
Episode 53 : Tinggal disini.
.
.
Saat perdebatan lucu itu berakhir, Anna mencoba bangkit untuk membersihkan dirinya, tetapi dia benar-benar telah kehilangan tenaga nya.
Tangannya bergetar dan kakinya juga, dia bahkan tidak bisa bangkit dan turun dari ranjang.
"Astaga, apakah memang setelah melakukan pembuatan anak tubuhku akan selemah ini? aku bahkan tidak bisa turun dari ranjang,"
"Apa yang terjadi?"
Anna kebingungan sekali, dia bahkan tidak bisa turun dari atas ranjang.
"Hah, segar sekali ..." Akram baru saja selesai mandi, dia mengusap rambut basahnya menggunakan handuk kecil.
Dia sekarang hanya mengenakan handuk di pinggang sehingga tubuh atletis dan indahnya terekspos dengan sempurna.
Apalagi melihat nya di hari terang seperti ini, pasti semua orang yang melihat Edgar akan terpana dan tidak bisa mengalihkan pandangannya.
"Sayang ... ada apa? apakah kau belum ingin mandi?"
"Atau ..." Akram tersenyum nakal dan melangkahkan kakinya mendekat ke arah Anna.
"Kau ingin dimandikan oleh ku ya? dasar istri nakal!" bisik Akram sudah berdiri di hadapan Anna.
Bagaimana tidak, saat tadi Akram selesai mandi, dia menemukan Anna sedang duduk terdiam mematung di sudut ranjang.
__ADS_1
Dia diam saja dan tidak mengatakan apapun.
Anna mengangkat wajahnya dan menatap ke arah suaminya, pipi Anna sudah memerah karena hampir menangis.
"Aku sangat sulit berjalan, tanganku juga gemetaran, apa yang terjadi padaku? apakah melakukan pembuatan anak akan membuat ku lemas seperti ini?"
"Jika begini bagaimana aku akan mandi, makan? aku lapar sekali ... huhu!"
Anna benar-benar bingung, dia seperti kehabisan energi dan tidak memiliki tenaga untuk melakukan apapun.
"DEG ... DEG ... DEG!"
Mendengar itu jantung Akram berdegup kencang sekali, dia segera duduk di hadapan Anna dimana lutut nya menyentuh lantai.
Dia mengusap pipi istrinya dan tersenyum hangat.
"Sayang, maafkan aku, aku seperti nya terlalu keras tadi malam, sampai kau jadi seperti ini, tapi itu hal biasa saja, karena tubuh mu terkejut,"
Akram tersenyum sangat nakal, dia berdiri lagi dan menggendong tubuh istrinya.
"Memandikan mu sayang ..." bisik Akram sudah menggendong istrinya di tangannya.
Dia membuat Anna syok dan Anna akhirnya bisa melihat senyuman super nakal itu.
"APAAA? TIDAAAAKKKK!"
Anna sangat yakin jika suaminya pasti hanya mencari kesempatan dalam kesempitan saja.
"HA HA HA HA!"
__ADS_1
Berbeda dengan Anna yang syok, tentu saja Akram yang nakal itu bangga dengan perbuatannya.
Tetapi Akram tidak melakukan hal itu saat mandi, dia memang hanya ingin mengerjai istrinya saja.
Walau pada akhirnya dia juga yang menderita dan tidak bisa membendung gairah nya.
🦋
🦋
Setelah mandi usai ...
Para pelayan yang ada di mansion sudah membawa baju-baju Anna dan Akram juga sudah memasangkan nya.
Wajah Akram sejak tadi sudah memerah karena dia selalu saja tergoda oleh istrinya.
"Sayang, ini makan dulu, setelah itu kita pulang, atau kau masih mau tinggal disini sampai kamu baikan?" Akram menyuapi Anna dengan makanan yang sudah disediakan oleh para pelayan.
Anna melahap makanan yang diberikan oleh suaminya, lalu dengan makanan penuh di mulut, Anna menjawab suaminya.
"Aku ingin disini dulu, aku lelah sekali, kalau naik mobil sekarang mungkin aku akan muntah!" balas Anna sungguh terlihat terlalu menggemaskan.
.
.
.
.
__ADS_1
Author : maaf ya guys masih sedikit update nya, nanti aku banyakin kalau udah ada waktu senggang ya.
Udah mau natal soalnya lagi sibuk.. Hehe maafin yaaa ❤️😘