
" makasih ya kar,udah anterin aku"
" iya, sama sama, tapi kamu yakin kamu gpp??'
" iya aku gpp kok, kamu tenang aja"
" kalau kamu mau cerita kamu bisa cerita ke aku, sekarang lebih baik kamu istirahat, aku tau kamu psti butuh waktu buat menerima semua ini"
" iya, makasih ya kar, kamu udah ngertiin aku"
" iya, sekarang kamu masuk, aku mau pulang dulu tadi papa udah nyariin aku"
" iya, ati ati y"
" siap, assalamualaikum"
" waalaikumussalam"
sementara di cafe 4 laki laki itu masih duduk termenung disana, mereka duduk tanpa ada obrolan, mereka sibuk dengan fikiran masing masing, sungguh melihat nisa dengan tatapan terluka membuat hati mereka gelisah
" semua ini gara gara lo"
" kok gue??"
" kalo aja lo gak ngomong soal taruhan itu pasti nisa gak akan terluka"
" terus lo mau bohongin nisa gitu??"
" lo juga bohongin nisa ya"
" udah udah, kita disini sama sama salah, lo rei, salah karena udah bohongi kita semua dengan penyamaran lo, dan kita rik salah karena udah buat nisa jadi bahan taruhan "
" tapi udah lama banget bim, sekarang kita tulus sama nisa "
__ADS_1
" sebaik baiknya bangkai ditutupi pasti bakal kecium juga, niat kita salah rik, kita tetep salah"
" terus mau gimana??"
" kita harus minta maaf ama nisa"
" setuju" ucap reinan
" kapan ??"
" besok gimana ??"
" ok, lebih cepat lebih baik " ucap riko
" tapi....gue takut nisa gak akan maafin kita " ucap aldi
mendengar itu semuanya terdiam, benar juga bagaimana kalau nisa membenci mereka, bagaimana kalau nisa tidak mau bertemu mereka, bagaimana kalau nisa tidak memaafkan mereka
sekar kembali ke cafe tempat teman temanya tadi, dia berkata bahwa papa nya mencarinya itu tidaklah bohong, namun papa hanya mencarinya bukan menyuruhnya pulang,
" sekar?? gimana nisa?? ucap riko
" dia baik baik aja kan??" tanya reinan
terlihat kedua lelaki itu menghawatrikan nisa
" tadi dia di jalan nangis, sampai rumah pun dia masih keliatan sedih"
" terus nisa gpp kan?'
"nisa gpp kok, tenang aja, nisa itu wanita baik, dia lebih kuat dari yang kalian bayangkan, dan gue yakin nisa pasti maafin kalian "
" kenapa lo ngomong gitu ??"
__ADS_1
"karena nisa anak baik, dia bukan tipe orang pendemdam , "
mereka semua mengangguk mengerti, kenal dengan nisa sekian lama mereka tau nisa adalah anak yang baik dan mudah memafkan orang lain
" ya udah kalau gitu besok kita ke rumah nisa aja "
" jangan! jangan besok, biarkan nisa menenangkan dirinya dulu, kasih dia waktu buat sendiri "
" terus kapan??"
" minggu depan kita ada pengambilan ijazah, saat itu kita akan minta maaf ke nisa, karena aku yakin nisa pasti masuk sekolah"
' okay minggu depan kita semua bakal minta maaf ke sekar "
" okay"
" semoga aja nisa mau maafin kita y, guemau kita kaya dulu lagi temenan "
" iya bener"
" makasih ya kar udah bantuin kita"
" kita kan teman, aku juga gak mau kalai pertemanan kita merenggang "
entah sejaka kapan mereka menjadi teman yang dekat
mereka semua setuju dengan ide sekar, biarkan nisa memikirkan semuanya, dia butuh waktu menenangkan dirinya
semoga saja nisa mau memaflan mereka
# hay...author balik lagi\, maaf ya kali ini partnya pendek\, author udah ngantuk banget ini\, besok lagi ya insayallah...
selamat membaca
__ADS_1