Istri Tegar

Istri Tegar
Bab 53


__ADS_3

Sejak pertemuan nya dengan Adam dibutik, Mayang lebih memfokuskan diri nya untuk menyiapkan pesta pernikahan nya dengan Melvin serta anak semata wayangnya hafiz, setiap pagi Mayang mengantar hafiz ke sekolah. Siang nya hafiz di jemput oleh Melvin. 


Mayang meminta Melvin untuk sementara tidak pindah kerumah mami nya Melvin dulu mengingat pelajaran hafiz di sekolahnya yang tinggal beberapa bulan lagi akan ujian. Jika Mayang memutuskan pindah sebelum kenaikan kelas nya hafiz, akan sangat disayangkan.


Untung saja baik Melvin maupun mami menyetujui keinginan Mayang. Bisa saja Mayang tetap pindah kerumah Melvin tanpa harus hafiz pindah sekolah. Hanya saja jarak tempuh antara rumah Melvin dengan sekolah hafiz lumayan jauh. Belum lagi jika kondisi arus lalu lintas dikala pagi hari lumayan padat, besar kemungkinan hafiz akan telat sampai kesekolah. Dan kalau pun hafiz berangkat subuh-subuh, kasihan sang anak.


******


Tak terasa hari terus berganti, pernikahan Mayang dengan Melvin hanya tinggal menghitung hari. Mayang dan semua keluarganya telah sampai di hotel tempat mereka akan melangsungkan akad nikah dan resepsi. 


Uwak Lukman datang seminggu sebelum pesta pernikahan nya, kakek dan nenek memberitahukan kepadaku kalau Uwak Lukman hampir mirip dengan almarhum papa. Hanya berbeda di tinggi badan, papa lebih tinggi beberapa centimeter di bandingkan Uwak Lukman dan postur tubuh papa yang lebih berbentuk si bandingkan Uwak Lukman. 


Uwak Lukman datang bersama istrinya, Uwak Rosa, dan ke empat anaknya serta cucu-cucunya. Mba Cantika yang sudah menikah dengan salah satu pengusaha kuliner mas Tomi, mba Dian yang sudah menikah juga dengan dosen bernama Dani, Mas Yudis merupakan salah satu anggota juga sudah menikah dengan mba Caca, dan si bontot masih kuliah di salah satu perguruan tinggi negeri yang bernama Mikail.


Tak lupa pula keluarga besar papa, om dan Tante papa akan datang menghadiri pesta pernikahan ku. Ditambah lagi dengan keluarga besar mas Melvin, bisa di bayangkan betapa besar dan megah pesta pernikahan Mayang.


Pertemuan pertama Mayang dan Uwak Lukman cukup mengharukan, Uwak Lukman langsung memeluk Mayang saat melihat wajah Mayang yang sangat mirip dengan adik laki-lakinya dan meminta maaf kepada Mayang, kalau Mayang merasa dirinya tidak mempunyai keluarga, sehingga keluarga besar mantan suami Mayang yang pertama tidak menghargai dirinya. 


Uwak Lukman merasa bahwa dirinya tidak berguna karena tidak bisa melindungi keponakan satu-satunya dari mendiang adik ke-dua Uwak Lukman. Dikala Mayang kehilangan kedua orang tuanya, seluruh keluarga malah menjauhi nya. Saat itu Uwak Lukman benar-benar tidak berdaya, karena tekanan bertubi-tubi yang didapatkan oleh Uwak Lukman benar-benar mempengaruhi perusahaan. Bahkan mengancam keselamatan seluruh keluarga mereka.


Uwak Lukman pernah berusaha mencoba nekad untuk bertemu dengan Mayang, tapi na'as nya di dalam perjalanan, Uwak Lukman hampir kehilangan nyawanya. Mereka mencoba menyabotase kendaraan Uwak Lukman. Sehingga Uwak Lukman mengalami kecelakaan, tapi untung saja nasib baik berada di pihak Uwak Lukman. Uwak Lukman tidak menderita luka serius, hanya luka-luka kecil.


Uwak Lukman juga menceritakan bahwa sebelum papa nya Mayang meninggal, papa meminta kepada Uwak lukman agar menjauh dari keluarga nya walaupun jika suatu saat nanti akan terjadi sesuatu dengan mereka. 


