ISTRIKU SEORANG KPOPERS

ISTRIKU SEORANG KPOPERS
Episode 65


__ADS_3

“ ma, pa, rei berangkat dulu ya” ucap rei sambil mengambil tas nya


dan menghampiri resti


“ kamu udah selesai sarapanya?”


“ udah ma”


“ ya udah hati hati”


“ iya ma. Rei pamit dulu pa” ucap rei sambil mencium tangan kedua


orang tuanya


“ adek kakak yang cantik…kakak berangkat dulu ya” ucap rei pada


ana


“ iya kak, hati hati ya kak”


“ iya,ya sudah ma, pa assalamualaikum”


“ waalaikumussalam”


Merekapun melanjutkan sarapan kembali


“ ma, papa udah selesai, papa berangkat ya, ayo sayang kamu udah


kan??” ucap nando pada anaknya yangcantik


“ ayo pa”


“ eh…mas tunggu dulu, aku kan mau bareng kamu”


“ lah?? Emang mama mau kemana ?”


“ aku pengen kesekolahnya ana, kan ada undangan wali murid


kemaren”


“ ya udah papa tunggu di depan ya”


“ iya mas, aku ambil tas sebentar’


Tak lama kemudian merekapun sudah berangkat menuju ke sekolah ana


DI JALAN


“ mas nanti di depan lapangan berhenti sebentar ya,aku mau beli


kue yang kemaren rei bawa, “


“ iya, papa juga suka kue itu”


Setelah menempuh waktu beberapa menit, kini nando dan resti  sudah sampai di depan lapangan, mereka


mengelilingi lapangan untuk mencari penjual kue yang di beli rei kemaren


“ itu mas, ada pasar  kecil,kayaknya disitu deh mas”


“ tapi mobil nya gak bisa kesana sayang, bagaimana ??”


“ ya sudah mas parkir saja dulu, biar aku saja yang kesana “

__ADS_1


“ kamu yakin kesana sendiri ? nanti kalo ada yang godai kamu


gimana”


“ih…mas nih, siapa juga yang mau godain ibu ibu”


“ kamu kan tetep cantik walau sudah ibu ibu”


“ ih…mas nih, ya sudah mas aku kesana ya, mas tenang saja, lagian


hanya dekat disitu”


‘ ya sudah kamu hati hati ya sayang”


“ iya mas”


Resti pun berjalan menyusuri sebuah pasar kecil yang ada di sisi


lapangan, daerah pasar ini memang diperuntukan hanya untuk pejalan kaki, jadi


kedaraan seperti motor dan mobil tidak bisa masuk ke dalam


Saat resti tengah sibuk mencari penjual kue, betapa terkejutnya


resti


“ya Allah..”


NISA POV


Hari ini aku dan ibuk akan berjualan lagi, hanya aku dan ibuk,


karena hari ini bulek harus masuk keja jadi tidak bisamembantu aku dan ibuk, aku


sangat bersyukur disini aku dan ibuk hidup lebih baik, warga disini ramah,


dan tak perlu di ganggu oleh pak danang lagi


“ nduk ayo berangkat” ucap ibuk membuyarkan lamunanku


“ iya buk”


Bulek sudah berangkat sedari tadi, dan kini aku dan ibuk sedang


dalam perjalanan menuju  ke pasar


PASAR


Kini aku dan ibuk enah menata makanan dan kue kue di atas meja,


tak berapa lama ada beberapapembeli yang berniat membeli dagangan kami, padahal


baru kemaren kami berjualan Alhamdulillah sudah banyak orang yang ingin membli


kue kami, mungkin mereka suka dengan kue buatan ibuk yang memang menggunakan


bahan bahan berkualitas dan baik


Namun tiba tiba


BRAKK


Ada seorang yang menggebrak meja kami, yang membuat kami, dan

__ADS_1


bahkan beberapa pelanggan terkejut


“ heh!! Siapa lo?? Berani banget lo jualan di tempat gue “ ucap


seorang laki laki berkulit gelap, bertubuh tinggi dan kekar benar benar


menakutkan


“ maaf pak, ada apa ya?” Tanya ibuk


“ lo siapa?? Ini tempat daganan gue, kenapa lojualan disini”


“ maaf pak,kami gak tau,tapi kata nya disini gak ada yang


nempatin” kini aku yang berbicara


“ lo berani ama gue? HA!” ucap orang itu dan langsung  membanting kue kue yang ada di meja


“ ya Allah pak, apa yang bapak lakukan?”


“ kenapa? Lo berani ?


Saat nisa akan maju dan melawan bapak itu, ibuk sri menceganhnya,


ibuk sri khawatir kepada putri semata wayangnya itu, dia memang sangat


beraninamun laki laki di hadapanya kini bukanlah tandingan putrinya


“ sudah nduk, sudah” ucap buk sri sambil berderai air mata


“ tapi buk”


“ sudah…ibuk  mohon”


“ iya buk” ucap nisa lesuh


 “ pokoknya besok  gue mau lo gak jualan disini lagi, ngerti gak


lo!?”


“ iya pak, maaf’ ucap bu sri yang ketakutan


“ awas lo ya” ucap orang itu sambil berlalu pergi


Ibuk sripun menangis sambil terduduk, nisa yang melihat itupun


langsung memeluk ibuk sri


“ hiks….nduk…pie iki?”


“ sudah buk,tenang”


Orang orang yang melihat hanya bisa menatap iba pada kedua orang


ibu dan anak itu, mereka tidak berani ikut campur karena bapak tadi adalah


preman di daerah situ, dan terkenal sangat ganas


Setelah beberapa saat ibuk sri sudah kembali tenang, dan tangisnya


sudah mereda, nisa membantu ibuk sri membereskan kue kue yang berserakan, tanpa


mereka sadari ada sepasang mata yang mengawasi mereka dan melihat kejadian yang

__ADS_1


terjadi


“ ya Allah….kasian sekali mereka, aku harus membantu  mereka”


__ADS_2