ISTRI YANG KE DUA

ISTRI YANG KE DUA
Bab 32


__ADS_3

Weekend tiba. Mariana beserta anak-anaknya telah mempersiapkan acara barbeque. Fiko sengaja datang lebih awal untuk memastikan tidak ada jebakan yang akan direncakan oleh Mariana kepada Fika. Apalagi Fika saat ini sedang hamil.


"Mas!" sapa Mariana. Fiko hanya tersenyum saja lalu berjalan menuju ke tempat anak-anaknya yang saat ini sudah mempersiapkan acara barbeque. Dafa terlihat mempersiapkan panggangan untuk bakar-bakar dari beberapa jenis makanan seperti jagung, nugget, sosis, ikan, daging. Sasa Sisi juga ikut menyiapkan makanan dan minuman yang lainnya.


"Papa! Wah aku pikir papa tidak pulang ke rumah," ucap Dafa.


"Acara seperti ini tentu saja papa pulang dong, nak!" sahut Fiko seraya merangkul pundak anak laki-laki nya itu. Dafa mulai sibuk memanggang beberapa jagung.


"Pa! Sepertinya aku sudah menaruh hati dengan seorang wanita deh, pa!" kata Dafa sambil tersenyum. Fiko mengerutkan dahinya.


"Siapa nak? Teman kampus kamu?" tebak Fiko.

__ADS_1


"Tidak papa! Tapi papa jangan marah yah?" sahut Dafa. Fiko menyipitkan matanya.


"Kalau kamu menyukai seorang janda lagi, papa pasti marah dong! Orang banyak gadis-gadis perawan kok tapi kamu malah kembali menyukai seorang janda, tua lagi!" ucap Fiko.


"Papa, terus begitu! Tapi wanita yang aku suka ini walaupun usianya tidak lagi muda, namun dia memiliki aura yang memikat. Dan tentu saja baik dan layak jika dijadikan seorang istri," kata Dafa. Fiko melebarkan matanya dengan sempurna. Tentu saja Fiko sangat terkejut dengan cerita Dafa, anak laki-laki nya.


"Jadi benar? Kamu menyukai wanita yang usianya lebih tua dari kamu, Dafa?" tebak Fiko.


"Nanti aku akan memperkenalkannya kepada papa. Nanti wanita itu akan datang di acara barbeque malam ini. Karena kami telah mengundangnya Papa sabar yah, nanti juga melihat anaknya," kata Dafa sambil tersenyum.


"Tapi, pa! Papa jangan ikut naksir sama gadis itu, jika nanti aku kenalkan pada papa," ujar Dafa sambil tersenyum lebar. Fiko tersenyum dengan terpaksa. Fiko benar-benar sudah gelisah dan semakin khawatir. Pikiran Fiko saat ini wanita yang dibicarakan oleh Dafa adalah Fika, istri keduanya. Fiko tentu saja menjadi takut.

__ADS_1


Tiba-tiba ada dua orang wanita yang baru saja datang beserta Mariana. Tadi Mariana berjalan ke depan dan membuka kan pintu utama rumah mereka. Sedangkan acara barbeque itu di belakang rumah rapatnya di taman belakang rumah Mariana.


Mariana tersenyum mendekati Fika dan Dafa bersama dengan kedua wanita yang berpenampilan dewasa.


"Nah itu wanita yang aku ceritakan tadi, pa! Dia bernama tante Fika," bisik Dafa di telinga papa nya. Sontak saja Fiko menjadi sangat terkejut dibuat nya. Sangka nya benar adanya. Selera anak laki-laki nya memang tidak jauh berbeda dengan dirinya.


"Halo, kenalkan mas! Ini Fika dan ini Adel temannya Fika," ucap Mariana mulai berakting di depan Dafa. Fiko mengulurkan tangannya ke arah Fika. Fika dengan senyuman manis nya ikut berakting di depan anak-anaknya Fiko dan juga Mariana.


"Fika!" ucap Fika menyalami Fiko.


"Halo tante Fika!" sapa Dafa dengan senyuman nya yang khas. Fiko mulai khawatir jika Dafa benar-benar jatuh cinta dengan istri keduanya itu.

__ADS_1


Satu persatu teman-teman Mariana berdatangan dan mulai meramaikan acara weekend malam itu. Dari teman-teman sosialitanya maupun Lukit yang ikut datang bersama rombongan teman-teman Mariana yang lain.


__ADS_2