
Tak tarasa kurang seminggu waktu pernikahan mereka akan di
lakukan selama itu juga hubungan resti
dan pak nando semakin dekat, mereka lebih sering mengobrol mulai dari hanya
menanyakan kabar via phone ataupun
bertemu secara langsung dan disitu mereka mulai mengenal satu sama lain dan
mulai bisa menerima satu sama lain
NANDO POV
Tak terasa waktu pernikahan gue ama resti tinggal seminggu
lagi, gue gak sabar menungu saat itu, rasanya semakin mendekati hari H kenapa
hati gue makin deg –deg an ya, makin tegang dan jujur gue gak sabar banget,
semakin kesini gue semakin mengenal resti, semakin gue mnegenalnya gue juga
semakin kagum sama dia, walau dia kelihatan pecicilan dan bar-bar tapi ternyata
dia lebih dewasa, diabisa bersikap dewasa , dia sabar, dia pengertian dan
pastinya selalu bisa bikin gue suka ama dia , unch…..jadi kangen gue
(author : Dasar nando bucin…ha..ha..ha…. )
(nando: biarin thor…namanya
juga orang lagi jatuh inta, emang author sampek sekarang masih jomblo..ha…ha…ha….)
( author : jelbb!!! Udah
ah author marah nih, author mau pergi aja gak mau nulis lagi, mau cari jodoh aja, MAK!!!! CARIIN JODOH BIAR GAK
DIKATAIN JOMBLO!)
Lanjut ke cerita
RESTI POV
Tak terasa kurang satu minggu pernikahan antara aku dan pak
nando akan dilaksanakan , jujur aku sangat gugup,dan selama beberapa minggu ini
kami saling mengenal satu sama lain, ternyata pak nando tidak seburuk yang aku bayangkan selama
ini dia adalah sosok yang baik, hangat, dan pehatian, namun yang membuat aku
jatuh hati kepadanya adalah dia adalah laki-laki yang mempunyai agama yang baik
dan insyallah bisa menjadi imam yang baik untuku, aku benar-benar senang karena
allah mendatangkan pak nando sebagai jodohku ,semoga allah memberikan
kebahagian dan keharmonisan dalam keluargaku nanti , amiin…
AUTHOR POV
Karena pernikahan yang kurang satu minggu lagi, maka baik
resti ataupun pak nando sudah disibukan dengan berbagai aktifitas, walau
persiapan perniakahn sudah di atur dengan baik oleh orang tua dari pak nando
namun resti dan nando masih mempunyai tanggung jawab lain, nando yang masih
sibuk dengan urusan kantornya, walaupun dia sudah mengambil cuti dari kampus,
__ADS_1
namun tidak dengan kantornya, dia akan berusaha menyelesaikan tugasnyaselama
seminggu kedepan, nando adalah orang yang bertanggung jawab, dia tidak ingin
menunda-nunda sesuatu yang nantinya akan memberatkan dia sendiri
Sementara resti sendiri sudah cuti dari kampusnya, karena
dia akan membantu calon mama metuanya untuk menyiapkan berbagai kebutuhan
perniakahan
Tut….tut…tut….
Halo assalamualaiku…” ucap resti
“ waalaikuussalam….resti kamu dimana ??” ucap nando
“ emmm…saya sedang berada di minimarket pak depan gang rumah
saya, ada apa pak??” ucap resti
“ tidak apa-apa, saya akan jemput kamu, kamu tunggu saya”ucap
nando
“ baik pak” ucap
resti
“ ya sudah kalau begitu kamu tutup teleponya “
“ kenapa saya pak??”
“ karena saya gak mau
berhenti meendengar suara kamu, sejujurnya” ucap nando
dekat satu sama lain nando tak sekaku dulu, dia sering membuat wajah resti
memerah karena malu, contohnya seperti saat ini
“ baiklah pak,assalamualaikum” ucap resti
“ waalaikumussalam “ ucap nando
Dan restipun langsung menutup sambungan telefon
Setalah selesai dengan belanjaanya resti pun berjalan keluar
dari minimarket, dia menunggu nando yang masih belum datang, akhirnya dia memutuskan untuk duduk di salah satu bangku
yang ada di depan minimarket sambil memainkan hp nya
Tak lama kemudian ada seseorang yang memberikan coklat padanya
dia kira itu nando, dia langsung melihat siapa yan memberikan coklat itu, namun
saat dia tau siapa yang memberikanya dia langsung terkejut, orang yang selama
ini dia rindukan ada di hadapan matanya, resti bahkan sampai menangis terharu
“ kenapa? Tidak rindu padaku?? Tanya orang itu
Resti yang sangat senang langsung berhambur ke pelukannya,
mereka saling berpelukan satu sama lain, melepas rindu yang lama terpendam
Tiba-tiba ada sebuah tangan yang menarik resti jauh dari
orang itu , ya dia adalah nando
__ADS_1
“ apa-apa an ini?, siapa kamu? Meluk-meluk calon istri saya,
saya tekankan ya, jauhi calon istri saya, saya saja yang calon suaminya tak
berani memeluknya, kamu laki-laki asing malah berani-berani nya memeluknya “
ucap nando dengan muka yan memerah menahan emosi
Resti yang masih kaget dengan datangnya nando yang tiba-tiba
, ingin menjelaskan kepada nando namun laki-laki asing itu lebih dulu berbicara
“ heh….asal kamu tau aku ini lebih mengenalnya dari pada
kamu, dan aku ini orang yang berharga di hidupnya” ucap laki-laki itu
“ apa kamu bilang??! “ ucap nando
“ kenapa? tidak suka?, ya sudah, sekarang aku akan membawa
resti pulang” laki-laki asing itu pun menggandeng tangan resti dan mengajaknya naik motor namun segera nando
menahan tangan resti
“ kumohon jangan ikut denganya, “ ucap nando berusaha
menahan resti
“ maaf pak, nanti saya jelaskan dirumah, mohon bapak juga
ikut kerumah saya” ucap resti melepaskan tangan nando dari tanganya
Nando hanya diam tak bergeming dari tempatnya, fikiranya
kosong, muncul banyak pertanyaan di benaknya
Siapa laki-laki itu? Apa hubunganya dengan resti? Dan apa
tadi dia bilang? Berharga?? Tidak! Aku tidak akan kehilangan resti, tidak akan
kubiarkan orang lain merebut resti dariku, aku harus membuat resti percaya
padakau , ya harus!
Nando baru sadar dari lamunanya saat melihat resti dan
laki-laki itu telah menaiki montor
menuju rumah resti, nando langsung menyusul resti ke rumahnya
Saat sampai di depan rumah resti nando melihat motor yang
dipakai oleh laki-laki tadi ada di depan rumah,
Berarti laki-laki tadi masuk ke dalam rumah?? Tidak bisa
dibiarkan!
Nando yang saat itu sudah menahan emosi langsung masuk tanpa mengucapkan salam, fikiranya
hanya tertuju pada resti, dia takut terjadi apa-apa dengan resti,saat masuk
nando langsung berteriak
“ mana laki-laki itu! Aku akan berikan dia pelajaran! “ ucap
nando dengan keras
Namun saat dia sampai di dalam betapa terkejutnya dia
# waduh...siapa lagi ini? kenapa nih?
__ADS_1
tunggu episode selanjutnya ya.....