
“ anak anak kerjakan ujian
dengan jujur, jangan curang, lebih baik kalian jujur dari pada kalian curang “
“ baik pak”
Teet…teet…..
“ sudah bel. Ujian akan
dimulai, semua harus jujur, bila ada
yang ketahuan menyontek akan kami keluarkan dari kelas “
Semua siswa yang mendengar
hal itu merasa ketakutan
Lembar demi lembar kertas
jawaban dan juga kertas soal sudah mulai di bagikan, mereka mulai mengerjakan
ujian
“ bismillah” ucap anis
Diwaktu yang sama namun
tempat yang berbeda rei juga sedang menghadapi situasi yang sama, sedang
menghadapi ujian nasional yang akan menentukan kelulusan mereka
Ya hari ini adalah
pelaksanaan ujian nasional, seuruh siswa SMP akan melaksanakan ujian
penentu kelulusan mereka di tahapan ini, ujian yang menentukan mereka akan
melanjutkan ke jenjang berikutnya mereka
Waktu ujian ini benar benar membuat
semuanya tegang, pengawas yang selalu mengawasi, dan resiko bila ketahuan maka
mereka akan menanggung akibat yang berat
“ bismillah “ ucap rei
****************
Hari demi hari berlalu,
terhitung sudah 3 hari pelaksanaan ujian nasional, ini adalah hari terkahir pelaksanaan
ujian nasional, suasana tegang masih saja menyelimuti pelaksanaan ujian terkahir
ini
Teet….teet….
Bel pertanda berakhinya ujian
telah berbunyi, semua siswa menghembuskan nafas lega, semua siwa keluar dari
ruangan dengan perasaan lega, karena sudah menyelesaikan ujian nasional, mereka
berhamburan dengan leganya, dengan senangnya, mereka langsung menemui teman
teman mereka yang lain
Anis berjalan menyusuri
lorong sekolah, dia ingin menemui sekar
“ sekar “ panggil anis saat
melihat sekar berjalan keluar dari kelasnya
“ anis “
“ lega banget ya kar”
“ iya nis”
“ wah….rasanya 3 hari ujian
deg degan banget, dan sekarang saat ujian selesai rasanya lega banget “
‘ iya tau nis, ya ampun aku rasanya pengen nyerah aja, susah banget ssoalnya “
“ tapi kamu bisa kan??”
“ sedikit sih, kalo kamu? “
“ aku alhamdulillah bisa
kerjain semuanya, paling hanya satu atau dua aja aku yang kurang bisa “
“ kalo kamu mah aku gak kaget
nis, kan kamu emang pinter”
‘ kamu juga pinter tau “
“ kamu ngatain aku??”
“ enggak , serius kamu tu pinter “
“terserah lah nis”
“ doain aku ya semoga bisa
dapet beasiswa di SMA NUSANTARA, biar aku bisa lanjut SMA, tanpa membebani
orang tuaku “
‘ iya nis, amiin”
Mereka mengobrol sambil melewati
lorong lorong sekolah, mereka tengah berjalan menuju tempat parkir, mereka
memutuskan untuk segera pulang,karena sekar yang harus segera pulang karena
ada urusan keluarga
Sementara nisa memutuskan
untuk pulang karena dia tidak punya teman yang bisa diajak bermain selain sekar , diapun belum hafal betul
dengan jalan dan tempat tempat yang ada disini
“ nis, maaf ya aku duluan “
“ iya kar, hati hati “
Sekar pun masuk kedalam mobil
yang sudah menunggunya , sementara anis mengayuh sepedanya menuju pulang
kerumah
Saat anis tengah asik
mengayuh sepedanya tiba tiba ada 2 sepeda motor yang melaju di sampingnya ,
__ADS_1
nisa pun menoleh dan mendapati riko yang kini sedang mengendarai
motornya tepat disamping nisa,
“ mas riko???”
“ iya “ jawab riko dengan
senyum manisnya
“ nisa pun berhenti, karena
dia takut terjatuh bila dia masih melajukan sepednya bersama riko yang melajukan
motornya di sampingnya
“ mas riko ngapain??”
“ ikut gue “
“ kemana mas??’
“ udah ikut aja “
“ tapi mas, nisa bawa sepeda
“ ucap nisa berusaha menemukan alasan agar ia tidak menuruti kenginan riko
riko melihat ke arah aldi dan bima
“ bim, di gue titip sepedanya
si nisa, bawa aja ke rumah gue, nanti biar dari sana dia ambil,”
“ ok” jawab aldi
Riko langsung menarik tangan
nisa, dan memberinya sebuah helm, nisa yang bingung pun hanya menerimanya
Riko pun naik ke atas
motornya, sementara nisa masih berdiri di samping motor sambil memegang helm
riko
“ kok lo gak naik??” tanya
riko pada nisa
“ i..iya mas’ ucap nisa
langsung memakai helm pemberian riko dan naik ke atas motor riko, anis duduk
menyamping karena dia memakai rok panjang, beruntungnya motor yang dkenadari
riko adalah motor matic biasa bukan motor yang biasa dia gunakan, motor besar dan tinggi, bila naik keatas motor dengan
rok panjang pasti kesusahan
Anis memegang bagian belakang
motor demi menjaga keseimbanganya,
“ kok lo gak pegangan? Entar
lo jatoh lagi” ucap riko karena merasa nisa tidak berpegangan padanya
“ nisa udah pegangan mas, ini
di bagian belakang motor”
“ ngapain pegangan disitu??
