
Keesokan harinya
Hari ini adalah hari yang sudah ditentukan bahwa nando akan
datang ke rumah resti untuk melamar nya,
“ nduk…nanti pak nando itu jadi datang??” Tanya ibu endah
“ jadi bu, insyallah nanti habis ashar pak nando sekeluarga
akan datang”
“ ya sudah kalau begitu ibu akan masak makanan yang enak, kamu sendiri gimana ?? sudah memikirkan
semua dengan baik? Menikah itu keputusan yang besar nduk…, bapak sama ibuk mu
sudah menyerahkan semua keputusannya kepadamu, kami yakin apapun keputusanmu
itulah yang terbaik” ucap ibu endah, bude dari resti
“ iya bu, resti sudah memikirkan semua dengan baik, dan
insyaallah resti sudah siap “
“ iya nduk, ibu percaya sama kamu
Resti pun membantu ibu endah untuk membersihkan rumah dan
juga memasak, tak terasa waktu sudah menunujukan pukul 15.00 wib, sebentar lagi
akan masuk waktu sholat ashar
“ nduk..kamu siap-siap sana , nanti tamunya dateng kamu
masih belum cantik kan malu, sana! Ini biar ibu saja , tinggal sedikit lagi,
habis ini ibu juga akan siap-siap” ucap bu endah
“ iya bu, ya sudah resti tinggal dulu ya bu” ucap resti
“ iya “
Disisi lain
Nando merasa sangat gugup, jantungnya berpacu dengan cepat,
hari ini dia akan melamar resti, seorang wanita biasa yang bisa membuat hatinya
terus berdetak kencang walau hanya di dekatnya, membuat fikirannya selalu
tertuju padanya walau dia tak di hadapanya, ya memang aneh, awalnya nando hanya
menganggap itu hanya sebuah ketertarikan biasa, hanya karena merasa terhibur
dengan segala tingkah lakunya, namun lama-kelamaan entah dari mana perasaan itu
mulai muncul, perasaan peduli, tidak
ingin dia bersedih, dan perasaan takut kehilangan, ya anggap saja nando bodoh
menyadari perasannya pada resti, nando memang bukanlah seorang laki-laki yang
mudah ditaklukan oleh perempuan, walau banyak yang mengerjanya , bahkan tak jarang dari mereka memilki keunggulan yang
sangan baik namun tetap tidak dapat menembus dinding es dari seorang nando
alfaris, sehingga nandopun tidak pernah merasakan perasaan lain pada mereka,
hingga dia bertemu resti perasan itu muncul dan nando bingung dengan perasaan
yang dia miliki
Nando saat ini sedang berdiri di depan cermin, dia melihat penampilan dirinya sendiri apakah
__ADS_1
sudah rapi tau masih ada yang kurang, dia ingin tampil sebaik mungkin,
“ kamu mau berkaca sampai jam berapa nando, ini sudah telat,
kamu itu kaya anak gadis saja di depan cermin lama sekali” ucap sang mama
“ heheh…..”tawa nando sambil menggaruk tengkuknya yang tidak
gatal
“ sudah ayo, papa sudah menunggu di bawah , nanti dia marah
tidak mau mengantar kamu lamaran lo” ucap mama
“ jangan dong ma…iya ya ayo ma” ucap nando
Merekapun berangkat menuju rumah resti
** RUMAH RESTI**
Resti yang sudah selesai dengan rutinitas sorenya pun mulai
merapikan dirinya dan sedikit memberikan polesan makeup ke wajahnya, jujur dia
merasa sangat gugup saat ini, berkali-kali resti menarik nafas dalam dan
mengeluarkan perlahan , tak lama ada suara ketukan pintu
“ nduk…kamu sudah siap?? Itu tamunya sudah datang” ucap bu
endah
“ ya allah….bu….. resti gugup” ucap resti
“ sudah gpp, ayo turun bareng sama ibu “ ucap ibu endah
