
NISA POV
menurut kalian apa itu kehidupan? Ada yang mengatakan hidup itu
pengorbanan dan ada yang mengatakan hidup itu perjuangan, atau masih banyak lagi, entahlah…aku juga tak tau, yang
aku tau hanyalah menjalani kehidupan ini, menjalani dan hanya menjalani,
diusiaku yang baru menginjak 10 tahun bapak pergi meninggalkan aku
dan ibuk karena sakit yang di deritanya, sungguh sedih hati ini kehilangan
seseorang yang sangat kamu banggakan dari kecil, seseorang yang memberimu rasa
aman disetiap pelukanya, pelukan hangatnya, dan kini aku tak dapat merasakanya
lagi,
kehidupan aku dan ibuk bertambah sulit, kami harus memenuhi
kebutuhan kami sehari hari, kami hanyalah orang desa yang minim pengetahuan,
kami hanya orang desa yang lebih mengandalkan alam untuk menyambung hidup
sehari hari kami
satu satunya sumber penghasilan kami yaitu sawah yang tidak seberapa
itu harus dijual untuk membantu biaya pengobatan bapak, namun sayang semua itu
tidak mencukupi sehingga memaksa kami harus terjebak dengan hutang, dan
mengharuskan ibuk menyerahkan rumah kami kepada rentenir itu
kami pun terpaksa menyusul bulek, adik dari ibuk, satu satunya
keluarga kami yang tersisa, karena kakek nenek dari ibuk dan bapak sudah tidak
ada, dan bapak adalah anak tunggal, sehingga hanya bulek sari lah yang bisa
kami mintai tolong
dan kini aku dan ibuk harus tinggal di Jakarta, kota yang besar,
dan ramai, ya disini sangat ramai,berbeda dengan saat di desa, kehidupan disana
sangat tenang, di jakarta banyak bangunan tinggi dan bagus, sungguh aku takjub
melihatnya , dan disinilah kehidupan ku dan ibuk yang baru akan di mulai
sekolah, mungkin bagi sebagian anak adalah hal yang menyebalkan,
harus bangun pagi, menghabiskan waktu disekolah dengan belajar, belajar dan
belajar, tapi percayalah bagi sebagian anak sekolah adalah tempat yang sangat
ingin didatangi
keterbatasan biaya membuat anak anak seperti aku harus sabar, dan
berjuang keras untuk bisa bersekolah, mengandalakn diri sendiri agar terus bisa
mencari ilmu dengan tujuan mempunyai masa depan lebih baik lagi
untuk sementara aku memutuskan untuk tidak
melanjutkan sekolah, dan membantu ibuk berjualan kue, Alhamdulillah kue buatan ibuk disukai banyak
orang, dan semakin hari semakin ramai pembeli, kalau seperti ini aku bisa menabung
dan melanjutkan pendidikanku yang sempat tertunda , namun saat kami merasa
__ADS_1
semua sudah mulai membaik allah berikan cobaan pada kami, tempat yang kami
tempati malah sudah dimiliki orang lain, bahkan dagangan kami dihancurkan,
kaget, sedih, dan takut jadi satu namun aku sungguh harus kuat demi ibuk,
melihat ibuk menangis membuatku tak tega, aku pun memeluk ibuk berusaha
memberikan kekuatan pada ibuk
namun perayalah setiap kesulitan pasti ada kemudahan, seperti saat
ini aku dan ibuk tengah bersiap siap untuk berjualan kue di tempat yang baru,
entah siapa malaikat yang membantu kami sehingga tiba tiba ada seorang yang
datang kepada kami dan menawarkan tempat baru untuk kami berjualan, dan
insyallah tempat ini lebih baik dari pada sebelumnya
“ semuanya sudah siap bu’
“ ya sudah ayo berangkat
NISA POV END
“ nduk itu ditaruh disitu, dan ini di tata disini ya ‘ ucap buk
sri yan tengah sibuk menyiapkan semuanya
Nisa dan buk sri tengah sibuk menyiapkan makanan makanan yang akan
mereka jual, mereka berencana bukan hanya menjual kue namun menjual makanan yang
lain dan lebih ke makanan makanan jawa, seperti soto, nasi pecel, nasi kuning
dll
makanan sudah tertata rapi di etalase, agar tetap terjaga kebersihan makanan
itu
“ Alhamdulillah buk, semuanya sudah selesai “ ucap nisa
“ iya nduk, Alhamdulillah semuanya sudah siap, semoga hari ini
banyak yang beli makanan kita ya nduk”
“ iya buk, amiin….”