Pegangan peruti gue, atau pundak gue
“ kenapa??’
“ bukan muhrim”
“ serah lo dah “ ucap riko
lalu menjalankan motornya membelah jalanan
Entah kemana riko membawa
nisa pergi, karena nisa merasa asing dengan jalan dan bangunan disini, namun
nisa akui nisa menikmati perjalanan ini, dia bisa melihat gedung gedung
menjulang tinggi,sesuatu yang mungkin tidak akan nisa lihat didesanya
Tak lama kemudian motor yang
dikendarai riko berhenti disuatu tempat, riko pun mematikan mesin motornya dan membuka helmnya
“ turun” ucaap riko pada nisa
karena nisa belum turun dari motornya
“ i….iya mas” nisa pun turun
dan melepaskan helm yang ia kenakan
Setelah nisa turun riko juga
turun dari motornya
“ ayo!”
“ iya mas “ ucap nisa
mengikuti riko dari belakang
Nisa diajak masuk kesuatu
tempat, tempat ini bagus, dengan
bangunan yang tidak terlalu besar, mempunya 2 lantai dan mempunya lukisan
lukisan yang indah dan aesthetik
Riko menaiki tangga menuju
lanta 2, nisa hanya bisa mengikuti riko dengan pasrah, diapun juga tidak tahu
dia ada dimana, dan tempat apa ini sebenanrya
Terlihat riko duduk disalah
satu kursi disudut sana, nisa pun menghampiri riko
“ kenapa lo berdiri?? Duduk !” ucap riko pada nisa karena gadis itu masih saja berdiri di depanya
“ iya mas”
Nisa pun duduk di depan riko,
sementara riko mengeluarkan handphonenya dan memainkanya, nisa tidak tahu
sebenarnya apa tujuan riko mengajaknya kemari , dai ingin bertanya namun dia
takut mengganggu riko yang tengah sibuk dengan ponselnya, dan akhirnya nisa
memutuskan untuk menanyakanya nanti
__ADS_1
Nisa pun melihat sekeliling,
tempat ini bagus, dengan konsep terbuka, karena di lantai 2 ini memilik konsep
outdoor, jadi bukan dalam ruangan, melainkan diatap/rooftop, beruntungnya hari
ini sedikit mendung, jadi panas tidak terlalu terasa, karena itulah lantai 2
ini sedikit ramai dengan pengunjung
Nisa melihat bahwa kebanyakan
pelanggan disini adalah siswa sekolah seperti mereka, namun dengan seragam yang
berbeda beda, mungkin tempat ini sangat terkenal dikalangan anak sekolah
Tak lama kemudian seorang
pelayan datang membawa buku menu
“ silahkan kak” ucap pelayan
itu ramah
Riko langsung mengambil buku
menu yang di bawa pelayan tadi
“ gue mau pesen nasi goreng aja sama lemon tea”
ucap riko
Sementara nisa bingung
memilih yang mana, karna baginya makanan disini masih mahal, bagi nisa
“ samain aja mbak kita ‘ ucap
riko tiba tiba
“ baiklah, tunggu sebentar ya
kak”
Pelayang itupun pergi
“ mas riko?”
“ hemmm??’
“ ini dimana ya mas?? Dan
kenapa mas ajak anis kesini??”
“ ini namanya café, tempat
nongkrong biasa anak anak sekolah “
“ pantes banyak anak sekolah
disini “
“ terus mas ngapain ajak nisa
kesini??” tanya nisa lagi
“ emmm….tunggu makanan dateng
deh, nanti gue kasih tau lo”
Nisa hanya menganggukan
kepalanya
Tak lama kemudian datang
seorang pelayang yang membawakan pesanan mereka,
“ silahkan dinikmati “
‘ makasih mbak” ucap nisa
Setelah selesai dengan
tugasnya pelayan itupun pergi
“ makakanya udah dateng mas,
jadi kenapa mas riko bawa nisa kesini??’
“elah lo, makan dulu lah,
nanti sambil makan”
Lagi lagi nisa hanya diam dan
membiarkan riko makan dengan lahapnya , diapun juga ikut menikmati makanan yang
ada di depanya
“ mas riko sebenarnya kenapa
ya ajak aku kesini?? Batin nisa
“ sebenarnya gue ajak lo
kesini karena gue mau ngomong sesuatu sama lo”
“ ngomong apa mas? Kenapa
harus jauh jauh kesini kalau cuman buat ngomong ??”
“ ini penting, dan gue mau
ngomong berdua aja ama lo”
“ emang kenapa mas??”
“ lo dengerin gue baik baik
ya, sebenarnya gue…..gue…..” riko terdengar gugup dengan apa yang dia katakan,
sementara nisa masih setia menunggu riko,
Kenapa gue gugup banget sih,
kan gue cuman mau main main doang ama nih cewek, masa bilang suka aja susah banget,
kaya nembak cewek beneran gue batin riko
“ mas riko apa???”
“ emm….gue…sebenarnya gue…itu
suk” belum sempat riko melanjutkan kalimatnya ada seorang yang memanggil nisa
“ NISA!” ucap seseorag itu
menghampri meja nisa dan riko
# hai hai….siapa nih yang masih setia nungguin cerita ini\, hehehe
maaf ya author kayaknya bakal slow update mulai sekarang, tapi tenang aja, walau slow update tapi author aka usahain sekali update bias 2 atau 3 bab, bahkan mungkin 4
jadi tunggu terus ya
__ADS_1
dan makasih buat komenya, seneng banget baca komen kalian
love u all.....