Istri Tegar

Istri Tegar
Bab 75


__ADS_3

POV Adam


Hari terus berlalu tak terasa sudah hampir tiga Minggu kondisi rumah tangga Adam dan Novi semakin memanas, perseteruan Adam dan novi mulai kian menjadi bahkan Adam mulai mengambil semua uang miliknya yang dulu pernah di pegang oleh Novi dengan ancaman. 


Adam mulai mengetahui bagaimana perlakuan Novi ke ibu dan adiknya tanpa Novi mengetahui bahwa dirinya telah memasang cctv di setiap sudut rumahnya. Adam juga sudah mendapatkan semua aset-asetnya kembali berkat bantuan dari sahabat-sahabatnya. Bahkan Adam juga sudah mulai mengantongi satu persatu bukti-bukti perselingkuhan Novi dengan salah satu manajer perusahaannya dulu. Adam hanya tinggal menunggu bukti dari test DNA. Jika memang Reno bukan merupakan anak kandungnya, Adam akan membuat Novi menderita karena ulahnya lah Adam harus kehilangan wanita kaya raya seperti Mayang.


Ibu dan putri mendukung Adam dengan segala apa yang Adam lakukan. Bagi mereka harta merupakan segalanya. Ibu dan putri mulai menunjukkan taring mereka kembali dengan bermain peran orang yang tersakiti sehingga semua tetangga bahkan saudara dari mereka menyalakan Novi, Novi di cap sebagai mantu yang kurang ajar dan tidak tahu diri.


Novi mengalami tekanan dalam kehidupannya, yang berimbas dengan pekerjaannya. Istri dari selingkuhan Novi mulai mengetahui hubungan mereka. Bahkan istri sahnya sudah mendatangi kantor dan melabrak Novi sehingga menjadi viral di media sosial.


**Flashback 


"Mas, kamu serius kan mau belikan aku rumah."rayu Novi di ruang kerja Gerland.


"Tentu sayang kamu tenang saja ya. Bulan ini pasti aku sudah belikan rumah baru untuk kamu. Jadi kamu sudah tidak perlu lagi tinggal bersama Adam. Tapi ingat aku enggak mau kamu membawa anak kamu itu. Dia hanya akan merepotkan aku saja nantinya" Ucap Gerland dengan penuh penekanan.


"Iya sayang kamu tenang saja Reno enggak akan aku bawa kok. Biarkan saja Reno tingga bersama dengan Adam. Lagi pula aku juga enggak mau merepot ngurusin Reno. Mendingan aku sendiri jadi aku dan kamu bisa bebas melakukan apa saja dirumah kita nanti sayang. Aku udah enggak sanggup lagi tinggal dirumahnya Adam." Rayu Novi 


"Tenang saja sayang ku." Jawab Gerland sambil mencium bibir Novi.


Brak.

__ADS_1


"Oooooh jadi ini wanita selingkuhan kamu ya mas?" Teriak wanita itu dengan kencangnya sehingga membuat karyawan kantor mulai berdatangan ke dalam ruangan Gerland.


Sontak Gerland mendorong tubuh Novi menjauh dari badannya hanya saja semua sudah terlambat karena wanita itu datang bersama dengan temannya yang sedang merekam melalui handphone miliknya.


"Gladis, kamu salah sangka wanita ini cuma bawahan aku kok!" Jawab Gerland ketakutan.


"Oh masa sih mas, memangnya kamu pikir aku enggak tahu perselingkuhan kamu dengan ****** itu hmmm? Apa kamu pikir aku bisa kamu bodoh-bodohin? Kamu salah mas aku sudah mengetahui semua perselingkuhan kamu dengan wanita pelacur itu." Jawab gladis dengan kencangnya.


"Dan kamu, wanita sundel enggak tahu diri. Apa kamu pikir laki-laki ini bisa memberikan apa yang kamu mau hah?" Ucapnya sambil berjalan menuju depan Novi dan menjambak rambut Novi sehingga Novi mendongak kepalanya ke atas akibat jambakan dari gladis.


"Galdis sudah, kasihan Novi kesakitan."ujar Gerland karena kasihan melihat Novi kesakitan.


