Istri Muda Tuan Arogan

Istri Muda Tuan Arogan
Episode 30 : Bahagia Natalie pergi.


__ADS_3

Episode 30 : Bahagia Natalie pergi.


.


.


.


Di kamar Akram,


Ketika Anna sudah keluar dari kamar suaminya, Natalie sudah gugup sekali, Akram Dominic bukanlah seorang lelaki yang bisa ia kontrol.


Selama ini Natalie hanya berpura-pura menjadi wanita yang sangat lemah lembut untuk membuat Akram kasihan padanya dan tak akan memarahi nya.


Melihat dari tatapan Akram, Natalie merasa dia harus melakukan sesuatu sebelum Akram berbicara.


"Bruk!"


Natalie langsung tersungkur dan memohon di kaki Akram, dia menangis dan terlihat sangat menyedihkan.


"Sayang, maafkan aku, aku melakukan ini karena aku sangat mencintai mu, aku sangat cemburu melihat mu dengan wanita itu."


"Jangan marah padaku sayang, aku meminta maaf, tolong berjanjilah padaku jika kau akan bercerai dengannya jika kau sudah mendapatkan anak, aku akan menjadi Ibu yang baik untuk anak itu, jadi tolong berjanjilah padaku ..."

__ADS_1


"Kau sudah berjanji untuk menjaga ku kan? jadi tolong sayang, aku tidak suka wanita itu!"


Natalie selalu saja menggunakan senjata janji Akram dahulu padanya, agar Akram tidak marah padanya.


Natalie berharap kata-kata itu juga berlaku sekarang.


'Wanita sialan itu, membuat ku tak terkendali dan memohon Seperti ini, lihat saja apa yang akan aku lakukan padamu? sialan! tunggu pembalasan ku wanita kampung!'


Ketika Natalie memohon dan menangis, dia sedang menyusun rencana pembalasan pada Anna.


Tetapi tentu saja menunggu kesibukan nya mereda, dia masih harus melakukan perjalanan satu bulan di Paris untuk melakukan fashion show berurut- turut dengan brand yang berbeda-beda.


"Kau berani menghina Nenek ku, kau mengancam nya ketika ia sakit! sepertinya aku sudah terlalu lembek padamu Nat!"


"Kau selalu merasa bisa mengontrol aku dengan janjiku di masa lalu, tetapi kau juga saat itu berjanji akan menerima Nenek ku dan baikan padanya, tapi tidak kau lakukan!"


"Dan juga mengenai Anna, dia wanita yang baik dan tulus, jangan mengganggu nya, jika pun aku bercerai atau mempertahankan pernikahan ini dengannya, itu semua keputusan ku!"


Akram berlalu pergi, dia akan membersihkan dirinya saja, dia semakin pusing karena ulah Natalie.


"Sayang, jangan marah padaku, aku berjanji tidak akan mengulangi nya lagi, aku akan menjadi baik, sungguh ..."


"Malam ini aku akan melakukan perjanalanan ke Paris, aku tidak ingin pergi saat bertengkar dengan mu, maafkan aku sayang ... ku mohon."

__ADS_1


Natalie mengejar Akram, dan memohon maaf lagi.


Entah kenapa ketika Akram tahu Natalie akan pergi, ada sebuah percikan bahagia di hatinya.


'Ini aneh sekali, biasanya aku akan kesal setiap kali Natalie pergi, akan tetapi kali ini kenapa aku merasakan lega dan bahagia?'


'Ini benar-benar aneh dan membingungkan, apakah karena wanita penyihir itu? ah ... tadi buah dadanya yang di tanganku benar-benar lembut!'


'Astaga, Akram kau sudah gila, dia masih terlalu muda untukmu! mandi saja dan jernih kan pikiran kotor mu itu.'


Akram yang merasa semakin kesal dan dingin pada Natalie menjawab Natalie dengan tegas.


"Kau harus memohon ampun pada Nenek, jika kau tidak melakukan itu jangan harap bisa kembali ke rumah ini!"


Geram Akram tidak akan membiarkan hal ini terjadi lagi.


.


.


.


Author : Yuk guys jangan lupa dukung author dengan cara like dan komen ya.

__ADS_1


Jangan lupa follow Instagram author juga di :


@Anak_Kost_Joy


__ADS_2