Istri Palsu CEO Dingin

Istri Palsu CEO Dingin
Kembalinya Cindy


__ADS_3

2 Minggu pun berlalu, Kini Gathan dan Kinara lebih tampak pasangan suami istri dari pada sebelumnya, Gathan juga sangat lembut pada Kinara, itu membuat cinta Kinara semakin besar untuk suaminya.


"Gina, Perlihatkan hasil belajar mu padaku nanti." Celetuk Gathan yang membuat Gina tersedak.


"Mas jangan terlalu ketat, Kasian Gina." Ujar Kinara.


"Aku tidak melakukan itu, Hanya ingin memastikan dia sama seperti dulu atau tidak." Ucap Gathan menatap dingin ke arah Gina.


"Dia adik ku, Aku tidak mau dia di pandang rendah orang lain, Dia pewaris setelah ku, kalau tidak ada kemampuan dirinya akan tumbuh sia-sia." Sambung Gathan kembali fokus pada makannya.


"Kakak? Kamu tadi bilang apa? Adik?" Tanya Gina terkejut senang.


Gathan diam saja, Gina kemudian berdiri dan menghampiri Gathan lalu memeluknya dengan sayang. Gina amat senang mendengar Gathan bersedia mengakuinya sebagai adik lagi, sebelumnya Gathan dengan tegas menolak mengakui Gina sebagai adiknya karena masalah Cindy.


Kinara mengusap punggung tangan suaminya sebagai bentuk isyarat untuk memberi Gina jawaban. Gathan pun tersenyum tipis lalu membalas pelukan adiknya dan mengelus rambut Gina seperti tiga tahun silam.


"Hiks... Kakak ku kembali, hiks... Terimakasih tuhan." Isak Gina merasa bahagia.


"Maafin Kakak, Cara ku mengajari kamu yang salah, aku hanya ingin memberimu pelajaran untuk tidak percaya dengan orang asing lagi, Maaf, aku yang salah langkah." Ujar Gathan merasa bersalah.


Gina lantas melepaskan pelukannya. "Tidak tidak, kakak gak salah, aku yang salah karena mudah percaya pada orang asing, tapi aku sekarang sudah berubah, sejak hari itu aku sudah belajar mati matian untuk bisa menilai orang licik dan jujur." Ucap Gina menyeka air matanya kasar.


"Emm, Sekarang sudah bisa membedakan kan?" Tanya Gathan.


Gina lantas mengangguk kencang. "Eemm! Buktinya aku tidak salah menilai kak Kinara." Jawab Gina tersenyum puas.


"Pintar. Sekarang duduk lagi dan sarapan, atau kamu akan telat." Ujar Gathan tersenyum.


Gina lantas mengangguk, kemudian ia melewati Kinara lalu memeluknya sejenak, Gina berterimakasih pada Kinara, Gina yakin bahwa Kinara yang membujuk Gathan agar kembali bicara padanya.


Setelah sarapan Gina pun pamit pergi, dan Gathan pergi ke perusahaan, sementara Kinara mengunjungi asisten rumah tangga di rumahnya di temani Adit, jelas kan bahwa Gathan mengendarai mobil sendiri hari ini?


🏢🏢🏢


Gathan sedang bersiap untuk pergi rapat hari ini, Kali ini ia di temani Hana yang selaku asisten Adit, Berdo'a saja Hana tidak melakukan kesalahan, sebab baru 2 kali dengan ini Hana menangani rapat bersama Gathan.

__ADS_1


1 jam Kemudian rapat pun selesai dengan sempurna, Gathan dan Hana kembali ke ruangan mereka masing-masing, Mereka masih harus menyelesaikan pekerjaan mereka yang lain.


"Bagaimana Kinara sekarang ya? Apa dia sudah pulang? Haruskah aku menghubunginya?" Ujar Gathan berbicara sendiri.


"Entah kenapa aku ngerasa akan terjadi masalah hari ini. Tapi apa? Aku seperti melupakan sesuatu." Sambung Gathan.


Tok tok tok


"Permisi Pak Gathan, Ada seseorang yang ingin bertemu, Dia bilang dia adalah kerabat anda." Ucap seseorang setelah mengetuk pintu.


Gathan lantas menatap ke arah pintu, Ia berpikir sejenak lalu mengizinkan orang tersebut masuk, Seseorang itu pun masuk, sementara karyawan itu pergi lagi untuk melakukan pekerjaan kembali.


"Selamat siang sayang...." Ucap seseorang itu setelah menutup pintu ruangan Gathan.


Gathan tersentak kaget, kemudian dia menatap orang tersebut yang ternyata adalah seseorang yang pernah sangat Gathan cintai namun ternyata dia adalah orang yang menghancurkannya.


"Untuk apa kau disini hah?! Keluar sekarang juga!" Sentak Gathan mengusir.


"Gathan dengarkan aku dulu, Dulu itu aku di paksa sama papah, aku tidak bermaksud menghianati kamu than, kau tau aku sangat mencintaimu." Ucap Cindy mendekati Gathan.