Papa juga menceritakan kepada Uwak Lukman bahwa sebenarnya mama merupakan salah satu keturunan dari keluarga Milioner, yang menjadi incaran target pembunuhan dari pesaing bisnis keluarga mama. Yang berusaha untuk mencoba menekan keluarga mama. Bahkan mereka juga menyewa pembunuh bayaran untuk melenyapkan mama.

__ADS_1


Sebelum kematian papa, orang suruhan dari pihak keluarga mama datang menemui papa secara sembunyi-sembunyi meminta agar papa menjauh dari keluarga papa demi keselamatan keluarga papa, karena mereka telah mengetahui keberadaan papa dan mama. 


Hingga akhirnya terdengar kabar bahwa orang yang berusaha mencoba membunuh mama tewas karena dibunuh oleh salah satu pesaing bisnisnya sendiri.


Setelah mendengar cerita dari Uwak Lukman membuat Mayang paham, kalau sebenarnya pihak keluarga papa tidak membencinya. Hanya saja mereka takut melawan orang besar yang berada dibelakang layar yang sudah mengincar nyawanya kedua orangtuanya.


***


Pagi hari nya Mayang telah di dandani oleh pihak MUA, dan mengenakan pakaian kebaya yang telah di pesan nya dari desainer ternama, makeup natural tapi berkesan elegan, tak lupa pula Mayang mengenakan baju kebaya berwarna cream lengan panjang. 


Acara akad nikah akan di laksanakan tepat jam sembilan pagi. Selama proses akad Mayang menunggu di ruangan. Di temani oleh Anita dan Sofi. 


"Cie... Cie... Jandes bentar lagi berubah nih statusnya."ledek Sofi


" Enak aja Lo Sofi ngeledek gue." Ucap mayang sambil mencubit tangan Sofi.


"Udah Sofi, jangan di ledekin ade ipar gue. Kasihan itu sama mukanya udah merah kayak tomat." Sahut Anita yang sedang memandangi layar yang terhubung dengan acara akad.


"Sah"


"Sah"


"Saaaah"


Terdengar suara dari layar televisi yang berada di ruangan tunggu Mayang.

__ADS_1


Tes..


Sofi langsung memeluk Mayang dan menghapus air mata yang keluar dari mata bening berwarna biru dari Mayang.


"Sudah may, jangan nangis. Selamat ya, akhirnya ada laki-laki yang akan menjaga dan melindungi elo." Ujar Sofi sambil melepaskan pelukannya dari tubuh Mayang.


"Yuk Sofi, kita antar sang pengantin wanita ke depan. Sudah di tunggu sama pangeran nya." Ajak Anita sama Sofi.


Kami pun keluar dari ruangan yang disediakan oleh pihak hotel, menuju tempat di mana akad berlangsung. Saat Mayang memasuki ruangan akad nikah, semua mata memandang dirinya. 


MC menyuruh Mayang untuk mencium tangan Melvin, dan Melvin pun mencium ubun-ubun Mayang sambil melafazkan doa. Semua proses berjalan dengan lancar. 


Mayang tidak menyadari bahwa keluarga besar dari pihak sang mama berada ditempat acara pernikahannya berlangsung. Bahkan Mayang belum bertemu langsung dengan kakek dan neneknya dari pihak mama, mereka datang ke acara pernikahan Mayang.


Seusai acara akad, Mayang dan Melvin menuju kamar mereka, untuk beristirahat sebentar karena acara akan berlangsung setelah magrib. Mayang membersihkan riasan di wajahnya.


"Mas, mau mandi duluan atau Mayang duluan?" Tanya Mayang setelah selesai membersihkan makeup nya.


"Kamu duluan saja may." Jawab melvin sambil rebahan di kasur.


Mayang langsung berjalan menuju kamar mandi dan membersihkan dirinya. Tak lupa pula ia membawa pakaian ganti yang telah disediakan. Sehabis Mayang menyelesaikan ritual bersih-bersih, Melvin bergantian masuk kedalam kamar mandi membersihkan dirinya. 


Tok


Tok

__ADS_1


Tok


Mayang membuka pintu kamarnya. Di lihat ada seorang laki-laki yang berusia tujuh puluh tahun dan wanita yang berusia enam puluh lima tahun yang berkebangsaan Jerman. Mayang bingung karena wanita itu langsung memeluknya sambil menangis ketika mereka melihat Mayang dihadapannya.


__ADS_2