
SMA NUSANTARA
“ kita udah sampai bu”
“ wah…..bagus banget nduk
sekolah kamu”
“ tapi masih bagus AL FARS ya bu??”
‘ iya, tapi ini juga bagus”
Nisa mengajak ibunya masuk ke
dalam sekolah, saat masuk kedalam sekolah mereka menjadai pusat perhatian, bukan
karena mereka kagum namun karena terlihat aneh mungkin
Hampir semua yang hadir di
sekolah itu adalaha dari kalangan atas, karena memang SMA ini masih termasuk SMA
elit dikota ini
Hampir semua orang yang
datang kesini menggunakan mobil, bakan dilihat dari penampilanya pun mereka
sangat terlihat berkelas, baju baju yang mereka kenakan terlihat mahal
Nisa tidak memperdulikan orang
orang yang menatap aneh dan tidak suka ke arahnya dan ibunya, dia membawa
ibunya masuk ke ruang pertemuan
**************
“ alhamdulillah udah sampai
rei”
“ ya ma, ya ampun ma, panas
ya naik angkot”
“ iya, tapi seru kan???’’
“ iya ma seru, tapi emang
mama gpp, naik angkot panas”
‘ sebelum nikah sama papa
kamu mama ini pecinta angkot tau”
‘ hah??’
“ iya, cuman gara gara papa
kamu yang posesifnya minta ampun jadi mama gak dibolehin lagi naik angkot,
mama harus naik mobil, dan pakai supir, katanya nanti mama kepanasan lah,
yang capek lah, takut dijahatin orang lah, padahal selama ini mama baik baik aja
“
“ hahaha….itu namanya papa
sayang”
“ iya sih “
“ ya udah ma ayo masuk “
‘ ayo”
Reinan dan mama resti masuk
ke dalam sekolah, dan ya mereka menjadi pusat perhatian, jika biasanya mereka
__ADS_1
menjadi pusat perhatian karena ketampanan,kecantikan juga kekayaan dan nama keluarga
mereka. karena Hampir semua orang diselururh kota ini mengenal setiap anggota keluarga al
faris, namun siapa sangka hanya dengan mengubah sedikit penampilan membuat orang
orang tidak mengenali mama resti dan reinan
Seorang anak laki laki dengan
kaca mata besarnya, gigi nya yang monyong dan juga tompel di pipinya, sementara
sang ibu yang memakai daster yang jelek, kerudung yang jelek juga hanya
menggunakan sandal swallow
“ iuh…..benar benar tidak
selevel dengan kita”
‘ iya, ya ampun gak banget
deh, pasti orang miskin , kasian ya udah miskin jelek lagi “
“ iya
“ aduh….bukanya sekolah ini
adalah sekolah yang elit ya? Kenapa bisa ada orang orang miskin yang seklah
disini ???
dan masih banyak lagi cibiran cibiran yang mama resti dan reinan dengar tentang
mereka ,namun mereka tidak memperdulikanya mereka berjalan menuju tempat
pertemuan
***************
Saat memasuki ruang pertemuan, masih belum banyak orang tua yang datang,
namun beberapa kursi sudah terisi beberapa orang, kursi dibagian depan sudah
ibunya yang mempunyai mata minus, membuatnya terbatas dalam memandang objek
yang jauh
Di barisan kedua ada 2 bangku
yang kosong, nisa mengajak ibunya duduk disana
“ permisi bu” ucap nisa ramah
pada ibu ibu yang duduk di samping kursi
Ibu ibu berpenampilan mewah
itu hanya melihat nisa dari atas sampai bawah, lalu beralih pada ibu nisa yang
berdiri di sampingnya
“ apa kursi ini kosong??’
Ibu itu tidak menjawab namun
dia malah langsung pergi tanpa mengucapkan apapun
“ ibu duduk disini aja ya “
“ iya nduk “
Kenapa ya orang orang itu??
Batin nisa bertanya
*****************
“ mama mau cari tempat duduk
yang didepan “
__ADS_1
“ terserah mama deh “
Namun saat melihat bangku
paling depan sudah terisi akhirnya mama resti memilih duduk di bangku no 2,
disana masih ada kursi kosong
“ mama duduk disana aja rei”
ucap mama resti sambil menujuk ke arah bangku yang akan ditempatinya nanti
reinan pun mengikuti arah pandang
mamanya, terkejut karena dia melihat nisa yang tengah berdiri di belakang
bangku seorang ibu ibu, nisa berdiri sambil memijit pelan ibu itu
“ ma”
“ hemm??’
“ itu ma”
“ apa?”
“ itu cewek yang rei
suka” ucapku sambil berbisik
“ APA?”
“ shuut…..mama jangan teriak
teriak “
Ucapku pada mama karena kini
kami jadi pusat perhatian beberapa orang
“ hehehe….iya, maaf ya “
“ itu nisa ma”
“ oalah…jadi itu gadis yang
sudah berhasil mencairkan manusia es kamu rei??’
Aku hanya memutar bola mataku
malas
“ cantik rei, pinter kamu
milih calon mantu, hehehe “
‘ sholehah lagi, aduh….calon
mantu mama “ ucap mama sambil berjalan ke arah nisa dengan senyum di wajahnya,
meninggalkan aku yang masih berdiri disini, melihat mama yang berjalan
menghampiri nisa aku pun mengejar mama, takut mama akan mengucapkan hal hal
yang tidak tidak
“ permisi”
“ iya bu”
“ saya boleh duduk disini??”
“ iya bu, silahkan “
“ terimakasih ya a”
“ iya bu, smaa sama “ ucap
nisa dengan senyum manis nya
# mama resti belum apa apa udah caon mantu\, padahal authr juga mau jadi mantu mama resti\, gak dapet bapaknya dapet anaknya gpp deh
__ADS_1
BTW author udah up ya guys....