ISTRIKU SEORANG KPOPERS

ISTRIKU SEORANG KPOPERS
akan mengaku


__ADS_3

Tiba tiba


‘ adek nisa…” ucap seorang laki laki yang berjalan cepat kea rah mereka


Kalian pasti tau kan siapa yang datang, ya benar dia adalah mamad


“ kok gak nungguin mas sih dek? Dari tadi mas nunggu dek nisa di parkiran “


“ maaf ya mas, nnisa lupa ‘


Padahal bukan lupa tapi memang nisa sengaja tidak menemui mamad


Sedangkan semua yang ada disitu memutar bola matanya malas


“ lo nempel mulu sih ama nisa?’ Tanya reno


“ y gpp lah, kan calon suaminya dek nisa”


“ PD banget lo” ucap bima


“ kalian itu siapa to?? Kok ikut ikut aja “


“ kita temannya nisa”


‘ cuman temen to? Aku ini calon suamnya dek nisa”


“ ngarang aja lo, emang nisa mau jadi istri lo?”


“ mau kok’


“ hahaha…asal lo tau aja temen gue lebih segalanya dari pada lo, dia lebih ganteng lebih kaya dari lo. dia juga


suka sama….mpppttthhh” ucap reno terputus setelah reinan membekap mulutnya yang


tak berhenti ngomong


“ maaf ya ini anak emang cerewet’ ucap reinan tak enak pada teman teman nisa yang baru dikenalnya


‘ mereka semua hanya mengangguk dengan senyum “


“lo kenapa sih rei? Gue tu….” Ucap reno berhenti saat reinan menatapnya tajam


‘ okay, sorry ‘


Mereka pun melanjutkan makan kembali

__ADS_1


Hampir aja gue keceplosan, abisnya


punya temen satu culun amat tinggal bilang suka, greget gua batin reno


**********************


“ capek gue’ ucap reno ketika mereka sudah kembali ke rumah


“ gitu aja capek, culu amat lo”


“ biarin sih, suka suka gue lah “


“ ren gue mau ngomong sama lo’ ucap reinan lalu berjalan keluar dari rumah  diikuti dengan reno


Aduh…pasti soal tadi deh batin reno


Di bawah pohon rindang dengan hamparan luar di depanya reinan duduk di atas rerumputan liar yang tumbuh


disana


“ kenapa rei?” ucap reno ikut duduk di samping reinan


‘ memandang hamparan sawah hijau yang ada di depanya dengan semielir angin yang memainkan rambut mereka


‘ lo tau gue suka nisa?” Tanya reinan


Menghela nafas reno melanjutkan ucapanya


“ dan untk pertama kal gue lihat lo sepeduli itu sama cewek, mungkin orang lain gak tau kalo lo suka sama nisa tapi


dari cara lo memandang dan memperlakukan nisa itu udah nunjukin lo suka sama


dia”


“ huftt….” Reinan menghela nafasnya mendengar penuturan reno


“ lo bener, gue suka sama nisa”


“ kalo lo emang suka harusnya lo nyatain perasaan lo”


“ gue takut’


‘ hahaha….seorang reinan bisa takut?”


“ gue takut nisa nolak gue, apalagi denger dia suka sama orang lain “

__ADS_1


“ gimana kalo ternyata orang yang nisa suka itu lo”


Mendengar itu reinan menoleh kearah reno


“ lo harus coba rei. Sebelum lo nyesel kehilangan dia tanpa lo berusaha” mendengar hal itu reinan terdiam dan


merenung


“ sekarang gue tau apa yang harus


gue lakuin ren”


“ nah…gitu dong,semangat bro”


“ thanks ya”


“ yoi’


Mereka mengahbiskan pagi itu dengan mengobrol ringan


Hari menjelang malam, adzan magrib berkumandang, mega merah yang terpancar dari barat membuat warna orange yang indah di langit, bagaika lukisan yang sangat indah memanjakan mata


Satu persatu orang keluar dari masjid setelah melaksanakan sholat magrib, warga disini sangat ramah terhadap


mereka, bertanya siapa, dan dari mana, menawarkan makan juga bermain kerumanya,


ya bgitulah ciri khas orang desa, walau tidak saling mengenal namun mereka


sangat ramah terhadap tamu yang ada, rasa kekeluargaan masih terasa disini


Kini semuanya tengah berkumpul di depan kamar, seperti biasa setelah melaksanakan sholat magrib mereka akan duduk di teras menunggu nisa atau sania memanggil mereka untuk makan malam


Namun tiba tiba terlihat sebuah mobil masuk pekarangan rumah nisa, mereka yang di teras yang memang berhadapan dengan rumah nisa tyang ada di sebrang jalan depan sana bisa melihat dengan jelas mobil tersebut, mereka semua melihat dengan seksama mobil siapakah yang kini sudah terparkir di halaman rumah nisa


Terlihat 4 orang keluar dari mobil,


sepasang suami istri paruh baya dan 2 orang lagi laki laki dan seorang perempuan yang terlihat lebih muda dari mereka


Siapa mereka? Itu lah pertanyaan yang pertama kali muncul di otak mereka saat melihat mereka semua keluar dari mobil


Temaram lampu membuat pandangan mereka tak jelas, baru saat keempat orang itu berdiri di teras di bawah lampu


teras mereka tau siapa itu, seorang laki laki yang sangat dikenal wajahnya oleh


mereka

__ADS_1


“ mamad?” ucap mereka bersama


 # makasih yang udah nungguin cerita ini, target author akan segera selesai sih, semoga aja author bisa ngebut ya hehehe, makasih sekali lagi buat dukungan dan respon positif nya


__ADS_2