
"maaf mas, dari awal Nisa berprinsip gak akan pacaran, Nisa cuman pengen fokus ke pendidikan dulu, maaf y mas" ucap Nisa
Riko yang mendengar itu hanya menunduk, menyembunyikan perasaannya, sebenarnya dia tahu bahwa dia akan di tolak namun kenapa rasanya tetap menyakitkan
melihat Riko yang hahya diam menunduk membuat Nisa tidak enak hati dan merasa bersalah
" mas Riko?"
"aku gpp nis" ucap Riko sambil berdiri memalingkan pandanganya,jujur saat ini ia tidak bisa bertatapan dengan Nisa
" Gue duluan, sorry, Lo ati ati y" ucap Riko lalu berlalu pergi
Nisa hanya bisa melihat kepergian Riko, dia menyukai Riko namun sebagai seorang teman yang baik, dia juga sudah menganggap Riko seperti kakaknya, yang melindunginya dan menolongnya dia saat butuh, sejujurnya hatinya sudah dimiliki orang lain, walau sekarang Nisa gak tau gimana kabar orang itu
" nis" panggil Faris
" eh? mas Faris"
" nih" ucap Faris sambil memberikan botol minumanya
" makasih mas Faris " dan di balas anggukan oleh Faris
" Riko mana?" tanya Faris
" mas Riko tadi udah duluan "
lagi lagi Faris hanya mengangguk
" gue seneng Nisa nolak Riko,tapi gue juga takut gimana kalo Nisa juga nolak gue? apalagi Nisa masih pengen fokus belajar batin Faris
__ADS_1
*****
" Lo kenapa Rik??" tanya Aldi
" Nisa nolak gue
" serius Lo?? gila juga si Nisa nolak Lo"
" gue sih gak kaget" ucap Bima tiba tiba
" kenapa?"
" Nisa beda sama cewek lain, gue yakin dia gak akan gampang luluh cuman modal tampang,dompet, dan nama aja "
Aldi hanya mengangguk membenarkan perkataan Bima
" gue mesti gimana? sakit rasanya " ucap Riko
namun mereka juga kasih dengan Riko, pertama kali selama pertemanan mereka, mereka melihat Riko benar benar menyukai seorang gadis, ya walaupun awalnya niat Riko salah, namun mereka tahu Riko benar benar menyukai Nisa
" Lo harus dewasa rik, Lo gak boleh nyerah, inget! seorang riko gak pernah nyerah " ucap Bima menyemangati Riko
" tapi dia nolak gue"
" mungkin sekarang dia nolak Lo,tapi gak tau nanti kan? yang penting sekarang Lo harus selalu melindungi Nisa, itu kan tujuan Lo pengen jadi pacar Nisa, tanpa jadi pacarnya Lo tetep bisa jagain dia "
karena sibuk memikirkan penolakan Nisa san sakit hatinya, Riko Sampai lupa tentang kejadian yang menimpa Nisa tadi
" di, Bim, tadi..,"
__ADS_1
mengalirkan cerita apa yang di alami Nisa tadi
" GILA! siapa yang berani berbuat begitu? gak punya otak!" ucap Bima emosi
" kita harus cari tahu" ucap Aldi
" gak usah, gue tahu siapa pelakunya, dan gue udah punya bukti dan rencana, kalian harus bantu gue" ucap Riko
gue gak boleh egois, walau Nisa udah nolak gue, gue tetep bakal jagain Nisa dari orang orang yang pengen nyakitin dia,batin Riko
*******
keesokan harinya seluruh siswa heboh dengan berita yang tersebar di seluruh sekolah, bahwa Cindy wanita cantik dan sexy idaman pria di sekolah ini tiba tiba keluar, tidak ada yang tahu apa alasannya, namun berita itu benar benar membuat heboh satu sekolah
tak terkecuali Nisa, dia pun terkejut dengan yang terjadi, kemaren Cindy baru saja membullynya lalu kenapa sekarang dia keluar dari sekolah
tak lama kemudian Riko masuk dengan wajah datanya, Nisa yang melihat Riko masuk dia hanya menundukkan kepalanya, dia masih merasa tak enak hati dengan Riko
riko duduk tenang di bangkunya tanpa menganggu Nisa tak seperti rutinitasnya sejak pagi, yang selalu mengganggu Nisa
Riko juga mendengar beberapa anak yang sedang bergosip tentang Cindy
ternyata dia lebih milih keluar dengan keinginannya sendiri, tapi bagus deh berarti yang gue lakuin kemaren gak sia sia batin. Riko
gue akan selalu jaga Lo nis, bagi gue perasaan dan keselamatan Lo lebih penting dari pada perasaan gue batin Riko sambil memandang punggung Nisa yang duduk di depannya
# wah....kira kira Riko ngapain nih?
si Riko bucin amat y, kapan t author punya pacar kaya Riko diam diam perhatian 🤣🤣
__ADS_1
visual Riko yg lagi serius liati Nisa😍😍🥰