Kini mereka hanya tinggal menunggu bel istrirahat berbunyi, dan
sebentar lagi kantin yang sepi ini akan segera dipenuhi dengan para siswa yang
tengah kelaparan
Tettt…teettt…..
Suara bunyi bel istirahat sudah berbunyi inilah waktunya untuk
anak anak beristirahat, entah sekedar ngobrol dengan temanya, bermain, belajar,
ataupun mengisi perut yang mulai keroncongan
“ wah….ada menu baru nih, mau deh “ ucap salah seorang siswa
“ iya silahkan mbak”
“ ibuk saya mau pesen nasi kuningnya terus lauknya ini sama ini ya
buk”
__ADS_1
“ iya mbak “
Terliahat buk sri tengah sibuk menyiapkan pesanan
“ini mbak “
Terilihat siswa itupun menerima dan membayar makanan yang dia pesan
dan dia pun duduk di bangku yang disiapkan bersama dengan teman temanya
Dia terlihat menikmati makanannya , dan terlihat dia mengobrol dengan teman temannya, tak lama
kemudian banyak siswa yang mulai berdatangan ke kedai ibuk sri, dan Susana sangat
ramai
Nisa yang melihat ibuknya kewalahan mulai membantu, banyak sekali
yang memesan makanan,
" saat suasananya sudah mulai lengah dan sepi buk sri dan nisa pun duduk untuk beristirahat
" alhamdulillah....buk hari ini dagangan kita laris
" iya nduk, alhamdulillah..."
ada seorang siswi yang sangat cantic yang dating di kedai mereka
" permisi bu, saya mau pesen "
" iya mbak, mau pesen apa"
" wanita itu pun menyebutkaan apa yang dia pesan"
" jadi nasinya 3 dan minumnya es teh aja mbak?"
" iya buk"
" ya tunggu ya mbak"
" eh, maaf buk tapi bias tidak kalau diantar saja, soalnya saya buru buru'
" iya mbak, diantar kemana?"
" itu buk, yang ada 2 orang lak laki tengah duduk"
" iya mbak, "
siswi cantik tadi membayar pesananya dan pergi
" nduk...ini tolong kamu antar kesana ya "
" iya buk"
nisa pun pergi ke maja yang di maksud, disana duduk seorang siswa cantik tadi dan 2 orang laki laki yang tidak terlihat wajahnya, karena membelakangi nisa
ya allah…..mbak nya cantik banget kaya artis, ini juga kayaknya mas nya 2 ganteng, dari belakang udah kelihatan ganteng, apalagi dari depan, sekolah ini kayaknya isinya kaya artis semua ya batin nisa
" silahkan dinikmati mbak, nya yang cantik dan mas nya yang ganteng " ucap nisa sambil tersenyum ramah, namun itu tak bertahan lama saat dia tau siapa laki laki di hadapanya
“ KAMU! “
“ AWAKMU!”
# hallo...readers....maafkan author ya yang sudah sangat sangat lama tidak update\, sebagai gantinya author akanup 2 bab hari ini\,insyallah
author akhir akhir ini sibuk sekali, dan lagi ide author gak mau jalan, kan author jadi sedih, hiks….hiks…..
doakan author ya readers.....semoga ide author bisa lancar, amiin….
bye readers.....love you all....
__ADS_1