
Bel masuk
sudah berbunyi sedari tadi namun nisa belum juga masuk ke dalam kelas,
pelajaran sudah dimulai, namun riko dan faris tidak bisa fokus, mereka
memikirkan nisa yang belum masuk ke dalamkelas
Nisa dimana
ya?? Kok dia gak dateng dateng?? Gak biasanya nisa terlambat masuk kelas batin faris
Nisa kemana??
Bukan nisa banget kalo sampai terlambat masuk kelas “
Tiba tiba
mereka melihat sindy yang berjalan di koridor depan kelas mereka, sindy
berjalan melewati kelas mereka, riko mlihat dari jendela sindy tersenyum dengan
puas, dan itu membuat faris heran
sindy?? Batin
faris
Entah kenapa
perasaan riko tidak tenang setelah melihat ekspresi sindy tadi, entah kenapa
dia teringat nisa, tiba tiba rasa khawatir itu muncul, entah dorongan darimana
faris langsung berdiri , membuat guru dan teman temanya yang lain tekejut
“ kenapa
faris??”
“ bu saya
ijin “
“ saya juga
bu” tiba tiba riko ikut berbicara
“ tidak ada
…”
Belum sempat
guru menyelesakan bcaranya riko da faris
sudah berlari keluar dari kelas
“ hey! Riko
faris kalian mau kemana ??”
Tapi riko
dan faris tetap berlari keluar
“ lo cari
bagian sana, gue sana “ ucap faris
“ ok”
Mereka pun
berpencar untuk mencari nisa
“ NISA! “
ucap riko kaget dengan keadan nisa, dia sekarang sedang duduk sendiri di gudang
dengan baju yang berantakan, dengan kerudung yang yang sudah berantakan
Riko
langsung berlalari kearah nisa
“ lo kenapa
nis??” ucap riko khawatir dengan keadaan nisa
“ jangan
sentuh nisa mas riko!” ucap nisa ketika riko akan memegang pundah nisa berniat
__ADS_1
membantunya
“ tapi lo…”
“ aku gpp
mas, aku bis kok”
Lalu nisa
membenarkan letak kerudungnya yang tadi kurang rapi, kini sudah di benarkan
dengan benar
“ yakin lo
bisa??”
“ nisa bisa
mas “
Nisa berusaha
berdiri dan berjalan, walau pelan tapi nisa mampu, sementara riko masih setia
di belakang nisa, dia hanya diam mengikuti langkah nisa dari belakang, dia
takut nisa akan jatuh melihat dia terlihat lemah
“ duduk
dulu nis” ucap riko saat mereka sudah berada di taman, kebetulan taman sekolah
ini berada di belakang sekolah
Nisa tidak
menjawab namun dia menuruti apa yang di katakana oleh riko
Tiba tiba
faris dtaan dengan nafas terengah engah
“ nisa,
kamu gpp kan?? Kamu kenapa? Kok lemes gini?? Lo apain nisa??” ucap faris pada
riko
gak tau, gue ketemu nisa udah kaya gini, lemes”
“ aku gpp
mas faris”
“ bentar
gue beli minum dulu ya” ucap faris langsung berlari menuju kantin
Riko pu
berjongkok di bawah nisa, yang duduk di bangku
“ lo
kenapa?? “ ucap riko lembut, riko benar
benar khawatir dengan keadaan nisa
“ aku gpp
mas” ucap nisa dengan senyumnya
“ serius?? Siapa
yang lakuin ini ke lo??”
Nisa hanya
diam dan menggeleng, mengartikan dia tidak ingin mengatakanya
“ ok, gue
gak akan maksa”
Merekapun diam
“ mas riko”
“ iya”
“ apa bener
__ADS_1
mas riko mau temenan dan deket sama nisa cuman buat taruhan??
Riko terkejut
mendengar hal itu,
dari mana nisa tahu hal ini?? Batin riko
sementara
nisa masih menunggu jawaban dari riko
“maaf “
ucap riko penuh penyesalan
Nisa hanya
diam
“iya gue
tau gue salah, please….maafin gue “
“ huft……”
nisa menghembuska nafas
“ nisa gak
marah sama mas riko, nisa cuman kecewa karena mas riko udah buat orang jadi
mainan, itu gak bagus mas “
“ serius lo
maafin gue ??”
‘ iya mas,
nisa gak ngerasa sakit hati kok, karena dari awal nisa udah membentengi hati
nisa, karena nisa tahu kita gak boleh mudah berharap sama orang kita hanya
boleh berharap sama Allah, karena kalau kita berharap sama manusia maka Allah
akan memberikan perihnya pengaharapan itu “
“ jadi dari
awal lo gak baper sama gue ??’
“
sejujurnya nisa sempet baper mas, sedikit, siapa sih yang baper mas, di
perhatikan laki laki, namun nisa langsung menyadarkan diri sendiri bahwa gak
boleh terlalu baper, apalagi sama hal yang belom pasti “
Mendengar
itu riko hanya bisa diam
Gue gak tau
harus seneng atau sedih, gue seneng karena ternyata nisa pernah baper sama
perhatianya, itu artinya riko sedikit udah berhasil menyentuh hati nisa, namun
dia sedih karena ternyata nisa membentengi diirnya dengan baik, itu berarti dia
akan sulit untuk menaklukan hati nisa
“ mas riko
jangan ulangin lagi ya? Karena itu bisa buat orang lain sakit hai “
“ iya nisa
“
“ tapi nis
gue seirus suka sama lo, lo mau gak jadi pacar gue?? Gue bakal berusaha bikin
lo selalu bahagia, gue bakal berusaha buat menjaga lo, biar gak ada yang bisa
gangguin lo” ucap riko dengan
Sementara tanpa
disadari oleh riko dan nisa faris mendengar pembicaraan mereka
__ADS_1
Please nis……jangan
terima riko, atau gue bener bener gak kuar batin faris