ISTRIKU SEORANG KPOPERS

ISTRIKU SEORANG KPOPERS
lamaran


__ADS_3

Keesokan harinya


Hari ini adalah hari yang sudah ditentukan bahwa nando akan


datang ke rumah resti untuk melamar nya,


“ nduk…nanti pak nando itu jadi datang??” Tanya ibu endah


“ jadi bu, insyallah nanti habis ashar pak nando sekeluarga


akan datang”


“ ya sudah kalau begitu ibu akan masak makanan yang  enak, kamu sendiri gimana ?? sudah memikirkan


semua dengan baik? Menikah itu keputusan yang besar nduk…, bapak sama ibuk mu


sudah menyerahkan semua keputusannya kepadamu, kami yakin apapun keputusanmu


itulah yang terbaik” ucap ibu endah, bude dari resti


“ iya bu, resti sudah memikirkan semua dengan baik, dan


insyaallah resti sudah siap “


“ iya nduk, ibu percaya sama kamu


Resti pun membantu ibu endah untuk membersihkan rumah dan


juga memasak, tak terasa waktu sudah menunujukan pukul 15.00 wib, sebentar lagi


akan masuk waktu sholat ashar


“ nduk..kamu siap-siap sana , nanti tamunya dateng kamu


masih belum cantik kan malu, sana! Ini biar ibu saja , tinggal sedikit lagi,


habis ini ibu juga akan siap-siap” ucap bu endah


“ iya bu, ya sudah resti tinggal dulu  ya bu” ucap resti


“ iya “


Disisi lain


Nando merasa sangat gugup, jantungnya berpacu dengan cepat,


hari ini dia akan melamar resti, seorang wanita biasa yang bisa membuat hatinya


terus berdetak kencang walau hanya di dekatnya, membuat fikirannya selalu


tertuju padanya walau dia tak di hadapanya, ya memang aneh, awalnya nando hanya


menganggap itu hanya sebuah ketertarikan biasa, hanya karena merasa terhibur


dengan segala tingkah lakunya, namun lama-kelamaan entah dari mana perasaan itu


mulai  muncul, perasaan peduli, tidak


ingin dia bersedih, dan perasaan takut kehilangan, ya anggap saja nando bodoh


menyadari perasannya pada resti, nando memang bukanlah seorang laki-laki yang


mudah ditaklukan oleh perempuan, walau banyak yang mengerjanya , bahkan  tak jarang dari mereka memilki keunggulan yang


sangan baik namun tetap tidak dapat menembus dinding es dari seorang nando


alfaris, sehingga nandopun tidak pernah merasakan perasaan lain pada mereka,


hingga dia bertemu resti perasan itu muncul dan nando bingung dengan perasaan


yang dia miliki


Nando saat ini sedang  berdiri di depan cermin, dia melihat penampilan dirinya sendiri apakah

__ADS_1


sudah rapi tau masih ada yang kurang, dia ingin tampil sebaik mungkin,


“ kamu mau berkaca sampai jam berapa nando, ini sudah telat,


kamu itu kaya anak gadis saja di depan cermin lama sekali” ucap sang mama


“ heheh…..”tawa nando sambil menggaruk tengkuknya yang tidak


gatal


“ sudah ayo, papa sudah menunggu di bawah , nanti dia marah


tidak mau mengantar kamu lamaran lo” ucap mama


“ jangan dong ma…iya ya ayo ma” ucap nando


Merekapun berangkat menuju rumah resti


** RUMAH  RESTI**


Resti yang sudah selesai dengan rutinitas sorenya pun mulai


merapikan dirinya dan sedikit memberikan polesan makeup ke wajahnya, jujur dia


merasa sangat gugup saat ini, berkali-kali resti menarik nafas dalam dan


mengeluarkan perlahan , tak lama ada suara ketukan pintu


“ nduk…kamu sudah siap?? Itu tamunya sudah datang” ucap bu


endah


“ ya allah….bu….. resti gugup” ucap resti


“ sudah gpp, ayo turun bareng sama ibu “ ucap ibu endah


Nando pov


Tak butuh waktu lama kami sudah sampai di depan rumah resti,


rumahnya, dan beberapa tanaman yang membuat rumah ini terkesan sejuk dan indah


Tok…tok…tok…


“ assalamualaikum…” ucap pak haris( ayah dari nando )