Nando pov
Tak butuh waktu lama kami sudah sampai di depan rumah resti,
rumahnya, dan beberapa tanaman yang membuat rumah ini terkesan sejuk dan indah
Tok…tok…tok…
“ assalamualaikum…” ucap pak haris( ayah dari nando )
Tak lama kemudian munculah waniita paruh baya yang masih
terlihat cantik, yang aku tebak adalah ibu dari resti
“ waalaikumussalam…, oalah…iya pak silahkan masuk” ucap ibu
endah ramah
Kami pun masuk kedalam rumah, rumah yang terlihat
sederhana namun sangat rapi dan bersih
“ silahkan duduk dulu” ucap bu endah mempersilahkan kami
duduk
Kami pun langsung duduk di sofa yang sudah di sediakan
“ permisi ya, saya tinggal sebentar”
Kami pun mangangguk dan bu endah berlalu pergi, aku merasa
sangat gugup saat ini, berkali-kali aku menarik nafas dalam dan
mengehembuskanya perlahan, unuk mengurangi sedikit perasaan gugupnya
“ sudah…kamu jangan terlalu tegang begitu, biasa saja, dulu ayah
__ADS_1
juga biasa saja waktu melamar mamamu” ucap pak haris
“ oh….jadi dulu waktu mama nerima lamaran papa , terus papa
langsung pingsan itu papa biasa aja” ucap mama
“ ih…mama, jangan bongkar rahasia papa dong….., apalagi di
depan anak kita, papa kan malu” ucap pak haris
“ hahaha….gitu papa ngatain nando” ucap nando
“ habis kamu itu aneh, wajar bila seorang laki-laki gugup saat melamar seorang yang dia cintai,
iya kan ma??”
“ gak tau” ucap mama dengan sedikit membung muka karena malu
Tak lama kemudian ibu endah datang dengan membawa nampan berisi minuman
“ silahkan diminum dulu, “ ucap bu endah sambil menyuguhkan
minuman
“ iya bu terimakasih “ ucap mama nando
“ kalau begitu saya panggilkan restinya dulu ya bu” ucap bu
endah
Bu endah pun berlalu pergi naik kelantai atas yang aku
yakini adalah dimana tempat kama resti
Tak lama kemudian bu endah turun dengan seorang
disampingnya, ya dia adalah resti, dan….resti terlihat begiitu cantik, dengan gamis berwarna putih
dan kerudung berwarna pink, dia telihat anggun dan…..cantik
aku terpana , hati yang sedari tadi berusaha aku tenangkan
kini berpacu lebih cepat
resti datang dan langsung mencium tangan mama tapi tidak
dengan papa, karena memang bukan mahromnya, nanti setelah kami menikah baru
papa akan mahrom dengan resti
“ ya ampun cantik sekali… jadi ini yang namanya resti??”ucap mama
“ iya tante’ ucap resti sambil tersenyum, lagi- lagi aku terpana
untuk kedua kalinya oleh senyum manis nan menawan itu
“ em….jadi begini bu, sebelumnya kami meminta maaf karena
sudah merepotkan resti dan bu endah,niat kami kesini sangat baik, kami ingin
melamar putri ibu untuk anak saya nando alfaris” ucap papa
“ kalau itu saya sangat senang pak, karena niat baik bapak
tadi, tapi untuk jawabanya saya serahkan semua kepada resti” ucap bu endah
Bagaimana nduk?? Apakah kamu menerima lamaran dari nak nando
ini?? “ ucap bu endah
kira-kira lamaranya pak nando diterima apa di tolak ya??
maaf ya para readers....baru bisa update soalnya masih sibuk nyiapin buat akreditasi, doakan semuanya lancar ya....amiin…., tapi mulai saat ini aku usahain akan lebih sering update, ya...walau telat-telat dikit, hehehe.....
__ADS_1
makasih yang udah mau nungguin….see you...