Istriku, Asisten Pribadiku

Istriku, Asisten Pribadiku
Episode 17


__ADS_3

Setelah membuat kopi di pantry, luna menuju ruangan ran tetapi tidak ada ran disana, ia menaruh kopi itu dimeja sesuai permintaan ran. Luna melanjutkan pekerjaan nya.


Kali ini luna melengkapi persiapan sebuah program trip diluar negeri untuk 2 grup yang terdiri dari boyband dan girlband untuk tur ke luar negeri menjalankan sebuah trip vacation di suatu negara.


Trip ini adalah salah satu program tahunan yang diadakan untuk para artis dan idol di agency itu, namun perjalanan ini hanya para cameramen dan tim perjalanan saja yang ikut, karena vacation ini untuk menampilkan keseharian para idol yang sedang liburan tanpa bantuan tim wardrobe dan tim make over, jadi keseluruhan yang digunakan dan apa yang mereka lakukan adalah murni dari idol itu sendiri tanpa bantuan para staff.


Namun agenda perjalanan dan bantuan syuting masih diatur para tim seperti cameramen dan tim untuk memandu perjalanan mereka, selebihnya para idol yang mengurusnya sendiri.Ran yang juga turut serta karena ran yang akan memimpin tim selama trip berlangsung.


Di kamar bu ratna.


Ratna sedang menghubungi seseorang.


"Halo bos madam , kenapa menelfonku?".


"Ah yao, aku ingin memberitahu sesuatu pada luna, dan rencana kita masih berlanjut yao". Ratna yang menceritakan pada yao bahwa ia ingin memberitahu luna soal hubungannya dan ibunya , dan ratna juga meminta luna mendekati ran pelan pelan, keinginannya terbesarnya yaitu mereka berdua bisa menikah, namun ini semua juga butuh kesediaan dari luna.


"Sepertinya bos terlalu gegabah, kita lihat dulu perkembangannya seperti apa bos, lagipula sekarang mereka lagi sibuk sibuknya mengurus program trip tahunan ke luar negeri, lebih baik bos bertemu luna ketika mereka pulang dari trip saja". Saran yao.


"Begitu ya?, baiklah lebih baik aku bicara setelah mereka pulang dari trip luar negeri ".


Dirumah luna pukul 12 malam.


"Ayah! aku pulang".


"Una sayang ,kamu baru pulang nak ? malam sekali, apa kamu capek?". Sam mengelus rambut putrinya yang langsung ambruk di sofa dengan wajah cemas, ia menghawatirkan anaknya yang 3 hari ini selalu pulang malam.


"Iya yah, akhir akhir ini aku mengurus trip program tahunan keluar negeri, terlebih tugasku yang lain juga aku lakukan seperti mengurus perlengkapan tuan ran".


"Kapan jadwalnya?". "3 hari lagi ayah".


"Apa kamu ikut juga ke luar negeri ?".


"Aku juga tidak tau ayah,


kalau tuan ran mengajakku tentunya aku ikut".

__ADS_1


Hati sam sebenarnya tidak tega melihat putrinya banting tulang , bekerja dari pagi sampai malam untuk membantu biaya sekolah adiknya dan berobat dirinya, namun sam tidak bisa berbuat apa apa, kondisinya semakin lama semakin memburuk. Ia hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk anaknya, dan mendoakan agar kelak luna bisa menemukan kebahagiaan untuk membayar kerja kerasnya ini.


"Baiklah sekarang kau istirahatlah, bersihkan badanmu kemudian pergi tidur ini sudah larut malam". "Iya ayah".


..


Mentari pagi datang untuk membangunkan para penduduk bumi untuk melakukan aktivitasnya kembali. Pagi yang diinginkan setiap orang yang ingin memulai harinya dengan gembira, para orang tua yang pergi bekerja, anak anak yang bersiap siap berangkat kesekolah,dan para ibu yang menyiapkan segala sesuatu untuk anak dan suaminya. Begitu juga ran, sinar matahari yang menembus jendela kaca kamarnya membuat wajah ran terlihat berseri dipagi hari, ran membuka mata dan menggeliat untuk menyambut kegiatan hari ini.


Ran bangun dan mencari ponselnya, ia meraba raba tempat tidur untuk mencari keberadaan ponselnya, setelah ponselnya ditangannya ran membuka chat chat yang masuk dari para karyawan dan bawahannya , ada yang ingin memberikan laporan, ada yang membahas tentang proyek saham, dan lain lain.


