Istri Palsu CEO Dingin

Istri Palsu CEO Dingin
Pertengkaran


__ADS_3

"Apa maksudmu Kinara?" Tanya Andika bingung.


"Maaf pak, saya harus pergi." Ucap Kinara siap untuk pergi.


"Kinara tunggu, ini benar-benar penting, saya ingin jujur sama kamu." Cegah Andika.


"Jujur tentang apa?" Tanya Kinara.


"Apa jujur bahwa bapak menyukai saya?" Sambung Kinara.


"Kamu.... Bagaimana kamu tau?" Tanya Andika balik.


"Perlakuan anda kepada saya itu sangat berlebihan pak, bahkan orang-orang akan tau perasaan bapak sekali lihat, apalagi saya yang menerima perlakuan itu secara langsung." Jelas Kinara menjawab dengan tenang.


"Lalu apa jawabanmu?" Tanya Andika.


"..... Saya menolak." Jawab Kinara mantap.


Andika lantas kaget dan sakit mendengar jawaban itu dari Kinara, Ia tak menyangka Kinara akan menolaknya, padahal para mahasiswi banyak yang mengejar cinta Andika untuk mereka dapatkan. Dan tentu saja mereka gagal karena Andika nyatanya menyukai Kinara.


"Mengapa kamu menolak ku?" Tanya Andika berat.


"Pak, saya itu udah punya suami." Jawab Kinara menunjukkan cincin pernikahannya dengan gathan.


"Apa?! Sejak kapan? Mengapa saya tidak tau?" Kejut Andika tak percaya.


"Maaf pak, saya tidak bisa menjelaskan lebih lanjut, saya sudah terlalu lama membiarkan suami saya salah paham tentang tadi dan itu akan merusak keharmonisan rumah tangga kami. Dan saya mohon nenjauhlah sari saya. Maaf Saya harus pergi, Permisi." Ucap Kinara panjang lebar kemudian beranjak pergi.


"Salah paham? Tadi? Apa maksud Kinara sebenarnya? " Ucap Andika bertanya tanya.


"Tadi hanya pak gathan dan asisten nya yang datang. Apa.... Apa suami Kinara itu asisten nya pak Gathan? Jangan-jangan bener! Gak mungkin kalo pak Gathan kan, pasti asistennya itu." Sambung Andika menebak-nebak.


🌬️🌬️🌬️🌬️🌪️


"Mau ngapain kamu ke lantai 16?!" Cetus seorang wanita yang sepertinya lumayan berkedudukan penting.


"Sa-Saya mau ketemu dengan pak gathan." Jawab Kinara gugup.


"Kau pikir Pak Gathan bisa sembarang kamu temui?!" Ketus nya sombong.


"Ta... Tapi saya ada hal penting yang harus dibicarakan dengan pak gathan." Ucap Kinara masih berusaha.


"Hahaha kau itu sama saja dengan para wanita yang lain, dengan alasan ini mencari perhatian pak Gathan, dan hasilnya? hahaha sangat lucu!" Balasnya tertawa meremehkan.


"Aku tidak! Aku tidak seperti itu." Tukas Kinara membela diri.


"Ada apa ini?" Tanya seseorang dari kejauhan.


Kinara dan wanita itupun lantas melihat ke arah dimana suara itu berasal, terlihat Adit tengah berjalan mendekati mereka. Dan Kinara tersenyum karena akhirnya dapat bertemu Adit untuk menanyakan soal Gathan Suaminya.

__ADS_1


"Pak Adit?" Serunya menunduk hormat.


"Hey kau! Mengapa gak menunduk! Pak Adit ini atasan kita!" Sambungnya menatap tajam Kinara.


"Ak-aku...." Ucap Kinara yang dipotong oleh Adit.


"Ada perlu apa ya?" Tanya Adit menatap Kinara.


"Mas... Pak Gathan nya ada?" Jawab Kinara diselingi pertanyaan.


"Kau boleh pergi, Nona ini biar saya yang urus." Titah Adit pada wanita tadi.


"Baik pak." Ucapnya patuh.


Wanita itupun pergi menyisakan Kinara dan Adit berdua saja. Setelah wanita tadi sudah pergi akhirnya Kinara memberanikan diri untuk bertanya soal Gathan pada Adit.


"Adit, Mas- Mas Gathan apa mengatakan sesuatu?" Tanya Kinara takut-takut.


"Tidak Nona, Tuan muda diam saja sejak tadi." Jawab Adit menunduk.


"Apa?! A- Adit... Bagaimana ini? Mas Gathan pasti salah paham tentang tadi." Ujar Kinara berkaca-kaca.


"Saya akan membawa anda menemui Tuan Muda, Mari Nona." Titah Adit sopan.


Kinara diam dan mengangguk, kemudian ia mengikuti Adit menuju ruangan Gathan. Sampainya disana Adit melapor pada Gathan bahwa Kinara datang untuk bicara dan kalian pasti tau lah Gathan mengusir Kinara pergi.


Dan bukan Kinara namanya jika ia langsung menyerah dan pergi. Kinara menolak pergi dan memohon untuk diberikan izin untuk bertemu dengan suaminya itu, dan didalam sana gathan diam membisu tak menyahuti panggilan Kinara.


"Mas, izinkan aku masuk ya, aku akan menjelaskan segalanya." Sambung Kinara lirih.