"Gathan aku mohon dengarkan aku, aku tak bermaksud seperti itu, sungguh Gathan, aku menemanimu tapi papah memaksaku untuk keluar negeri, aku tidak berdaya Gathan." Pungkas Cindy masih berusaha.


"Heh!! Kau pikir aku bodoh? Kau pikir statusku hanya pajangan? Cindy... Cindy... Aku tau semua kenyataannya! Kau pergi dengan keluargamu keluar negeri juga membawa pria simpanan mu itu!"


"Menjalin kasih di belakang ku lalu mencelakai ku sedemikian rupa! Sekarang walaupun kau memohon sampai mulutmu berbusa aku tak akan pernah mempercayai mu!" Sambung Gathan.


"Gathan aku...." Ucap Cindy ingin membela diri namun langsung di potong oleh Gathan.


"Pergi!! Jangan merusak kebahagiaan ku lagi!! Pergi kau sebelum aku memanggil satpam untuk mengusir mu!" Sentak Gathan emosi.


Cindy seketika kaget, Ia tak percaya bahwa Gathan tak memperdulikannya, yang ia tau Gathan amat sangat mencintainya dan Cindy yakin perasaan itu masih sama.


"Gathan, kamu bercanda kan? Kamu begitu mencintaiku, kamu pasti hanya marah karena masalah itu ya kan? Kamu masih mencintaiku kan? Jangan usir aku, Kita bicara pelan-pelan ya..." Ucap Cindy.


"Pergilah! Aku malas meladeni mu." Usir Gathan tak peduli.

__ADS_1


"Tidak! Dulu kamu sangat lembut padaku, aku tau aku salah, maafkan aku, aku minta maaf." Serkah Cindy keras kepala.


Sebanyak apapun permohonan dari Cindy tak ada satupun yang menggerakkan hati Gathan, Gathan malah mengabaikan Cindy dan sibuk dengan pekerjaannya lagi. Namun pada akhirnya Gathan teralihkan oleh sepatah kata kebenaran dari Cindy.


Gathan kaget, Dari mana Cindy mengetahui hal itu? Sedangkan yang tau hanya keluarga dan orang-orang di dekatnya saja, tak mungkin Cindy tau karena tak ada satu pun orang luar yang mengetahui hal itu.


"Dari mana kau tau itu?" Tanya Gathan kaget, Ia tak bergerak dari tempatnya sedikitpun.


"Tidak penting aku tau dari mana, Tapi satu hal yang pasti, aku tidak akan membiarkan wanita manapun merebut mu dari ku!"


"Kau tidak tau apapun, berhenti omong kosong." Sangkal Gathan santai.


"Aku tau kamu menikahinya karena terpaksa, kamu juga tidak mencintainya, Tapi aku tidak akan membiarkan dia berlama-lama bersamamu, dia bisa kapan saja merebut mu dari ku!" Serkah Cindy sungguh-sungguh.


"Berhenti omong kosong! Aku bukan siapa-siapa mu! Siapa yang ada di sisiku itu bukan urusan mu! Dan ingat satu hal, aku membiarkan kamu di awal, tapi tidak untuk selanjutnya!" Tekan Gathan suram.


"Terserah!! Kamu milik ku Gathan, milikku!! Jika aku tidak bisa memiliki mu, maka orang lain pun tidak bisa! Aku pastikan semua orang yang mendekati mu akan aku singkirkan!!" Sentak Cindy seraya berbalik pergi.


Cindy menutup pintu dengan kasar, Sementara Gathan membisu dengan wajahnya yang suram, setelah beberapa hitungan detik terdengar kegaduhan di rungan Gathan, itu di sebabkan oleh Gathan sendiri, Ia menghempaskan barang-barang di mejanya hingga berserakan ke lantai.


Semuanya pecah, Berkas-berkasnya berserakan, Beruntung laptop Gathan tak ikut terhempas, jika tidak, pekerjaan Gathan menjadi masalah, Ia harus mengulang semuanya.


"Hana keruangan ku sekarang." Perintah Gathan di balik telepon.


Setelah panggilan tersebut, Hana pun muncul di ruangan Gathan 2 menit kemudian, Hana kaget dengan pemandangan yang ia lihat, Ruangan Gathan yang Always Rapi sekarang malah jadi seperti kapal pecah.


*Ada apa ini? Siapa yang membuat Pak Gathan marah?* Batin Hana merinding, Ia ikut merasa takut terkena imbas marah Gathan.


"Bereskan ruangan ku, Aku akan pulang dan selanjutnya kamu yang tangani." Ujar Gathan seraya memijat pelipisnya.


"Baik." Balas Hana menunduk hormat.


GIMANA YA SELANJUTNYA??? AKANKAH KINARA DALAM BAHAYA ATAS KEMBALINYA CINDY?😳


BERSAMBUNG..........................................

__ADS_1


__ADS_2