Tak lama kemudian munculah waniita paruh baya yang masih


terlihat cantik, yang aku tebak adalah ibu dari resti


“ waalaikumussalam…, oalah…iya pak silahkan masuk” ucap ibu


endah ramah


Kami pun masuk kedalam rumah, rumah yang terlihat


sederhana  namun sangat rapi dan bersih


“ silahkan duduk dulu” ucap bu endah mempersilahkan kami


duduk


Kami pun langsung duduk di sofa yang sudah di sediakan


“ permisi ya, saya tinggal sebentar”


Kami pun mangangguk dan bu endah berlalu pergi, aku merasa


sangat gugup saat ini, berkali-kali aku menarik nafas dalam dan


mengehembuskanya perlahan, unuk mengurangi sedikit perasaan  gugupnya


“ sudah…kamu jangan terlalu tegang begitu, biasa saja, dulu ayah

__ADS_1


juga biasa saja waktu melamar mamamu” ucap pak haris


“ oh….jadi dulu waktu mama nerima lamaran papa , terus papa


langsung pingsan itu papa biasa aja” ucap mama


“ ih…mama, jangan bongkar rahasia papa dong….., apalagi di


depan anak kita, papa kan malu” ucap pak haris


“ hahaha….gitu papa ngatain  nando” ucap nando


“ habis kamu itu aneh,  wajar bila seorang laki-laki gugup saat melamar seorang yang dia cintai,


iya kan ma??”


“ gak tau” ucap mama dengan  sedikit membung muka karena malu


Tak lama kemudian ibu endah datang dengan membawa  nampan berisi minuman


“ silahkan diminum dulu, “ ucap bu endah sambil menyuguhkan


minuman


“ iya bu terimakasih “ ucap mama nando


“ kalau begitu saya panggilkan restinya dulu ya bu” ucap bu


endah


Bu endah pun berlalu pergi naik kelantai atas yang aku


yakini adalah dimana tempat kama resti


Tak lama kemudian bu endah turun dengan seorang


disampingnya, ya dia adalah resti, dan….resti terlihat  begiitu cantik, dengan gamis berwarna putih


dan kerudung berwarna pink, dia telihat anggun dan…..cantik


aku terpana , hati yang sedari tadi berusaha aku tenangkan


kini berpacu lebih cepat


resti datang dan langsung mencium tangan mama tapi tidak


dengan papa, karena memang bukan mahromnya, nanti setelah kami menikah baru


papa akan mahrom dengan resti


“ ya ampun cantik  sekali… jadi ini yang namanya resti??”ucap mama


“ iya tante’ ucap resti sambil tersenyum, lagi- lagi aku terpana


untuk kedua kalinya oleh senyum manis nan menawan itu


“ em….jadi begini bu, sebelumnya kami meminta maaf karena


sudah merepotkan resti dan bu endah,niat kami kesini sangat baik, kami ingin


melamar putri ibu untuk anak saya nando alfaris” ucap papa


“ kalau itu saya sangat senang pak, karena niat baik bapak


tadi, tapi untuk jawabanya saya serahkan semua kepada resti” ucap bu endah


Bagaimana nduk?? Apakah kamu menerima lamaran dari nak nando


ini?? “ ucap bu endah


kira-kira lamaranya pak nando diterima apa di tolak ya??


maaf ya para readers....baru bisa update soalnya masih sibuk nyiapin buat akreditasi, doakan semuanya lancar ya....amiin…., tapi mulai saat ini aku usahain akan lebih sering update, ya...walau telat-telat dikit, hehehe.....

__ADS_1


makasih yang udah mau nungguin….see you...


__ADS_2