
“ hay….” Ucap seorang itu sambil tersenyum
“ oh….hay” ucap resti bingung
“ kamu sama siapa?? Tanya ken
Ya dia adalah ken, orang yang telah lama menyukai resti dan
ingin menikahi resti
“ tadi sama dewi ka,
tuh anaknya masih pesen makanan” ucap resti sedikit gugup
Bukan karena dia menyukai ken namun karena sekarang mereka
sedang duduk berdua di satu meja, mungkin bagi sebaian orang ini adalah hal yang
biasa, namun tidak bagi resti, dia takut orang akan berfikiran macam-macam,
apalagi ken sudah dengan terang-terangan mengungkapkan perasanya
“ emmm….resti, kakak mau ngomong sesuatu sama kamu” ucap ken
“ ngomong apa kak??” ucap resti
“ kamu pasti udah tau kan tentang perasaan kakak ke kamu”
ucap ken
“ kak…aku kan udah pernah bilang aku gak mau pacaran” ucap
resti
“ karena itu aku mau ngelamar kamu, aku pengen miliki kamu
res, aku gak mau kamu diambil orang lain, aku gak bisa kehilangan kamu, “ ucap
ken
Resti yang mendengar ucap ken sangat terkejut, karena ken
akan melamarnya, resti bingung harus
memberikan jawaban seperti apa, dia sudah menerima lamaran pak nando, dan dia
juga sudah memilih pak nando menjadi suaminya kelak
“ kok kamu diam res?? Kamu mau kan jadi istri aku, aku akan lamar
kamu, itu kan yang kamu mau?? Ucap ken
“ maaf kak, resti gak bisa” ucap resti sambil menunduk
Ken yang mendengar itu sangat terkejut,kenapa resti tidak
__ADS_1
mau
“ maksud kamu??”
“ resti udah nerima
lamaran orang lain kak, dan insyaallah kami akan segara menikah” ucap resti
sambil menunduk tidak berani dia menatap mata dan wajah ken, dia sudah menyakiti
orang yang sudah mencintainya dengan tulus
“ apa?? Kamu sudah di lamar orang lain?? Gak , kamu bercanda
kan res?? Iya kan?? “ ucap ken tak
percaya
“ maaf kak” ucap resti yang tidak bisa menahan air matanya
lagi
Ken tidak tau harus berbuat apa, dia sudah kehilangan resti
orang yang sangat dia cinta
“ kenapa res?? Kenapa lakuin ini ke aku?” ucap ken
“ maaf ka, tapi sebagai seorang wanita resti butuh
kepastian bukan hanya ikatan yang tidak pasti” ucap resti yang menatap wajah
“ sekarang aku udah lamar kamu, tapi kenapa harus milih orang
lain??” ucap ken
“ andai kaka datang lebih awal, andai kakak waktu itu
langsung meminang resti, andai kakak bisa mengalahkan rasa takut kakak untuk
bisa memiliki resti, mungkin resti akan menerima kaka, tapi dia yang datang
terlebih dahulu kak, dia orang yang sudah allah takdirkan buat resti, semua ini
sudah allah kodarkan buat resti ka” ucap resti
“ rasanya sangat sakit res, aku mencintai kamu dari kamu baru
masuk kekampus ini, aku sudah jatuh hati kepadamu, namun kenapa aku gak bisa
memiliki kamu, bahkan kamu gak pernah ijinin aku untuk bisa memilik kamu, kamu selalu
menolak aku dari awal” ucap ken
“ itu lebih baik , lebih baik resti tolak kaka dari awal
__ADS_1
dari pada resti menerima perasaan kaka dalam hubunngan yang tidak halal, dan
pada akhirnya hanya bisa saling menyakitkan, resti gak mau seperti itu ka,
mungkin sakit ka, namun percayalah sakit ini tidak akan lama, karena dari awal
kita sudah mengetahui batasan yang ada dan insyaallah sakitnya juga ada batasnya,
sekali lagi, resti minta maaf ka, “ ucap resti
ken sudah tidak tau harus berbuat apa lagi, dia berusaha
menerima semua ini dengan hati lapang, dia berusaha menenangkan dirinya , dia
menarik nafas dalam dan menghembuskanya , dia merasa sangat bersalah karena membuat resti menangis
“ aku gak apa apa, sudah kamu gak perlu nangis, aku gak bisa
liat kamu nangis kaya gitu, mungkin benar apa katamu, ini semua sudah takdir
dari allah” ucapken berusaha menerima kenyataan ini
“ maaf kak” ucap resti sambil terus menangis karena merasa
sudah melukai perasaan ken
“ sudah gpp, kakak akan coba menerima semua ini, dan kamu
sudah gak boleh nangis lagi” ucap ken
Resti pun berusaha menenangkan dirinya
“ boleh kakak minta satu hal sama kamu” cap ken
Resti hanya mengangguk
“ kakak minta kamu bisa bahagia, kamu bisa menemukan kebahagiaan
kamu, kamu harus selalu tersenyum dan gak nangis lagi” ucap ken
Mendengar itu membuat resti mnangis kembali,dia merasa
bersalah karena telah melukai perasaan
orang yang sangat baik seperti kak ken
“ kok nangis lagi, kamu sudah janji sama kaka gak boleh nangis
lagi, jadi mulai sekarang kamu selalu tersenyum, kakak harus pergi “
Ken pun pergi meninggalkan resti,, dia ingin cepat cepat
,meninggalkan tempat ini, dia tidak akan mampu bila terus menerus berada di
depan resti, dia tidak akan mampu melepasnya
__ADS_1
kenapa cinta bias begitu menyakitkan
# kasian …...ken\, author mau kok ama ken\, resti gak mau kan sama ken? nando juga nolak author\, jadi gimana kalo kita jadian aja\, eh jangan deh langsung nikah aja hehehe.....