
Tak terasa sudah seminggu nisa berjualan di sekolah ini, dan
selama itu pula hubungan pertemanan antara nisa dan sania terjalin baik,
begitupun dengan reno dan reinan, walau reinan tetaplah reinan yang dingin dan
tak banyak bicara
Setiap istirahat dan nisa selesai membantu ibunya, dia pasti akan
mengobrol dengan reno,rei, dan sania,beruntungnya walaupun mereka dari keluarga
yang kaya namun mereka benar benar menghargai nisa, dan tak pernah memamerkan
kekayaan mereka, nisa pun senang berteman dengan mereka, bukan karena mereka
anak orang kaya, tapi karena mereka baik dan mau berteman nisa apa adanya , dan
nisa sendiri juga merasa nyaman berteman dengan mereka
NISA POV
Sudah seminggu aku dan ibuk berjualan di kantin sekolah ini, dan
seminggu ini pula aku dibuat takjub oleh sekolah ini, kalian tau sekolah ini benar
benar sekolah yang sangat sangat bagus, bahkan aku tak pernah membayangkan ada
sekolah seperti ini, atau mungkin memang aku saja yang kurang wawasan, hehehe
Sania, reno dan rei adalah anak anak yang beruntung yang bisa
bersekolah disini, mereka beruntung
mereka bisa bersekolah disini sekolah yang sangat bagus, tanpa memikirkan
biaya, berbeda denganku, namun aku tak iri dengan mereka, karena aku yakin
rencana Allah itu lebih indah, walau mungkin aku tidak seberuntung mereka tapi
aku masih mempunyai ibuk dan bulek yang sayang denganku
Mereka adalah anak anak yang baik, walau dari keluarga yang kaya raya
mereka tidak pernah menganggapku rendah, bahkan mereka selalu datang mencariku
dan mengobrol denganku setiap waktu istirahat dan aku senggang
Hubungan kami jadi semakin dekat, ya aku memang paling dekat
dengan sania, dan reno karena mereka terbuka terhadapku namun tidak dengan rei,
dia sangat dingin bukan hanya kepadaku namun kepada semua orang, ya …itu
pendapatku selama mengenal dia seminggu ini
NISA POV END
Hari ini seperti hari hari biasanya, nisa dan buk sri berjualan di
kantin, dan seperti biasanya kantin sekolah selalu ramai oleh para siswa yang
sudah lapar setelah belajar dengan buku buku, namun itu tidak bertahan lama
saat ada seorang siswa yang berteriak ke anak anak lain
“ temen temen ! anak SMP nusantara tanding basket ama sekolah
kita, ayo kita nonton ke lapangan !” ucap siswa itu
Dan para siswa yang mendengar itupun langsung berlari menuju
lapangan, seakan akan mereka memang menantikan pertandingan ini, bahkan dalam
sekejap kantin sudah menjadi sangat sepi
“ nisa….” Ucap sania sambil mengatur nafas setelah berlari
“ hai san”
“ kamu lagi apa??”
“ gk ngapa ngapain”
“ ya udah ikut gue sekarang “
“ emang kenopo?”
“udah deh ayo”
“ buk nisa sama sania pergi dulu geh??”
__ADS_1
“ iya nduk gpp” ucap buk sri
Sania menyeret nisa ke seuatu tempat, nisa pun hanya kut saja akan
di bawa kemana oleh sania, dan ternyata mereka menuju ke lapangan yang sudah
terlihat sangat ramai oleh para siswa siswi
“ ono opo iki san??” tanya nisa
“ reno sama rei mau tanding”
“ tanding apa?”
“ tanding basket”
“ oalah….”
“ ayo kita liat mereka, kita kasih semangat ke mereka
“ liat apa??”
“ pertandingan basket lah nisa “
Sania dan nisa pun berdiri di sisi lapangan bersama para siswa
yang lain, jujur mereka agak sulit mendapat tempat di depan karena para siswa
yang menonton sangatlah banyak, dan mereka harus menerobos kerumunan agar bisa
sampai di depan
“ reinan reinan reinan reinan “
Sorak penonton terdengar sangat keras
“ san, ini semuanya kok semangat banget to??? “
“ iya lah nis, pertandingan ini tu pertandingan yang paling ditunggu, karena kita tu sekarang lagi melawan sekolah musuh kita, sekolah yang selalu jadi rival kita “
“ hah?? Terus kok reinan aja yang di sorakin”
“ iya lah nis, lihat rei ganteng banget kan?? Tuh lihat
keringatnya bercucuran jadi tambah keren “ ucap sania
“ yo sih rei itu emang ganteng”
“ bukan cuman itu nis, rei itu idola di sekolah kita, udah
“ badboy itu apa san??