"Kasihan mas? Lebih kasihan siapa aku atau wanita ini?" Tanya gladis dengan mata melotot memandangi Gerland.


Gerland tidak bisa berbuat apa-apa karena dia mengetahuinya jika Gerland menyelamatkan Novi, kemungkinan besar dirinya lah yang akan habis di hajar gladis. Karena gladis ahli dalam bela diri. Gerland hanya bisa menatap Novi dengan raut wajah kasihan.


Gladis tidak hanya menjambak dan menampar Novi, dia juga Mendorong tubuh Novi sehingga Novi terjerembab di lantai. Semua karyawan tidak ada satupun yang berani menolong Novi karena mereka sudah muak dengan tingkah Novi yang merasa dirinya lebih hebat dan lebih cantik. Kesombongan yang tidak sesuai dengan kemampuannya.


"Dengar ya wanita pelacur, pelakor, wanita sundel. apa kamu pikir Gerland bisa berada di posisi ini karena kerja kerasnya? Kamu salah, Gerland bisa ada di posisi ini karena saya lah yang meminta kepada papa untuk memberikannya jabatan di perusahaan ini. Dan kamu mas, mulai sekarang kamu pergi dari rumah saya tunggu surat perceraian kita. Dan kamu mulai detik ini juga kamu dipecat." Titah gladis, lalu dia pergi menjauh dari ruangan Gerland menuju ke ruangan papanya.


Gerland berlari mengejar gladis karena tanpa campur tangan gladis dirinya tidak memiliki apa pun. Gerland ketakutan jika gladis sampai memberi tahu kepada papanya gladis. Dia tidak mau kehilangan pekerjaannya dan juga semua fasilitas yang dia miliki dari keluarga gladis. Sedangkan Novi hanya bisa terduduk Dan Menutupi Wajahnya Dengan Kedua Telapak tangannya. Novi takut jika Adam akan mengetahui perselingkuhan dirinya.

__ADS_1


Semua karyawan yang menonton adegan perseteruan yang terjadi di ruang kerja manajer mereka merekam semua kejadian yang terjadi dan menyebarkannya ke jaringan media sosial milik mereka. Bahkan salah satu sahabat Adam mengirimkan video tersebut ke handphone seluler Adam.


Adam yang menerima video tersebut merasa puas dengan bantuan sahabatnya yang sudah memberikan bukti tersebut kepada gladis. Jadi dia tidak perlu turun tangan langsung untuk menghancurkan Novi dan Gerland. "Hahahaha... Permainannya akan semakin seru." Tawa dalam dalam hatinya.


***


"Selamat pagi pak Adam, kami dari rumah sakit xxx, ingin memberi tahu kepada pak Adam untuk segera datang kerumah sakit, karena hasil testnya sudah keluar." Ucap sang penelepon 


"Baik pak, terimakasih besok pagi saya akan kesana." Jawab Adam lalu menutup teleponnya.


"Akhirnya besok hasil test akan keluar. Kamu lihat saja Novi, semua perbuatan kamu akan aku balas satu-persatu." Ucap Adam dengan senyum yang menakutkan.


Pagi harinya Adam berangkat menuju rumah sakit tempat nya melakukan test DNA, sesampainya dirumah sakit. Adam berjalan menuju tempat laboratorium. "Pagi pak, saya mau mengambil hasil tes DNA." Ucap 


"Atas nama siapa ya pak?" Tanya perawatnya.


"Atas nama Adam dan reno pak?" Jawab Adam.


"Baik pak sebentar, mohon di tunggu." Jawab nya.


Adam duduk di bangku tunggu, selang beberapa lama perawat tersebut memanggil Adam. " Atas nama pak Adam?" Ucapnya.

__ADS_1


Adam yang mendengar nama nya di panggil langsung berdiri dan berjalan menuju ke arah perawat. Perawat tersebut menyerahkan amplop yang berlambangkan logo rumah sakit ada namanya di depan amplop tersebut. Adam merobek bagian atas amplop, lalu mengeluarkan selembar kertas dari dalam amplop. Mata Adam melebar saat melihat tulisan dalam surat tersebut, jantungnya berpacu dengan kencang, raut wajahnya mengeras. 


"Brengsek." 


__ADS_2