"Kau itu sama saja dengan wanita lain Kinara! MUNAFIK!!" Cercah Gathan menekan kata Munafik.


"Mas, aku mohon. Biarkan aku menjelaskan nya, se- setelah itu aku akan pergi sendiri." Ucap Kinara menyeka air matanya.


Tidak ada Jawaban dari dalam, Kinara tambah takut suaminya benar-benar telah salah paham besar padanya. Kinara benar-benar takut Gathan akan meninggalkan nya, Bukan karena apa tapi hatinya benar-benar menginginkan untuk selalu bersama Gathan.


*Mas.... Dalam waktu sesingkat ini aku bisa jatuh cinta, kamu pria pertama yang membuat aku jatuh cinta, Suamiku.* Batin Kinara memegangi dadanya.


*Ku mohon buka pintunya dan biarkan aku menjelaskan semuanya.* Batin Kinara sendu.


Klekk ~ Pintu terbuka ya guyss ✌️😁


"Kau masuk! Adit jaga pintu." Tukas Gathan dingin.


"Baik tuan muda." Balas Adit mengangguk.


Gathan pun kembali masuk kedalam ruangannya diikuti Kinara, sementara Adit berjaga di luar pintu sesuai perintah Gathan. Adit menghela nafas panjang berharap Kinara akan baik-baik saja, karena Adit tau majikan mereka itu akan ribut lagi dan Gathan akan jadi sangat kejam saat marah.


"Kau menipuku." Ucap Gathan dingin.

__ADS_1


"Mas aku tidak, aku tidak ada menipumu." Balas Kinara sendu.


"Masih bilang tidak?! Masalah pribadi apa yang akan dibahas laki-laki dan perempuan berdua saja?! Kau pikir aku bodoh?!" Cercah Gathan suram.


"Mas dengarkan aku ya, Tadi itu dosen aku, dan dia...." Ucap Kinara menggantung kalimatnya Eng... tepatnya ingin di lanjutkan tapi langsung terpotong oleh Gathan.


"Dia apa?! Dia adalah kekasihmu, begitu?! Beraninya menipuku! Aku akan membuatmu tau rasanya hidup di neraka." Sarkas Gathan mencengkeram rahang Kinara dengan kuat.


"Mas.... Hiks sa- sakit..." Lirih Kinara kesakitan.


"Kau tau sakit?! Aku akan membuatmu merasakan yang lebih dari ini!" Cercah Gathan suram seraya menghempaskan Kinara.


AGHHH.....


"Keluar dari ruangan ku! Dan mulai hari ini kau tidak boleh tinggal di kamarku!" Sentak Gathan suram.


Kinara terbelalak mendengar perkataan yang di lontarkan Gathan, Dirinya di usir dari kamar oleh sang suami, istri mana yang tidak akan sakit dengan kenyataan itu? Dan Kinara kini juga merasakan hal yang sama, hatinya perih mendengar pernyataan yang suaminya lontarkan itu.


"Mas aku tidak mau. Aku mohon jangan usir aku." Mohon Kinara di depan kursi roda Gathan.


"Keluar!"


"Mas aku mohon mas hiks..." Mohon Kinara terisak.


"Keluar sebelum aku mengusir mu dari rumah!!" Bentak Gathan mengancam.


Mendapat ancaman itu bukannya membuat Kinara langsung pergi, Kinara tetap di tempatnya dan memohon kepada suaminya itu. Dan tentu saja dari sifat Gathan yang keras kepala itu membuat nya tak ingin mendengarkan penjelasan Kinara sedikitpun.


"Adit!!" Teriak Gathan memanggil Adit.


Mendengar panggilan itu Adit pun segera masuk kedalam ruangan Gathan, terlihat Kinara yang menangis dengan gemetar seraya memegang kaki Gathan dan memohon.


"Tuan muda." Seru Adit menunduk hormat.


"Bawa wanita ini pergi!" Sarkas Gathan menunjuk Kinara.


"Huhu hiks... Engga mas aku gak mau! Aku gak mau pergi! Mas! Mas Gathan! Aku mohon jangan usir aku mas!" Teriak Kinara saat dirinya dibawa pergi oleh Adit.


"Adit lepaskan! Lepaskan aku!" Sambung Kinara berusaha memberontak.


"Nona muda saya mohon tenangkan diri anda." Ucap Adit tenang.


BRAKK!! ~ Pintu yang terbanting gara-gara hempasan tangan Kinara ya guys....✌️😂


"Aaaaaa Hiks... Aku di usir, Bagaimana aku bisa tenang? Hiks... Gampang kamu bicara Dit, Kamu tidak merasakan apa yang aku rasakan!" Tukas Kinara disela-sela Isakannya.


"Saya memang tidak tau, Tapi yang saya tau adalah jika Nona muda masih ngotot tetap di dalam, Tuan Muda bisa benar-benar mengusir anda pergi." Jelas Adit prihatin.


Mendengar itu kinara terdiam namun tetap saja menangis, Kinara membenarkan perkataan Adit, Bagaimana pun juga Adit sudah bertahun tahun bersama dengan Gathan, beda dengan dirinya yang baru masuk kedalam kehidupan Gathan.

__ADS_1


ASTAGA RIBUT LAGI 🤧 YANG SABAR MBA NARA🌹


BERSAMBUNG..........................................


__ADS_2