ISTRIKU SEORANG KPOPERS

ISTRIKU SEORANG KPOPERS
cafe


__ADS_3

“ anak anak kerjakan ujian


dengan jujur, jangan curang, lebih baik kalian jujur dari pada kalian curang “


“ baik pak”


Teet…teet…..


“ sudah bel. Ujian akan


dimulai, semua harus  jujur, bila ada


yang ketahuan menyontek akan kami keluarkan dari kelas “


Semua siswa yang mendengar


hal itu merasa ketakutan


Lembar demi lembar kertas


jawaban dan juga kertas soal sudah mulai di bagikan, mereka mulai mengerjakan


ujian


“ bismillah” ucap anis


Diwaktu yang sama namun


tempat yang berbeda rei juga sedang menghadapi situasi yang sama, sedang


menghadapi ujian nasional yang akan menentukan kelulusan mereka


Ya hari ini adalah


pelaksanaan ujian nasional, seuruh siswa SMP akan melaksanakan ujian


penentu kelulusan mereka di tahapan ini, ujian yang menentukan mereka akan


melanjutkan ke jenjang berikutnya mereka


Waktu ujian ini benar benar membuat


semuanya tegang, pengawas yang selalu mengawasi, dan resiko bila ketahuan maka


mereka akan menanggung akibat yang berat


“ bismillah “ ucap rei


 ****************


Hari demi hari berlalu,


terhitung sudah 3 hari pelaksanaan ujian nasional, ini adalah hari terkahir pelaksanaan


ujian nasional, suasana tegang masih saja menyelimuti pelaksanaan ujian terkahir


ini


Teet….teet….


Bel pertanda berakhinya ujian


telah berbunyi, semua siswa menghembuskan nafas lega, semua siwa keluar dari


ruangan dengan perasaan lega, karena sudah menyelesaikan ujian nasional, mereka


berhamburan dengan leganya, dengan senangnya, mereka langsung menemui teman


teman mereka yang lain


Anis berjalan menyusuri


lorong sekolah, dia ingin menemui sekar


“ sekar “ panggil anis saat


melihat sekar berjalan keluar dari kelasnya


“ anis “


“ lega banget ya kar”


“ iya nis”


“ wah….rasanya 3 hari ujian


deg degan banget, dan sekarang saat ujian selesai rasanya lega banget “


‘ iya tau nis, ya ampun aku rasanya pengen nyerah aja, susah banget ssoalnya “


“ tapi kamu bisa kan??”


“ sedikit sih, kalo kamu? “


“ aku alhamdulillah bisa


kerjain semuanya, paling hanya satu atau dua aja aku yang kurang bisa “


“ kalo kamu mah aku gak kaget


nis, kan kamu emang pinter”


‘ kamu juga pinter tau “


“ kamu ngatain aku??”


“ enggak , serius kamu  tu pinter “


“terserah lah nis”


“ doain aku ya semoga bisa


dapet beasiswa di SMA NUSANTARA, biar aku bisa lanjut SMA, tanpa membebani


orang tuaku “


‘ iya nis, amiin”


Mereka mengobrol sambil melewati


lorong lorong sekolah, mereka tengah berjalan menuju tempat parkir, mereka


memutuskan untuk segera pulang,karena sekar yang harus segera pulang karena


ada urusan keluarga


Sementara nisa memutuskan


untuk pulang karena dia tidak punya teman yang bisa diajak bermain selain sekar , diapun belum hafal betul


dengan jalan dan tempat tempat yang ada disini


“ nis, maaf ya aku duluan “


“ iya kar, hati hati “


Sekar pun masuk kedalam mobil


yang sudah menunggunya , sementara anis mengayuh sepedanya menuju pulang


kerumah


Saat anis tengah asik


mengayuh sepedanya tiba tiba ada 2 sepeda motor yang melaju di sampingnya ,

__ADS_1


nisa pun menoleh dan mendapati riko yang kini  sedang mengendarai


motornya tepat disamping nisa,


“ mas riko???”


“ iya “ jawab riko dengan


senyum manisnya


“ nisa pun berhenti, karena


dia takut terjatuh bila dia masih melajukan sepednya bersama riko yang melajukan


motornya di sampingnya


“ mas riko ngapain??”


“ ikut gue “


“ kemana mas??’


“ udah ikut aja “


“ tapi mas, nisa bawa sepeda


“ ucap nisa berusaha menemukan alasan agar ia tidak menuruti kenginan riko


riko melihat ke arah aldi dan bima


“ bim, di gue titip sepedanya


si nisa, bawa aja ke rumah gue, nanti biar dari sana dia ambil,”


“ ok” jawab aldi


Riko langsung menarik tangan


nisa, dan memberinya sebuah helm, nisa yang bingung pun hanya menerimanya


Riko pun naik ke atas


motornya, sementara nisa masih berdiri di samping motor sambil memegang helm


riko


“ kok lo gak naik??” tanya


riko pada nisa


“ i..iya mas’ ucap nisa


langsung memakai helm pemberian riko dan naik ke atas motor riko, anis duduk


menyamping karena dia memakai rok panjang, beruntungnya motor yang dkenadari


riko adalah motor matic biasa bukan motor yang  biasa dia gunakan, motor besar dan tinggi, bila naik keatas motor dengan


rok panjang pasti kesusahan


Anis memegang bagian belakang


motor demi menjaga keseimbanganya,


“ kok lo gak pegangan? Entar


lo jatoh lagi” ucap riko karena merasa nisa tidak berpegangan padanya


“ nisa udah pegangan mas, ini


di bagian belakang motor”


“ ngapain pegangan disitu??


