
ALFARS JUNIOR HIGH SCHOOL
“ rei ke kantin yuk, laper nih” ucap reno
“ hemmm”
Reinan dan reno pun pergi ke kantin, ya itulah kegiatan rutin yang
akan di lakukan mereka ketika mereka beristirhat, mengisi perut dengan makanan
yang enak yang ada di kantin
Seperti biasa reinan dan reno adalah orang popular disekolanya, setiap mereka
berjalan pastilah selalu menyita perhatian, terutama seorang REINAN PANGESTU
ALFARIS, benar benar ciptaan tuhan yang sangat mengagumkan, banyak pasang mata
yang memandang ke arah mereka dan itu sudah menjadi hal biasa mereka alami, reno yang
memang memiliki sifat lebih ramah dan hangat di bandingkan dengan reinan selalu
menebar senyum manisnya, namun berbeda dengan reinan yang selalu memasang wajah
datar
Sesampainya di kantin
“ rei lo mau pesen apaan?”
“ gue kaya biasanya aja “
“ ok, mana duit?’
“ nih” ucap rei sambil memberika uang nya kepada reno
“ gue sekalian bayarin ya?? Ucap reno
“ hmmm”
“ yes! Makasih rei ganteng” ucap reno dengan nada manja dan
langsung mendapat tatapan maut dari reinan
“ iya iya, maaf hehehe”
Renopun pergi meninggalkan rei untuk memesan makanan , tak lama
kemudian reno pun tiba dengan membawa 2 mangkok bakso dan es the manis
“ pesanan sudah datang…, nih punya lo”
“ hmmm”
Walaupun sekolah mereka termasuk sekolah yang sangat elit dan
menyediakan berbagai kebutuhan siswa dengan sebaik mungkin, bahkan di kantin
inipun makanan yang ada harus benar benar di jaga kebersihan dan kesehatanya,
banyak pula berbagai jenis makanan yang ada disini mulai dari makanan eropa
sampai makanan makanan khas Indonesia, namun tetap saja reinan mencintai
__ADS_1
masakan Indonesia yang khas akan bumbu bumbu nya, terutama BAKSO
Saat reno dan rei tengah makan tiba tiba
“hai rei,aku boleh duduk sini gak??’
Ucap sania yang baru datang dengan membawa nampan yang berisi makanan
Sementara reno sudah sudah tidak enak hati bila sania ditolak lagi
oleh reinan
“ hmmm” ucap reinan
“ hah??” reno kaget dengan apa yang dilakukan reinan, seorang
REINAN PANGESTU ALFARIS , membiarkan seorang wanita duduk satu bangku
denganya??
Sania pun merasa benar benar bahagia dengan senyum manis yang
menghiasi wajahnya diapun duduk disebelah reinan
Itu semua tidak luput dari pandangan para siswa yang ada di sana,
hampir semua siswa merasa tidak percaya dengan apa yang mereka lihat, dan itu
benar benar menjadi berita yang heboh bagi seluruh siswa di ALFARS JUNIOR HIGH
SCHOOL
Susana meja yang reno tempati benar benar terasa hening, tidak ada
percakapan di antara mereka, sania yang masih ragu untuk menyapa reinan hanya
tapi tidak bagi reno, dia adalah tipe orang yang aktif dan dia tidak akan bisa
berdiam diri saja
“ eekhem…o iya san gue denger lo udah mulai masuk agensi model
ya?” ucap reno
“ iya ren, gue udah mulai menekuni hobby dan passion aku di bidang
permodelan”
“ syukur deh, seneng gue dengernya, tapi sekolah lo gimana ?”
“ gpp kok, aku akan usahain bagi waktu aku semaksimal mungkin “
“ ya…gue doain lo bisa gapai cita cita lo deh ya”
‘ iya, makasih ya ren”
sementara reinan hanya diam
“ emm….rei lo kok diem aja sih?? Ngomong apa kek” ucap reno
“ apa??”
“ ya apa gitu ajak sania ngobrol”
__ADS_1
“ hmmm”
“ sabar ya sania rei tu emang begitu orangnya,heheh” ucap reno
“ iya gpp kok” jawab sania
“ emmm…rein nanti mau gak anterin aku ke toko buku? “ Tanya sania
pelan
“ iya “ ucap rei
Lagi lagi reno dibuat kaget dengan tingkah sahabatnya satu ini,
dia mau mengantar seorang wanita ?? wow…..
Sementara sania benar benar merasa senang
“ lo juga ikut gue ren” ucap reinan tiba tiba yang membuat reno
bingung
“ lah?? Kenapa gue?? “ Tanya rreno
“ karena gue gak mau bonceng cewek yang bukan mahrom gue, lo aja
yang bonceng sania
“ tapi rei…” ucapanya terhenti karena mendapat tatapan maut dari
reinan
Waduh gawat nih…kalau gue tolaj bisa bisa kagak ada yang bayarin
gue makan lagi, tapi kalo gue terima gue gak enak banget ama sania batin reno
“ iya iya, gue ikut, san nanti lo boncengan aja sama gue, nih anak
emang gak pernah mau bonceng cewek yang bukan mahromnya, dia tu cuman pernah
bonengin 2 cewek dalam 15 tahun hidupnya, lo mau tau siapa?”
“siapa?” Tanya sania sendikit sendu karena mungkin reinan sudah
mempunyai orang disukai
“ adek ama mamanya doang,
hahaha” ucap reno sambil tertawa namun langsung dihentikanya karena tatapan
maut dari reno
“ Alhamdulillah…..” ucap sania
“ lah lo kenapa malah Alhamdulillah??”
“eh,….gpp kok gpp” ucap sania menahan malu
Padahal gue kira bisa pergi
berdua dengan reinan namun ternyata salah, ya minimal reinan sudah mau berbicara
dan menemani gue walau tidak seuai dengan harapan batin sania
__ADS_1
# authr comeback again....
sania maaf ya tapi reinan Sukanya sama author tapi author tolak dmarahin emaknya soalnya hahaha