaknyamanan untuk pertama kalinya bagi Akram Dominic.
Ada yang aneh, kedatangan Natalie membuat nya kesal dan berharap Natalie tak akan pernah datang ke tempat ini.
"Tak ... Tak ... Tak!"
Natalie datang dengan langkah yang sangat murka, dia menatap Anna seolah dia akan menghabisi Anna hidup-hidup.
"Srak!"
Tanpa aba-aba, hanya dengan kemarahan sesaat yang begitu besar, Natalie menarik tangan Anna dengan sangat kasar, dia membuat Anna berdiri dengan tegap di hadapannya.
"Kau, gadis desa sialan, berani sekali kau datang ke kamar ku dan suamiku, kau pikir siapa dirimu ha?"
"Dengar ya gadis bodoh, kau itu bukanlah siapa-siapa disini, jangan menganggap tinggi dirimu hanya karena kau bisa menikah dengan suamiku!"
"Agar kau tahu ya, kau bisa menikah dengan suamiku, semuanya karena persetujuan ku, kau itu hanya akan melahirkan anak untuk suamiku, apa kau mengerti sialan?!"
Natalie berteriak dengan hebat, dia tidak sadar jika dia telah kelewatan dan berlebih.
Natalie merasa, Anna hanyalah seorang gadis desa yang lemah dan bisa ditindas, jadi Anna hanya akan menunduk dan menangis karena teriakannya.
__ADS_1
Mau bagaimana pun, tidak bisa dipungkiri jika Anna hanyalah istri kedua yang hanya akan memberikan anak, tidak lebih dari itu.
.
.
Natalie yang lemah lembut selama ini yang ia tunjukkan pada Akram berbeda jauh sekali dengan Natalie yang sekarang.
Akram yang masih sakit dan kepalanya pusing, tahu jika dia harus segera menghentikan ini.
Dia segera berdiri dan berada di tengah-tengah keduanya.
"Hentikan Natalie! apakah kau sudah gila? kau sudah kelewatan!" geram Akram memegangi kepalanya karena merasa pusing, dia menatap Natalie dengan tajam dan membuat Natalie syok dan gugup.
Dia baru saja memperlihatkan wajah aksinya dan dia tidak sadar.
Sebelum Natalie berbicara dan merebut hati Akram, Anna yang sejak tadi menahan emosi nya sedang mencengkeram tangannya kuat.
"Kau sangat menyedihkan Nona, aku tidak tahu jika kau se-menyedihkan ini, dan ingatlah ini ... aku bisa menikah dengan Tuan Akram memangnya salah siapa? itu salah anda Nona, anda yang tidak becus menjadi istri, tidak memiliki etika dan sangat egois!"
"Ah, satu lagi, aku menikah dengan Tuan Akram adalah keputusan ku sendiri, dan aku juga menyandang istri nya, jadi sekarang kita sama, jangan pernah meremehkan aku walaupun aku dari desa!"
"Aku peringatkan sekali lagi, jika anda berani mengancam atau menghina Nenek Deanny dan aku sendiri, aku tidak akan tinggal diam!"
"Buk!"
Anna langsung pergi meninggalkan kemarahan yang mendalam bagi Nathalie, Anna sengaja mengenai bahu nya dan bahu Natalie agar Natalie tahu jika dia itu kuat tidak bisa ditindas.
"Tak ... Tak ... Tak!"
__ADS_1
Dengan gaun besar menyeret, Anna melangkahkan kakinya dan segera menutup pintu.
Ketika di luar kamar, dia mengusap dadanya karena sebenarnya dia gemetaran sekali.
Dia mengusap dadanya dan mengatur pernafasannya, tangannya masih gemetaran dan dia segera menenangkan diri.
"Tenanglah Anna, kau melakukan hal yang benar!"
"Ingat kata Nenek di desa, jika ada yang menghina mu dan menjatuhkan harga dirimu maka kau harus melawan sebisa mu, jika kau diam saja maka kau hanya akan semakin tertindas!"
"Karena ini menyangkut harga diri! jadi kau sudah benar Anna!"
Seru Anna dengan nafas yang berat dan segera mengangkat gaun besarnya berjalan menuju kamar yang di samping kamar suaminya.
"Gaun ini sangat cantik tapi berat sekali, aku ingin segera mandi dan tidur, aku lelah!"
"Entah apa yang aku lakukan dalam hidup ku ini, sehingga aku berada di tengah-tengah seperti ini, menjadi istri kedua di usia yang muda, sangat ironis!" gerutunya dengan polos sambil berjalan melangkah menyusuri lantai.
.
.
.
.
Author : Yuk guys jangan lupa dukung author dengan cara like dan komen ya.
Jangan lupa follow Instagram author juga di :
__ADS_1
@Anak_Kost_Joy