ISTRIKU SEORANG KPOPERS

ISTRIKU SEORANG KPOPERS
keceplosan


__ADS_3

KELAS


“ dew…kok pak nanang gak dateng-dateng ya? Padahal ini udah


10.20  lo, apa jangan-jangan hari ini


kita free ya?” ucap resti


“ iya mungkin, tapi res, biasanya kalau pak nanang gak masuk


tuh pasti kasih kabar,lah ini gak ada kabar, mungkin pak  nanang terlambat kali”


“ iya sih”


Tak lama kemudian  datanglah


seorang pangeran tampan, seperti biasa semua mahasiswa akan tersihir oleh


ketampanan sang pangeran


Subhanallah…..ya allah….ganteng sekali sih….ciptaan engkau


satu ini, ya allah jadikan lah pangeran ini jadi jodoh  hamba ya allah ucap resti dalam hati


Lamunan semua siswa terbuyar karena suara yang sangat merdu


“ selamat pagi  semuanya, saya disini menggantikan pak nanang”


Namun semua yang telah membuat mereka memuji si pangeran


langsung hilang dan tergantikan aura dingin yang keluar dalam diri pak nando,


wajah tampanya tak mampu membuat  para


mahasiswa nyaman , sekarang yang di takutkan semua mahasiswa adalah  pak nando dan aura dinginya


“ baiklah sekarang buka buku kalian halaman 56,” ucap nando


masih dengan wajah datar dan suara dinginya itu


Nando pun menuliskan materi yang akan di kerjakanya di papan


tulis

__ADS_1


“  wi, pak nando


kenapa sih? Lihat deh, suasana kelas langsung jadi serem cuy, lebih serem kaya


kuburan”  ucap resti sambill


berbisik-bisik


“ hus, enak aja kelas ini di samain kaya kuburan , tapi


emang sih, liat aja tuh anak-anak kayak patung kagak ada ada yang berani gerak,


nih pak nando kayaknya badmood banget deh” ucap dewi sambil berbisik-bisik


juga


“ hey! Kalian yang ngomong sendiri” ucap nando dengan suara


yang sedikit meninggi


Resti dan dewi pun langsung menoleh ke sumber suara


******! Pak nando


nada dingin


Resti dan dewi pun bingung dan hanya saling pandang , karena


saat ini mereka bukan hanya dipandang oleh pak nando namun semua mata tertuju


pada mereka


“ kalo saya Tanya di jawab, jangan diem aja, kalian bisu?


Kenapa kalian ngobrol sendiri?” Tanya pak nando dengan nada yang sudah meninggi


Dewi yang saat itu bingung harus menjawab apa, hanya melihat


ke arah resti, dewi sangat takut bermasalah dengan pak nando, dia takut tidak


lulus mata kuliah ini, resti yang tau ketakutan dewi pun memberi isyarat kepada


dewi agar tenang, dewi pun mengambil nafas lalu mengeluarkanya perlahan, saat

__ADS_1


dewi akan menjawab pertanyaan pak nando resti mencegah dewi dan meyakinkanya


agar resti saja yang menjawab pertanyaan dari pak nando


Resti pun berdiri dan meminta maaf


“ maaf pak, kami salah”


“ saya tidak bertanya kamu salah apa tidak, yang saya


tanyakan kamu ngapain ngobrol sendiri?”


“ saya gak ngobrol sendiri pak, saya ngobrol  berdua, dikira saya gila ngobrol sendiri gak ada temenya, lagian kita


tuh lagi ngomongin bapak kelas ini jadi kaya kuburan waktu bapak dateng ” ucap


resti tanpa sadar dan langsung menutup mulutnya dengan tangan


Dan hal itu sontak membuat semua orang kaget, termasuk dewi


Harusnya tadi gue aja yang ngomong, kan si resti tu mulutnya


emang suka blong, ****** kan jadinya kalau kaya gini  batin dewi


“ apa!?, jadi menurut kamu saya ini kaya setan gitu?” ucap


nando yang sudah tidak bisa menahan emosinya lagi


“ enggak pak, bukan itu maksud saya” ucap resti berusaha


membela diri


“ sudah sekarag kamu ikut saya ke ruangan saya “


“ tapi pak..”belum sempat resti menyelesaikan ucapanya


“ SEKARANG!”


“ BAIK PAK!” ucap resti spontan karena kaget dengan teriakan


pak nando


# waduh...kira-kira resti bakal diapain nih??

__ADS_1


__ADS_2