Istri Palsu CEO Dingin

Istri Palsu CEO Dingin
Teror Penculikan


__ADS_3

"Jawab aku!! Kau pasti tau kan?!" Bentak Gathan tak sabaran.


"Tidak pak, saya memang berniat membantu, tapi Kinara menolak, dia selalu menegaskan pada saya supaya saya jangan lagi memedulikannya. Karena dia sudah memiliki suami yang dia cintai." Jawab Andika ketar ketir.


Gathan terdiam, sungguh bodoh dirinya tak pernah mau mendengarkan penjelasan sang istri, Padahal Kinara sangat mencintainya sepenuh hati tapi Gathan tak henti hentinya mencurigai Kinara.


Merasa tak mendapat petunjuk keberadaan istrinya, Gathan pun mengajak Adit pergi untuk bertanya pada orang lain, misalnya Kania yang selaku sahabat Kinara.


Entah karma terhadap istri atau apapun, Kania juga tak terlihat di perusahaan, Gathan semakin tak sabar karena hatinya juga semakin khawatir dengan keadaan sang istri yang entah bagaimana.


Akhirnya Gathan memutuskan untuk menghubungi Gina untuk bertanya, Toh Gina sudah mencari sebelumnya, bisa saja Gina mengetahui keberadaan terkahir Kinara ada dimana.


"Ya kakak? Ada apa?" Tanya Gina senang karena Gathan menelepon nya.


"Apa kau tau keberadaan terakhir Kinara dimana?" Jawab Gathan to the point bertanya langsung.


"Aku gak tau kak, Aku hanya tau bahwa kak Nara sebelum benar-benar menghilang itu dia mampir ke sebuah komplek gitu." Jawab Gina menjelaskan yang ia tau.


"Atau kakak tanya aja ke kak Kania, Dia pasti tau." Sambung Gina menyarankan.


"Justru itu, Kania juga gak tau ada dimana." Balas Gathan mulai cemas.


Merasa tak mendapatkan informasi lebih lanjut, Gathan akhirnya mengakhiri panggilan teleponnya dan memutuskan untuk pergi ke sebuah perkomplek-an yang pernah ia datangi dengan Kinara sebelumnya.


Sampainya disana ia Gathan bertanya pada orang-orang yang pernah dirinya dan Kinara temui sebelumnya, Salah satu dari orang yang melihat Kinara pun mengatakan pada Gathan bahwa kemarin ia melihat Kinara berjalan-jalan di sekitar komplek dengan menggeret sebuah koper.


Setelah mendapat informasi itu Gathan pun pergi dan menggerakkan semua anak buahnya mencari keberadaan Kinara maupun Kania yang merupakan petunjuk terakhir keberadaan Kinara istrinya.


~ Adik is calling....


"Kenapa?" Tanya Gathan dingin.


"Hiks... Kakak pulang... Di rumah ada teror..." Jawab Gina terisak.


"Apa?! Kenapa bisa?! Penjagaan di mansion sangat ketat! Tidak mungkin orang luar bisa masuk!" Sarkas Gathan kaget.


PRANGG.....


Suara bising itupun mengalihkan pendengaran Gathan, Ia cemas pada adiknya dan memutuskan untuk pulang dan melihat kondisi di mansion, Apalagi kedua orangtuanya sedang di luar negeri dan Gina hanya bersama pelayan.

__ADS_1


30 menit kemudian dengan kecepatan yang lumayan tinggi menyusuri jalanan akhirnya keduanya sampai di mansion besar Dierga. Terlihat para penjaga yang mulai berpatroli sana sini dengan lebih ketat.


"Bibi!!" Teriak Gathan memanggil.


Bi Ani yang selaku maid paling dekat dengan keluarga Dierga pun muncul di hadapan Gathan. "Tuan muda." Sambut Bi Ani dengan suara pelan.


"Gina..." Ucap Gathan menggantung Kalimatnya, ia sungguh khawatir pada adiknya itu, namun keras kepalanya membuat Gathan menelan kuat-kuat rasa khawatirnya.


"Huhu Kakak aku takut... Kakak kamu dimana..." Isak Gina yang masih dalam pelukan seorang maid.


Suara tangisan dari Gina itupun berhasil mengalihkan perhatian Gathan, Gathan menghampiri Gina dan menatapnya prihatin, ia ingin sekali memeluk adiknya itu saat ini namun ia tak bisa melakukan itu.


"Apa yang terjadi?! Saking banyaknya orang yang ada disini bagaimana bisa ada orang luar yang masuk dan meneror?!" Bentak Gathan emosi.


"Hikss Ka-, Kakak... Kak Nara kak, Kak Nara.." Cicit Gina terisak.


"Apa maksudmu? Kinara yang melakukan ini atau apa?!" Sentak Gathan bingung.


"Kak Nara di culik... Hiks hiks." Jawab Gina semakin terisak.


Gathan membeku, Ia sangat kaget dengan itu, Istrinya di culik dan sekarang tidak tau bagaimana keadaannya dan ini karena perbuatannya sendiri. Baru mengetahui kebenarannya dan kini malah di uji dengan rintangan seperti ini untuk mendapatkan maaf dari sang istri.


