
Tiba tiba
‘ adek nisa…” ucap seorang laki laki yang berjalan cepat kea rah mereka
Kalian pasti tau kan siapa yang datang, ya benar dia adalah mamad
“ kok gak nungguin mas sih dek? Dari tadi mas nunggu dek nisa di parkiran “
“ maaf ya mas, nnisa lupa ‘
Padahal bukan lupa tapi memang nisa sengaja tidak menemui mamad
Sedangkan semua yang ada disitu memutar bola matanya malas
“ lo nempel mulu sih ama nisa?’ Tanya reno
“ y gpp lah, kan calon suaminya dek nisa”
“ PD banget lo” ucap bima
“ kalian itu siapa to?? Kok ikut ikut aja “
“ kita temannya nisa”
‘ cuman temen to? Aku ini calon suamnya dek nisa”
“ ngarang aja lo, emang nisa mau jadi istri lo?”
“ mau kok’
“ hahaha…asal lo tau aja temen gue lebih segalanya dari pada lo, dia lebih ganteng lebih kaya dari lo. dia juga
suka sama….mpppttthhh” ucap reno terputus setelah reinan membekap mulutnya yang
tak berhenti ngomong
“ maaf ya ini anak emang cerewet’ ucap reinan tak enak pada teman teman nisa yang baru dikenalnya
‘ mereka semua hanya mengangguk dengan senyum “
“lo kenapa sih rei? Gue tu….” Ucap reno berhenti saat reinan menatapnya tajam
‘ okay, sorry ‘
Mereka pun melanjutkan makan kembali
__ADS_1
Hampir aja gue keceplosan, abisnya
punya temen satu culun amat tinggal bilang suka, greget gua batin reno
**********************
“ capek gue’ ucap reno ketika mereka sudah kembali ke rumah
“ gitu aja capek, culu amat lo”
“ biarin sih, suka suka gue lah “
“ ren gue mau ngomong sama lo’ ucap reinan lalu berjalan keluar dari rumah diikuti dengan reno
Aduh…pasti soal tadi deh batin reno
Di bawah pohon rindang dengan hamparan luar di depanya reinan duduk di atas rerumputan liar yang tumbuh
disana
“ kenapa rei?” ucap reno ikut duduk di samping reinan
‘ memandang hamparan sawah hijau yang ada di depanya dengan semielir angin yang memainkan rambut mereka
‘ lo tau gue suka nisa?” Tanya reinan
Menghela nafas reno melanjutkan ucapanya
“ dan untk pertama kal gue lihat lo sepeduli itu sama cewek, mungkin orang lain gak tau kalo lo suka sama nisa tapi
dari cara lo memandang dan memperlakukan nisa itu udah nunjukin lo suka sama
dia”
“ huftt….” Reinan menghela nafasnya mendengar penuturan reno
“ lo bener, gue suka sama nisa”
“ kalo lo emang suka harusnya lo nyatain perasaan lo”
“ gue takut’
‘ hahaha….seorang reinan bisa takut?”
“ gue takut nisa nolak gue, apalagi denger dia suka sama orang lain “
__ADS_1
“ gimana kalo ternyata orang yang nisa suka itu lo”
Mendengar itu reinan menoleh kearah reno
“ lo harus coba rei. Sebelum lo nyesel kehilangan dia tanpa lo berusaha” mendengar hal itu reinan terdiam dan
merenung
“ sekarang gue tau apa yang harus
gue lakuin ren”
“ nah…gitu dong,semangat bro”
“ thanks ya”
“ yoi’
Mereka mengahbiskan pagi itu dengan mengobrol ringan
Hari menjelang malam, adzan magrib berkumandang, mega merah yang terpancar dari barat membuat warna orange yang indah di langit, bagaika lukisan yang sangat indah memanjakan mata
Satu persatu orang keluar dari masjid setelah melaksanakan sholat magrib, warga disini sangat ramah terhadap
mereka, bertanya siapa, dan dari mana, menawarkan makan juga bermain kerumanya,
ya bgitulah ciri khas orang desa, walau tidak saling mengenal namun mereka
sangat ramah terhadap tamu yang ada, rasa kekeluargaan masih terasa disini
Kini semuanya tengah berkumpul di depan kamar, seperti biasa setelah melaksanakan sholat magrib mereka akan duduk di teras menunggu nisa atau sania memanggil mereka untuk makan malam
Namun tiba tiba terlihat sebuah mobil masuk pekarangan rumah nisa, mereka yang di teras yang memang berhadapan dengan rumah nisa tyang ada di sebrang jalan depan sana bisa melihat dengan jelas mobil tersebut, mereka semua melihat dengan seksama mobil siapakah yang kini sudah terparkir di halaman rumah nisa
Terlihat 4 orang keluar dari mobil,
sepasang suami istri paruh baya dan 2 orang lagi laki laki dan seorang perempuan yang terlihat lebih muda dari mereka
Siapa mereka? Itu lah pertanyaan yang pertama kali muncul di otak mereka saat melihat mereka semua keluar dari mobil
Temaram lampu membuat pandangan mereka tak jelas, baru saat keempat orang itu berdiri di teras di bawah lampu
teras mereka tau siapa itu, seorang laki laki yang sangat dikenal wajahnya oleh
mereka
__ADS_1
“ mamad?” ucap mereka bersama
# makasih yang udah nungguin cerita ini, target author akan segera selesai sih, semoga aja author bisa ngebut ya hehehe, makasih sekali lagi buat dukungan dan respon positif nya