Istri Muda Tuan Arogan

Istri Muda Tuan Arogan
Episode 32 : Akram senang dengan Anna.


__ADS_3

Episode 32 : Akram senang dengan Anna.


.


.


.


"Siapa yang memasak pagi ini? kenapa rasanya sangat hambar dan tidak enak?"


"Apa-apaan makanan ini, tidak memiliki rasa sama sekali!"


"Tidak enak!"


Akram yang hendak makan lagi itu marah-marah sampai membuat semua pelayan dan koki takut setengah mati.


Mereka sudah berdiri berjejer menunduk di hadapan Akram dan Anna yang dimana Anna yang tadi hendak makan dengan tenang itu juga dikejutkan dengan kemarahan suaminya.


"Kalau tidak bisa bekerja dengan baik maka kalian semua bisa keluar saja dari rumah ini! memasak saja tidak bisa! malah memanggil dirimu sendiri koki!"


Akram berteriak, dia tidak suka rasa makanan yang ada di meja makan, rasa itu sangat berbeda dengan bubur yang dia makan tadi malam.


"Hap!"


Anna yang ikut tegang segera mencoba satu suapan makanan yang ada di hadapannya, dan hal itu membuat Anna bingung.

__ADS_1


"Tuan, makanan ini enak ... kenapa Tuan mengatakan ini tidak enak, sepertinya ada yang salah dengan perasa mu, haruskah kita ke dokter memeriksa nya?"


Anna dengan sangat polos dan jujur, dengan mata bulat dan wajah yang penasaran, dia mengunyah makanan yang ia coba seperti seekor tupai yang pipinya menggembung.


"Deg ... Deg ... Deg!"


Jantung Akram berdegup sangat kencang saat melihat istri imutnya yang duduk di sisinya melihatnya dengan wajah yang super menggemaskan.


'Tidak ... tidak, jangan lemah Akram, dia sedang menyihir mu!' gerutu Akram menggelengkan kepalanya dan mencoba menyadarkan dirinya.


Pipi dan daun telinganya sudah memerah dan sikap Akram yang kelihatan gugup dan menggelengkan kepalanya membuat semua orang syok dan tak menyangka jika Tuan Muda Akram yang terkenal dengan sikap arogansi nya terlihat gugup di hadapan seorang wanita muda.


"Jadi, kau mau mengatakan aku yang salah di sini? begitu? berani sekali kau mengatai aku seperti itu? apa kau mau mati juga seperti mereka?"


'Aaaaaa! dia menyebalkan sekali!' Teriak Anna dalam hatinya karena sangat kesal.


"Cih, dasar penyihir kecil, kau buatkan aku makanan, seperti bubur tadi malam, aku ingin rasa seperti itu! cepat buatkan aku!" seru Akram melipat tangannya di depan dadanya dan tidak mau tahu jika Anna harus membuatkan nya makanan yang sama seperti tadi malam.


"Tuan, jika ingin aku memasak kenapa tidak bilang dari tadi? kenapa harus memarahi semua orang, Tuan menyebalkan!" seru Anna tidak bisa menahan dirinya lagi.


Dia berdiri dan pergi sembari menggerutu hendak memasak.


.


.

__ADS_1


.


"Pffft ... dia bahkan sangat menggemaskan saat marah, benar-benar lucu!" seru Akram malah berpangku tangan dan senyam senyum saat melihat Anna bergegas pergi dengan kesal.


Melihat Tuan mereka tersenyum di pagi hari, dan melihat seorang wanita muda berani melawan Akram Dominic benar-benar sebuah fenomena baru yang membuat syok.


Biasanya pagi-pagi, wajah Akram akan muram dan dingin, Akram tidak pernah mendapatkan keluarga harmonis selama hidupnya, hal itu membuat Akram mudah marah dan hanya mempercayai dirinya sendiri.


Hanya Nenek Deanny lah yang selama ini menjadi tempat pengaduan Akram, tetapi ketika Nenek Deanny mulai sakit hal itu membuat Akram semakin murung dan pemarah.


Jadi pagi ini, Akram yang tersenyum dan terlihat bahagia benar-benar merupakan fenomena baru.


.


.


.


.


Author : Yuk guys jangan lupa dukung author dengan cara like dan komen ya.


Jangan lupa follow Instagram author juga di :


@Anak_Kost_Joy

__ADS_1


__ADS_2