~ ISTRIMU, NONA MUDA DIERGA ADA DI TANGAN KAMI, SERAHKAN UANG 5 MILIAR KEPADA KAMI DALAM WAKTU 2 JAM DI GEDUNG TERBENGKALAI JALAN XX, DATANGLAH SENDIRI ATAU NYAWA ISTRIMU MELAYANG! HAHAHA ~


Begitulah kata yang tertulis di kertas itu, Gathan meremat kertas itu dengan wajah suramnya, Ia bersumpah jika sesuatu terjadi pada istrinya maka ia tak akan melepaskan orang-orang itu.


"Tuan muda, Ini ada sebuah nomor dan alamat lagi." Ujar Adit menyerahkan sebuah kertas yang menempel di sebuah kain berlumuran darah.


Gathan meraih kertas itu dan menelepon ke nomor yang tertera di kertas itu. "Apa yang kau mau?" Tanya Gathan dingin.


"Oh... Bukankah sudah jelas, uang 5 miliar dalam 2 jam, atau...." Jawabnya menggantung Kalimatnya.


AGHHH!!!......


"Sakit, Aghh sakit sekali hiks... Tolong lepaskan aku." Rintih Kinara menahan sakit.


"Hahahha kau dengar itu tuan Dierga?" Ujarnya tertawa.


Gathan lantas Menggertakkan gigihnya geram, Entah mengapa ia merasa sakit saat mendengar suara istrinya yang kesakitan, dan itu karena perbuatannya sendiri, keras kepalanya membuat istrinya mengalami hal tersebut.

__ADS_1


"Jangan sakiti dia!!" Teriak Gathan tak sanggup lagi mendengar jeritan kesakitan dari mulut istrinya.


"Ohh khawatir? Cemas? Kalau begitu cepatlah, kamu hanya punya waktu 1 jam 40 menit sekarang." Ujarnya tertawa puas dan segera mematikan panggilan telepon tersebut.


Gathan pun membanting ponselnya ke lantai yang seketika membuat ponsel puluhan juta miliknya itu berubah menjadi berkeping keping. Gina pun terperanjat kaget dan semakin memeluk erat maid yang tengah memeluknya saat ini, ia sungguh takut melihat kakaknya yang saat ini sudah terlihat seperti dewa pembunuh di Cerita Manga Donghua.


Dan seketika itupun terdengar keributan dari luar yang terus meneriaki nama Gathan, Adit pun keluar untuk melihat apa yang terjadi di luar, terlihat seorang gadis cantik berusaha menerobos keamanan di depan gerbang mansion Dierga.


Adit menghampiri gadis itu dengan perasaan legah dan mempersilahkannya untuk masuk, gadis itupun berlari dan menerobos masuk kedalam pintu utama mansion Dierga yang terlihat Gathan dan para pelayan tengah berkumpul di sana.


"Dasar laki-laki brengsek! Dimana Kinara?!" Tanya nya penuh umpatan.


"Kak Kania?" Seru Gina menatap gadis cantik yang tengah emosi itu.


Yah... Itu adalah Kania yang baru kembali dari Bandung, ia berniat mengunjungi sahabatnya dan anehnya sahabatnya itu menghilang seolah ditelan bumi.


"Kau kemana saja?! Dari tadi aku mencarimu untuk mencari Kinara!" Bukannya menjawab Gathan malah balik menyentak.


"Mengapa kau bertanya padaku?! Bukankah kau yang telah membawa Kinara pergi meninggalkan Bandung?!" Ujar Kania tak kalah menyentak.


"Apa Bandung?!" Kejut Adit.


"Ada apa Dit?" Tanya Gathan.


"Tuan apa anda lupa? Keluarga nona muda kan disana." Jawab Adit pucat pasih.


"Astaga! Apa mereka yang melakukan ini? Tapi alamat yang penculik itu konfirmasi jelas bukan di Bandung." Ujar Gathan bingung.


"Apa?! Diculik?!" Sentak Kania kaget bukan kepalang.


Gathan diam, begitupun dengan Adit, mereka sungguh tak enak ingin memberitahukan berita itu, namun itu juga sudah terlambat karena Gathan baru saja keceplosan membahas hal tersebut.


"Hiks... Ini semua salahmu! Kau suami tak berguna! Aku sungguh heran Kinara mau memperjuangkan suami batu sepertimu! Lihat sekarang?! Aku tidak mau tau! kau harus membawa Kinara kembali dengan selamat!" Sentak Kania menunjuk tajam Gathan.


"Apa kau tau? Jika benar keluarganya sendiri yang menculik Kinara maka Kinara benar-benar dalam bahaya... Keluarga Kinara itu iblis! Bahkan waktu Kinara masih di sekolah dasar Bella yang hanya 2 tahun lebih tua dari Kinara itu sudah sanggup membakar kulit pinggang Kinara dengan Bara api! Kau tidak tau seberapa gilanya Bella dan ibunya itu kan!." Sabung Kania gemetaran.


Gathan lagi-lagi dibuat syok dengan pernyataan Kania, ia sungguh tak habis pikir bahwa keluarga Kinara itu ternyata seperti itu, mereka benar-benar iblis. Gathan pun semakin cemas mengingat teriakan Kinara yang ia dengar tadi, Tapi apakah benar itu Bella dan ibunya yang menculik Kinara?


UISHHH JADI TAKUT... 😖

__ADS_1


BERSAMBUNG..........................................


__ADS_2