
“ mbak aku mau berangkat dulu ya, kemaren kan aku udah gak masuk
gak enak kalo sekarang aku gak masuk” ucap bu sari
“ iya ,kamu hati hati ya”
“ iya mbak, assalamualaikum “
“ iya, walaikumussalam “
Bu sari pun berangkat bekerja, beliau bekerja menjadi seorang OG
di sebuah perusahaan yang ada di Jakarta, seorang dari desa dengan pendidikan
yang hanya sampai SMP, karena keterbatasan biaya membuatnya tidak bisa
melanjutkan pendidikanya ke jenjang berikutnya, nekat merantau ke Jakarta untuk
bisa mendapat pekerjaan dan bisa membantu biaya keluarga didesa
Bisa menjadi OG disebuah perusahaan besar sudah sangat disyukuri
oleh bu sari, karena walau hanya menjadi OG namun gaji yang diterima sudah
lebih dari cukup untuk membantu
kebutuhan keluarga di desa dan biaya hidupnya
“ buk….bulek sudah berangkat??”
“ iya sudah, kamu sudah mandi??”
“ iya bu, ibu masak apa ??”
“ itu tadi cuman bikin nasi goreng”
“ wah…masakane ibuk emang paling enak”
“ halah…kamu itu,sudah cepet makan”
“ iya buk’
Pagi itu adalah pagi pertama bagi resti berada di Jakarta, Jakarta
benar benar kota besar, disini tidak ada kata sepi dari pagi sudah terdengar
suara orang orang yang mulai beraktifitas
Hari sudah menjelang sore,
hari ini benar benar hari yang membosankan bagi nisa dan buk sri, bagaimana
tidak seharian ini mereka hanya menghabisakan waktu dengan menonton TV, karena
tidak tau apa yang harus dikerjakan, ingin keluarpun mereka belum mengenal para
__ADS_1
tetangga, dan mereka juga tidak kenal daerah sini, takutnya kalau mereka keluar
malah nyasar
“ assalamualaikum….”
“ waalaiakumussalam, sudah pulang sari “
“ iya mbak”
“ kamu kayak e capek banget”
“ iya mbak,bekerja jadi OG benar benar melahkan, “ ucap bulek sari
sambil duduk di atas karpet
“ ya sudah kamu mandi biar mbak sama nisa aja yang masak “
“ nah…kalau denger mbak masak aku semangat, masakanya mbak itu enak
banget”
“ halah kamu itu sama aja kaya nisa “
“ hehehe, y wes mbak aku tak mandi dulu ya”
“iya, mandi terus sholat”
“ iya mbak…”
MAKAN MALAM
“ bukan enak bulek tapi ueeeenaak………” ucap nisa
“iya bener kamu nis “
“ halah kalian iki iso ae”
“ hehehe”
“ o iya mbak nisa gak mau
lanjut sekolah apa ?”
“ emmm….ya pengen sari tapi…mbak gak ada biaya “
Nisa pun hanya diam, jujur dalam hatinya dia sangat ingin
melanjutkan sekolahnya namun dia tidak mau memakasakn keinginannya itu, dia tau
betul bagaimana kehidupan ekonomi keluarganya
“ emm….nisa tunggu bulek gajian nanti kamu daftar sekolah di sini
saja ya”
__ADS_1
“ gak usah sari, mbak gak mau ngerepotin kamu “
“ mbak iki apa to mbak, nisa ki ponakanku satu satu ne, aku gak
mau nisa hidupnya kaya kita, karena terhambat biaya sekolah cuman sampek SMP,
habis itu nikah jadi petani dan hidup dalam kesusahan, aku gak mau mbak, biar
cukup dulu aja ibuk sama bapak gak bisa biayain kita, aku mau nisa punya masa
depan yang lebih baik, dia itu pinter mbak “
“ kamu bener sari, tapi “
“ udah mbak gak usah bingung, rezeki udah ada yang ngatur selama
kita mau berusaha pasti bisa”
“ iya kamu bener, biar aja nisa sekolah ‘
“ bener buk?? Nisa bisa lanjutkan sekolah nisa lagi??” ucap nisa
antusias
“ iya nduk, kejar impian kamu “
“ iya buk, makasih buk , makasih bulek’
“ iya “
Nisa benar benar merasa
bahagia karena dia bisa melanjutkan pendidikanya lagi
Alhamdulillah ya allah nisa
bisa melanjutkan pendidikan nisa lagi, semoga
“ o iya sari , mbak rencananya mau jualan kue sama nasi pecel,
mbak kan bisa masak, ya setidaknya mbak punya kegiatan dari pada mbak sama nisa
cuman berdiam diri dirumah tidak punya kerjaan “
“o iya mbak gpp, coba mbak jualan di lapangan yang ada didepan
gang, nanti tak bilangin yuni yang jualan disana juga, biar mbak dicarikan
tempat disana “
“ iya gpp” ucap buk sri senang
# hay author hari upload 2 bab nih...
author kasih bocoran dikit nih….habis ini adalah yang kalian tunggu tunggu yatu bertemunya nisa dan.…….
__ADS_1
tebak aja sendiri deh hahaha....
bye...love you all