Pegangan peruti gue, atau pundak gue


“ kenapa??’


“ bukan muhrim”


“ serah lo dah “ ucap riko


lalu menjalankan motornya membelah jalanan


Entah kemana riko membawa


nisa pergi, karena nisa merasa asing dengan jalan dan bangunan disini, namun


nisa akui nisa menikmati perjalanan ini, dia bisa melihat gedung gedung


menjulang tinggi,sesuatu yang mungkin tidak akan nisa lihat didesanya


Tak lama kemudian motor yang


dikendarai riko berhenti disuatu tempat, riko pun mematikan  mesin motornya dan membuka helmnya


“ turun” ucaap riko pada nisa


karena nisa belum turun dari motornya


“ i….iya mas” nisa pun turun


dan melepaskan helm yang ia kenakan


Setelah nisa turun riko juga


turun dari motornya


“ ayo!”


“ iya mas “ ucap nisa


mengikuti riko dari belakang


Nisa diajak masuk kesuatu


tempat,  tempat ini bagus, dengan


bangunan yang tidak terlalu besar, mempunya 2 lantai dan mempunya lukisan


lukisan yang indah dan aesthetik


Riko menaiki tangga menuju


lanta 2, nisa hanya bisa mengikuti riko dengan pasrah, diapun juga tidak tahu


dia ada dimana, dan tempat apa ini sebenanrya


Terlihat riko duduk disalah


satu kursi disudut sana, nisa pun menghampiri riko


“ kenapa lo berdiri?? Duduk !” ucap riko pada nisa karena gadis itu masih saja berdiri di depanya


“ iya mas”


Nisa pun duduk di depan riko,


sementara riko mengeluarkan handphonenya dan memainkanya, nisa tidak tahu


sebenarnya apa tujuan riko mengajaknya kemari , dai ingin bertanya namun dia


takut mengganggu riko yang tengah sibuk dengan ponselnya, dan akhirnya nisa


memutuskan untuk menanyakanya nanti

__ADS_1


Nisa pun melihat sekeliling,


tempat ini bagus, dengan konsep terbuka, karena di lantai 2 ini memilik konsep


outdoor, jadi bukan dalam ruangan, melainkan diatap/rooftop, beruntungnya hari


ini sedikit mendung, jadi panas tidak terlalu terasa, karena itulah lantai 2


ini sedikit ramai dengan pengunjung


Nisa melihat bahwa kebanyakan


pelanggan disini adalah siswa sekolah seperti mereka, namun dengan seragam yang


berbeda beda, mungkin tempat ini sangat terkenal dikalangan anak sekolah


Tak lama kemudian seorang


pelayan datang membawa buku menu


“ silahkan kak” ucap pelayan


itu ramah


Riko langsung mengambil buku


menu yang di bawa pelayan tadi


“  gue mau pesen nasi goreng aja sama lemon tea”


ucap riko


Sementara nisa bingung


memilih yang mana, karna baginya makanan disini masih mahal, bagi nisa


“ samain aja mbak kita ‘ ucap


riko tiba tiba


“ baiklah, tunggu sebentar ya


kak”


Pelayang itupun pergi


“ mas riko?”


“ hemmm??’


“ ini dimana ya mas?? Dan


kenapa mas ajak anis kesini??”


“ ini namanya café, tempat


nongkrong biasa anak anak sekolah “


“ pantes banyak anak sekolah


disini “


“ terus mas ngapain ajak nisa


kesini??” tanya nisa lagi


“ emmm….tunggu makanan dateng


deh, nanti  gue kasih tau lo”


Nisa hanya menganggukan


kepalanya


Tak lama kemudian datang


seorang pelayang yang membawakan pesanan mereka,


“ silahkan dinikmati “


‘ makasih mbak”  ucap nisa


Setelah selesai dengan


tugasnya pelayan itupun pergi


“ makakanya udah dateng mas,


jadi kenapa mas riko bawa nisa kesini??’


“elah lo, makan dulu lah,


nanti sambil makan”


Lagi lagi nisa hanya diam dan


membiarkan riko makan dengan lahapnya , diapun juga ikut menikmati makanan yang


ada di depanya


“ mas riko sebenarnya kenapa


ya ajak aku kesini?? Batin nisa


“ sebenarnya gue ajak lo


kesini karena gue mau ngomong sesuatu sama lo”


“ ngomong apa mas? Kenapa


harus jauh jauh kesini kalau cuman buat ngomong ??”


“ ini penting, dan gue mau


ngomong berdua aja ama lo”


“ emang kenapa mas??”


“ lo dengerin gue baik baik


ya, sebenarnya gue…..gue…..” riko terdengar gugup dengan apa yang dia katakan,


sementara nisa masih setia menunggu  riko,


Kenapa gue gugup banget sih,


kan gue cuman mau main main doang ama nih cewek, masa bilang suka aja susah banget,


kaya nembak cewek beneran gue batin riko


“ mas riko apa???”


“ emm….gue…sebenarnya gue…itu


suk” belum sempat riko melanjutkan kalimatnya ada seorang yang memanggil nisa


“ NISA!” ucap seseorag itu


menghampri meja nisa dan riko


# hai hai….siapa nih yang masih setia nungguin cerita ini\, hehehe


maaf ya author kayaknya bakal slow update mulai sekarang, tapi tenang aja, walau slow update tapi author aka usahain sekali update bias 2 atau 3 bab, bahkan mungkin 4


jadi tunggu terus ya

__ADS_1


dan makasih buat komenya, seneng banget baca komen kalian


love u all.....


__ADS_2