Istri Muda Tuan Arogan

Istri Muda Tuan Arogan
Episode 31 : Lagi hari yang menyenangkan.


__ADS_3

Episode 31 : Pagi hari yang menyenangkan.


.


.


.


Menyadari Akram sungguh murka padanya, membuat Natalie sangat cemas, dia tahu ada yang berubah pada Akram.


Tetapi ...


"Tring ... Tring ... Tring!"


Ada telepon masuk ke ponsel Natalie.


"Nat, kita harus pergi dua jam lagi, kau dimana? semuanya sudah menunggu."


Tim Natalie sudah menghubungi Natalie agar Natalie segera datang ke bandara, karena dua jam lagi meraja harus segera pergi.


"Baik, aku segera kesana ..." seru Natalie terburu-buru.


"Yah, aku harus melakukan apa yang harus aku lakukan dulu, biarkan hati Akram mendingin dulu lalu aku akan meminta maaf lagi, wanita dari desa itu tidak akan bisa melakukan apapun!"


"Akram tidak akan meninggalkan aku, dia sudah berjanji!"


Natalie bergegas mengemas beberapa barang penting nya, dia bergegas pergi tanpa menyadari, satu bulan dari sekarang semuanya sudah sangat berbeda.


Saat itu Natalie sudah bergegas pergi.


.

__ADS_1


.


Setelah beberapa saat ...


Pagi sudah menyingsing, Anna bangun dengan tubuh yang terasa segar dan bugar, dia bangkit dari atas ranjang dan segera membersihkan dirinya.


"Ah, aku lapar ... aku lupa makan tadi malam," keluh Anna memegangi perutnya saat keluar dari kamar.


"Ctak!"


Saat dia berada di depan pintu kamar, seseorang juga sedang membuka kamar di saat yang bersamaan.


Disana ada Akram yang sudah berpakaian rapih hendak pergi ke perusahaan.


Mereka berdua saling bersitatap dan entah mengapa mereka berdua menjadi sama-sama malu, karena adegan tadi malam.


"Deg ... Deg ... Deg!"


Anna tanpa sadar terdiam membisu, dia malu sekali sampai pipinya memerah.


Akram yang sebenarnya merasa malu juga melihat betapa imutnya Anna yang sedang malu-malu kucing itu.


'Menggemaskan sekali, dia terlalu menggemaskan! aku kerjai saja ah!'


Akram merasa Anna terlalu menggemaskan, hal itu membuat Akram melangkah kaki mendekat ke arah Anna dan segera membisik ...


"Selamat pagi kucing kecil, bagaimana tidur mu? apakah kau memimpikan aku?" bisik Akram dekat sekali di telinga Anna membuat Anna terperanjat dan hampir saja terjatuh.


"Ahhh!" teriaknya sampai ia mundur dan hampir terjerembab ke belakang.


Untung saja tangan kokoh Akram dengan sigap menangkap pinggang Anna dan dengan konsistensi menarik tubuh Anna menempel ke tubuh nya.

__ADS_1


Anna belum sadar apa yang sedang terjadi karena kejadian itu terlalu cepat.


Dengan mata bulat yang berkedip-kedip, Anna membuat Akram semakin merasa gemas.


"Kau seperti nya suka sekali di tangkap olehku, baiklah kali ini aku akan menggendong mu ..." bisik Akram membuat Anna melebarkan matanya dan mencoba berontak.


"Apa? tidak ... tidak perlu, aku bisa jalan sendiri, tolong Tuan yang terhormat lepaskan aku!" seru Anna mencoba mendorong Akram.


Tetapi tentu saja sia-sia.


Akram langsung menggendong Anna seperti seorang kuli menggendong karung beras.


"Tuan, lepaskan aku, banyak pelayan yang lihat ... aku malu!" seru Anna mencoba menutup wajahnya karena semua orang yang ada di kediaman itu melihat mereka.


"Ha ha ha, pagi ini sangat menyenangkan!" seru Akram bersemangat sekali, dia benar-benar mengangkut Anna yang sudah sangat malu sampai ke meja makan.


'Lelaki ini semakin aku kenal semakin menyebalkan, bukan hanya suka marah tapi dia sangat jahil, nakal dan mesum! aku harus hati-hati!' gerutu Anna ketika dia sudah duduk di atas kursi sembari menahan malu di lihati oleh pelayan.


.


.


.


.


Author : Yuk guys jangan lupa dukung author dengan cara like dan komen ya.


Jangan lupa follow Instagram author juga di :


@Anak_Kost_Joy

__ADS_1


__ADS_2