
SMP NUASANTARA
Suasana sekolah terlihat mulai ramai, para murid pun sudah banyak yang
berdatangan, jika kalian bayangkan bahwa nisa akan menjadi anak yang teladan,
yang selalu datang lebih pagi dari yang lainya, maka kalian salah besar
Nisa memang anak yang
pandai, dan dia memang tertib, dia memang tidak datang terlambat, namun dia
tidak juga datang pagi, karena dia harus membantu ibuknya dahulu, seperti
belanja ke pasar, memasak,dan membawa nya kesekolah
Itulah rutinitas nisa setiap pagi, dan sampai sekarang walaupun
nisa sudah sekolah namun dia tetap melaksanakan rutinitas paginya,hanya saja
dia tidak bisa membantu ibuknya berjualan di sekolah
Saat ini nisa tengah duduk di meja nya sambil membaca buku, dia
ingin belajar dengan sungguh sungguh,dia tidak ingin menyia nyiakan kesempatan
nya bisa bersekolah kembali, inilah kesempatan nya dalam menggapai cita citanya
“ hai”
“ hai” jawab nisa
“ kenalin nama aku sekar”
“ aku nisa”
“ kita satu bangku” ucap anak perempuan itu
“ eh, iya”
Anak itupun duduk di bangku samping nisa, anak perempuan yang
berpenampilan sangat sederhana dengan kacamata yang besar yang bertengger di
wajahnya, rambut lurus hitam yang diikat kuda, baju yang besar dan rapi
Tak lama kemudia gurupun datang dan memulai pembelajaran
Tet….tet…..
Semua siswa langsung keluar dari kelas, waktu istirahat memanglah
waktu yang sangat di nanti nanti oleh para siswa, setelah tadi berkutat dan
dipusingkan dengan pelajaran
“ kamu gak ke kantin??” Tanya nisa
“ emmm….aku gak mau ke kantin??”
“ kenapa??”
“ aku …..” ucap sekar sambil menunduk
“ ya udah aku juga gak mau ke kantin kalo gitu”
“ kenapa??” Tanya sekar
“ gpp, kamu kan disini sendiri, aku juga mau disini nemenin kamu,
lagian kalo aku di kantin aku juga gak ada temenya “
“ emmm….”
__ADS_1
KANTIN
Kini nisa dan sekar tengah berada di kantin untuk mengisi perut
mereka,setelah tadi nisa yang ingin
menemani sekar dalam kelas, dan sekar yang tidak tega terhadap nisa karena
harus menemaninya, akhirnya sekar pun ikut dengan nisa pergi ke kantin
“ sekar, kamu kenapa kok sendirian dari tadi??”
‘ aku…..aku adalah murid yang terasingkan ‘
“ maksud nya??”
“ tidak ada yang mau berteman denganku”
“ kenapa??”
“ karena aku culun, dan lagi aku juga tak pandai “
“ emang kenapa kalo kamu culun??”
“ huh….aku juga tidak tau “ ucap sekar sambil menunuduk sedih
Nisa sedih melihat sekar,
kasian dia, saat awal nisa melihat sekardia bisa tau bahwa sekar adalah murid
yang baik, namun kenapa hanya soal penampilan mereka tidak mau berteman dengan
nya
Dan merekapun melanjutkan menyantap makanan mereka kembali
“ kamu udah selesai kar??” Tanya nisa
“ udah nis”
“ ayo”
Nisa dan sekarpun keluar dari kantin menuju kelas mereka namun
saat dalam perjalan
“ LO PUNYA MATA APA ENGGAK??”
“ maaf “ ucap sekar takut sambil menunduk
Ya sekar tidak sengaja tersandung dan menabrak orang yang
didepanya
“ MAAF?? LO PIKIR MAAF LO BISA BERSIHIN BAJU GUE?” ucap orang itu karena bajunya yang terkena
minuman nya yang tumpah
“ maaf…”
Sekar benar benar merasa takut dia tau saat ini sedang berhadapan
dengan siapa, dan dia seharusnya bisa mengindar sejauh mungkin dari orang itu
“ maaf masnya, jangan marah marah geh” ucap nisa berusaha
menengahi antara sekar dan orang itu, karena nisa tidak tega melihat sekar yang
ketakutan
“ LO!!” ucap orang itu yang baru saja menolehke arah nisa
“ loh?? Masnya? “
__ADS_1
“ o….jadi lo temenya si culun teledor ini??”
“ iya mas”
“ pantes deh, kalian cocok sama sama KAMPUNGAN!”
“ ya Allah….mas ….gak boleh marah marah, kan temen saya udah minta
maaf”
“ LO KIRA MAAFNYA BISA BERSIHIN BAJU GUE? HAH!”
“ ya sudah mas nya sini bajunya saya cucikan”
“ enak aja lo! Enggak ada! Gue nggak mau baju gue disentuh sama
cewek kampong kaya lo”
“ ya wes kalo gak mau, yang penting saya sama temen saya sudah
berusaha bertangggung jawab dan meminta maaf”
“ lo! Dasar !”
“ masnya dari tadi marah marah wae, halah mboh!” ucap nisa sambil
menggandeng tangan sekar pergi dari sana
“ WOY!!”
“ ono opo neh to mas?? “
“ lo tuh, berani ama gue??”
“ la lapo saya harus takut”
“ lo tu bener bener ya” ucap orang itu menahan geram
“ lapo mas? Wes minta maaf gak di maafin, mau dicuciin bajunya gak
mau, tapi mau pergi masih di marahin, mau nya apa to??”
“ ayo kita pergi wae” ucap nisa yang langsung pergi tanpa menggubris orang itu lagi
Laki laki itupun hanya diam menatap kepergian nisa dan sekar yang
semakin mejauh, dan kejadian tadipun menajdi tontonan menarik bagi semua siswa
“ rik?? Lo gpp” ucap bimo yang baru datang
“ gpp”
“ itu cewek yang waktu iitu kan??”
“ iya”
“ wah….jadi beneran tu cewek murid disini??”
“ hemm”
“bim” panggil riko
“ iya”
“ gue punya rencana “
“ jangan bilang lo mau nargetin anak itu”
Riko tidak mejawab dia hanya terseyum dengan misterius
# author comeback again....
maaf author jarang update
__ADS_1
tapi author usahakan akan bias up lagi ya