“ ya ampun nis…..badboy itu kaya istilah cowok cowok nakal gitu”
“ oalah….”
“ rei itu pokoknya idaman banget deh, sayang sikapnya dingin
banget, jadi susah deh aku mau deketin dia”
“ kan kamu sekarang udah deket sama dia, tak lihat cuman kamu
perempuan yang dekat sama rei dan reno”
“ iya sih…kalau dibilang deket sih enggak ya, tapi dibanding
dengan perempuan yang lain aku memang
yang bisa sedikit lebih dekat dengan rei, kamu gak suka gitu nis sama rei??”
“ hah?? Aku??? Enggak lah san, aku cuman pengen sekolah aja, belum
mikirin suka sukaan”
Sania yang mendengarnya pun hanya mengangguk, karena dia ingin
fokus memperhatikan orang yang dia suka, yang mana saat bermain basket ketampannanya
akan meningkat 1000%, hehehe
“ yeay….reinan reinan “ sorak para penonton saat rei berhasil
mencetak poin untuk timnya
Prriiit…..
Suara peluit berbunyi menandakan permainan telah selesai dengan
dimenangkan oleh tim dari reinan, dan teman teman, kini mereka tengah
beristirahat di tempatnya masing masing
__ADS_1
Sania yang melihat rei istirahat pun berniat menghampiri rei untuk
sekedar memberi minum pada reinan
“ nis, ikut gue yuk”
“ kemana??”
“ ke rei, gue mau kasih nih minum”
“ lah???malu aku san”
“ kenapa malu??”
“ lihat itu cowok semua, dan lagi aku juga bukan murid sekolah
ini”
“ ih…..udah deh gpp, please…..temenin gue ya??” ucap sania memohon
“ ya udah deh” ucap nisa yang tak tega melihat sania
Sania dan nisa pun menuju tempat dimana rei dan teman temanya
beristirahat, namun karena tempat istirahta mereka yang ada di sisi lain
lapangan yang agak jauh dari mereka, nisa dan sania harus melewati tempat
istirahat dari anak anak basket sekolah
SMP nusantara
“ eiits…mau kemana?? “ Tanya seorang laki laki
“ apaan lo?? Minggir” ucap sania
“ mau kemana?? Boleh kenalan gak??”
“ apaan sih?? Minggir gak??”
“ ih….mentang mentang cantik sok judes”
“ masnya mingggir dong “ ucap nisa
:” siapa lo ikut campur? Gue cuman mau kenalan aja sama cewek ini,
heran gue kenapa sekolah ini ceweknya cantik cantik ya?? Kalo gue punya cewek
dari sekolah ini kayaknya nama gue bakal langsung naik deh di sekolah, hahaha”
“ udah nis, kita pergi aja “ ucap sania sambil menggandeng tangan
nisa, namun sebelum mereka benar benar pergi tangan sania di cekal oleh
seseorang
“ gue cuman mau kenal sama lo” ucap anak laki laki tadi
“ apaan sih lo! Lepas gak??” ucap sania sambil marah
“ masnya tolong lepasin
sania, kasian mas” ucap nisa
“ lo tu gak usah ikut campur! Lo tu bukan anak sekolah ini kan?? Lihat
baju lo tu kampungan” ucap orang itu, nisa yang mendengarnya sungguh geram,
nisa ingin sekali melawan dia bukanlah anak yang penakut, namun dia tidak mau membuat masalah bagi ibunya
“ tapi mas….” Belum sempat nisa menyelesaikan ucapnya dia sudah
didorong oleh seseorang
“ gue bilang lo gak usah ikut campur! Cewek kampung!” ucap cowok
itu yang sudah melepaskan cekalanya pada sania
“ ya ampun nis, lo gpp kan??” ucap sania khawatir dan langsung
menolong nisa
“ aku gpp san”
Tiba tiba ada sebuah bola yang dilempar ke arah laki laki itu dan
terkena lenganya dengan keras
“ sial! Siapa yang ngelempar bola ini woy!” ucap orang itu marah marah
“ gue”
__ADS_1
# wah…..kepo gak kepo gak??? hahaha....tunggu author update ya hehehe
dah....author mau tidur dulu ya, bye bye...hhooaammmm