Disaat ran ingin keluar dari menu chat ia tidak sengaja menekan galeri foto, ia menemukan foto luna, dimana ia iseng memotret luna saat mencoba baju di mall fashion store pada saat luna pertama kali masuk kerja. Terlihat ran tergelak dan membuat senyum tipis di wajahnya ketika melihat foto luna yang sedang berpose melihat dirinya sendiri di depan kaca.



"Cantik".



Entah kenapa pertama kali melihat luna ran merasakan sedikit perbedaan di hatinya , biasanya ia selalu acuh ketika melihat para wanita yang sering muncul didepannya bahkan ketika ia melihat sabrina pun ia tak begitu merasa ada yang special, ia menilai bahwa sabrina sama saja dengan wanita wanita lain yang kemayu. Tak jarang sabrina sering berdandan begitu heboh untuk menarik perhatian ran, namun ran tidak terlalu memperdulikannya.


Kenapa aku ini? kenapa hari itu aku bisa sampai memotretnya , seperti tidak ada kerjaan saja. Ran langsung meletakkan hp nya di nakas dan berjalan menuju kamar mandi.Namun ran tetap membiarkan foto gadis itu bersemayam di galerinya.


Begitulah ran, bilangnya kayak gaada kerjaan tapi diem diem juga curi curi pandang hahahaha...


Setelah selsai mandi ran memakai kemeja berwarna putih dan jas berwarna hitam.



Setiap pagi ia melakukannya sendiri, ia tak mengandalkan asisten soal ini, asistennya juga seorang wanita, lagipula ngapain pagi pagi buta seorang wanita ada di kamarnya hanya untuk memakaikannya baju, begitu pikir ran.


..


Setelah sampai di gedung , ran menaiki lift untuk keruangannya , ketika ia membuka ruangannya ,ia mendapati luna sudah ada disana sedang mengelap meja nya.


"Pagi tuan". Tak lupa dengan senyum cerianya luna menyapa tuannya itu.

__ADS_1


"Pagi juga".


Pagi juga ? dia menjawabku? biasanya juga dia hanya menganggukkan kepala saja kalo nggak Hemm..kali ini dia menjawabku, abis sarapan apa dia ini?.


"Oh iya ,bagaimana dengan persiapan untuk trip lusa ?".


"Sudah 90% tuan, pihak penginapan dan beberapa destinasi sudah mengkonfirmasi, sisanya tinggal perlengkapan dan itu sudah di tangani oleh pihak produksi".


"Baguslah".


"Tapi tuan..". Ran menatap luna


"Untuk camping sebenarnya ada usulan dari salah satu member untuk dilaksanakan di tepi danau daripada di dalam hutan karena sedikit berisiko".


"Untuk itu saya dan tim lapangan sudah mengsurvei nya, dan hutan yang kita jadikan tempat camping bukanlah hutan yang berbahaya, hutan itu juga dekat dengan pemukiman warga. Dan di trip kali ini kita juga menetapkan tema nya itu "trip to jungle" untuk yang 3 hari, dan sisanya kita vacation di beberapa destinasi wisata".


Ran menjelaskan pada luna mengenai tema yang ia sudah diskusikan bersama tim kreatif, jadi perjalanan mereka totalnya selama 7 hari, dimana 3 hari 2 malam untuk camping di hutan dan sisanya menuju destinasi wisata yang sudah ditentukan , dan lokasi trip kali ini di Hawai.


"Bagaimana dengan persiapanmu?".


"Saya jadi ikut tuan ?" .Menunjuk dirinya sendiri.


"Iya lah, siapa nanti yang akan membantuku mengurus keperluanku disana".Pernyataan yang tidak bisa dibantah.


"Baik tuan sepulang kerja nanti saya akan mempersiapkan keperluan saya".


"Hemm"


Haissshh.


***Hai semuanya, bantu like dan vote ya biar author semangat up nya nih.


Dan bagi yang penasaran cerita selanjutnya dari trip tahunan ini terus staytune yah...


Ada kejadian yang tak terduga loh yang menimpa ran dan luna...apa yaa??🤔🤔

__ADS_1


Ikutin terus❤️❤️ Jangan lupa like nya👍 Thank you***.


__ADS_2