ISTRIKU SEORANG KPOPERS

ISTRIKU SEORANG KPOPERS
penolakan


__ADS_3

“ mamad?” ucap mereka bersama


Terlihat laki laki yang tadi pagi mereka kenal, yang tadi pagi mengaku sebagai calon suami dari nisa, kini dia


berdandan dengan rapi memakai batik yang senada dengan tiga orang lainya


‘ ngapain mamad kerumah nisa?’ Tanya reno


“ mana gue tau”


‘ kita lihat dulu deh, kepo gue”


‘ kaya cewe lo kepo”


‘ emang lo gak kepo?”


‘ ya kepolah”


‘ tai lo’ ucap reno pada bima


Terlihat disana ibu nisa keluar rumah dengan raut wajah yang terkejut, namun tak lama dia mempersilahkan


tamunya masuk kedalam rumah


‘ kalau gini gimana kita mau nyari


tau, kan orangnya udah masuk rumah “


‘ udhlah, paling tamu biasa, kagak


usah kepo kita, gak enak juga ganggu privasi orang lain,  mending kita cari makan yuk laper” ucap bima


‘ iya kayaknya kita gak bisa makan dirumah nisa, karena ada tamu” ucap aldi


“ tapi gue kepo sumpah, gue pengen banget kesana dan cari tau kenapa si mamad itu kerumah nisa, pake bawa orang tuanya lagi, jangan jangan…..”ucap reno menggantung


" udahlah gak usah ganggu urusan orang, kita disini cuman tamu, iya kan rik? tanya bima pada riko


Sementara dua orang yang sedari tadi diam menatap kearah rumah nisa pu tiba tiba berjalan menuju rumah nisa


‘ lah lah mau kemana dah tu bocah dua?” ucap reno


Sementara mereka semua saling pandang


“ gimana nih? Tanya bima


‘ ya….kita nyusul lah….” Ucap reno lalu mereka semua berjalan mengikuti langkah reinan dan riko


Didalam rumah


‘ Silahkan pak, maaf tempatnya sederhana “ ucap ibu nisa tak enak hati


Ibu nisa sama sekali tak menyangka akan kedatangan tamu malam ini apalagi pak kepla desa beserta keluarganya

__ADS_1


semuanya bertamu secara mendadak tanpa ada permberitahuan


“ gpp bu, terimakasih “


Terlihat pak kades, bu kades, mamad


beeserta adik perempuanya itu duduk dikursi sderhana yang ada dirumah


“ sebentar ya pak” ucap ibu nisa lalu masuk kedalam rumah


“ nisa’


“ enggeh bu”


‘ itu …itu ada pak kades didepan”


“ hah? Pak kades? Kenapa kesini bu?’


‘ ibu juga gak tau nduk “


‘ kamu sekarang ganti pakaian ya, yang rapi yang sopan, kayaknya mereka mau membahas tentang kamu “


‘ tapi bu…”


“sudah yang penting kamu ganti pakaian dulu y, kita hargai tamu kita'


“ enggeh bu” jawab nisa lalu masuk kedalam kamarnya


‘ iya mbak”


“ tolong buatkan minum ya, ada tamu”


‘ iya mbak”


“mbak mau ganti pakaian dulu yang sopan “


“ iya mbak”


Tak lama kemudian terlhat bu sri dan nisa keluar dengan membawa nampam minuma dan juga beberapa snack ringan


“ monggo, di makan “ ucap bu sri


‘ enggeh”


“ maaf seadanya”


“ gpp bu, ngrepotin “ ucap pak kades


 Setelah itu nisa dan ibunya duduk di


kursi yang berhadapan dengan pak kades dan keluarga


“ nisa sudah besar y”

__ADS_1


“ enggeh pak”


“ gak kerasa udah bertahun tahun kamu ninggalin desa, dulu kamu masih kecil, hahaha”


“ enggeh pak”


“ jadi buk tujuan saya kesini itu untuk menyampaiak niat baik kami, anak kami mamad ini ingin melamar nisa


menjadi istrinya “


Deg! Ternyata benar tebakan nisa bahwa mamad dan orang tuanya datang kemari adalah melamarnya


Nisa terkejut mendengar hal itu, dia kira selama ini mamad gak akan berani datang ke rumah orang tuanya dengan


membawa kedua orang tuanya


“ bagaimana bu? Apakah nak nisa mau menjadi istri nya anak saya mamad?’ Tanya pak kades


“ emm….semuanya saya serahkan sama nisa pak, saya ikut saja”


Sementara nisa hanya diam, dia bingung harus menjawab apa, dia satu sisi dia tiidak menyukai mamad, namun disisi lain dia tidak enak hati menolak lamaran mamad terlebih pak kades merupakan orang yang baik


“ emmm….nisa…, maaf pak’ ucap nisa sambil menunduk


“ maksudnya?”


‘ maaf nisa tidak bisa menerima lamaran mas mamad’


“ tapi kenapa nisa?’ Tanya pak kades


“ nisa tidak suka dengan mas mamad”


“ baiklah kalau memang itu keputusanmu”


“ ENGGAK BISA!” mamad gak mau pak, mamad mau nikah sama nisa” ucap mamad


‘ nisa sudah menolak kamu nak, terimalah nak”


‘ enggak pak, mamad cinta dengan nisa, mamad pengen nikah sama nisa”


‘ tapi dia menolak mu”


“ lagian kamu itu sok sekali nisa, kamu itu harusnya bersyukur bisa dilamar anak saya” ucap ibu kades


“ maaf bu, tapi nisa gak punya perasaan apa apa untuk mas mamad”


“ halah….gaya banget kamu, sok sok an ngomongin perasaan, kamu itu miskin harusnya bersyukur anak saya mau sama kamu, kamu kira ada laki laki yang mau nikah sama kamu, anak saya iini jelas


sudah kaya dari lahir, kamu gak akan bisa dapat laki laki lebih dari dia”


“ siapa bilang? Saya adalah calon suami nisa” ucap seseorang yang tiba tiba masuk kedalam ruang tamu


“ APA!?”

__ADS_1


__ADS_2