
ruangan dosen nando
setelah mendapat panggilan dari pak nando tadi resti langsung
menuju ke kantor pak nando, sebenarnya resti sangat ingin mengajak dewi, karena
dia mungkin tidak akan mampu berhadapan langsung dengan pak nando setelah apa
yang sudah terjadi, entah kenapa hatinya sekarang merasa selalu berdebar bila
bertemu dengan pak nando, tidak seperti dulu
ayolah resti ini cuman ketemu pak nando, seperti biasa,
kenapa nih jantung harus pake berdebar segala sih, jadi salah tingkah kan gue,
mana resti yang dulu?? Yang blak-blak an , gak jaim, lah ini kok gue jadi sok
sok an kalem gini, gak boleh nih..ayo resti lo pasti bisa ngadepin pak nando
batin resti
ya sekarang restisedang berdiri tepat di depan ruangan dosen
pak nando, dia sedang bergelut dengan fikiranya sendiri, ada yang aneh dengan
jantungnya, dengan mengumpulkan segala keberanianya resti memutuskan untuk
masuk ke ruangan pak nando
“ assalamualaikum pak..” ucap resti
“ waalaikumussalam, masuk ! ” jawab nando
“ permisi pak…” ucap
resti saatmasuk kedalam ruangan pak nando
“ oalah…kamu, silahkan duduk dulu” ucap nando
Setelah mempersilahkan resti duduk nando mengambilkan minum
untuk restidan menaruhnya di hadapan resti
Ya allah…kagak salah nih??pak nando? Ngambilin gue minum??
Mimpi apa gue, biasanya juga gue di marahain
“ silahkan diminum” ucap nando yang berhasil memecah lamunan
resti
__ADS_1
Resti yang saat itu sudah duduk di sofa yang berhadapan
dengan nando, meminum air yang di berikan nando, karena jujur saat ini dia
merasa sangan gugup
“ resti” panggil nando
“ iya pak??” ucap resti
“ saya mau ngomongin soal kemaren” ucap nando
“ baik pak” ucap resti
“ besok sesuai ucapan saya, saya dan kedua orang tua
saya akan datang kerumah orang tua kamu,
untuk melamar kamu” ucap nando
Resti tidak tau harus bagaimana dan harus menjawab apa
“ saya harap kamu sudah menyiapkan jawaban yang baik bagi
saya “ ucap nando
Resti masih diam, dia merasa sangat gugup, dia tidak tau
menikah, keputusan yang besar di dalam hidup
Nando yang melihat restihanya diam dan melihat ada raut
cemas dan ragu mulai ingin meyakinkan resti
“ resti..saya benar –benar suka sama kamu, saya tidak tau
apa yang ada dalam diri kamu sampai saya bisa suka sama kamu, kalau dilihat pun
banyak lebih cantik dan lebih sempurna dari pada kamu” ucap nado
Sial! Pake nyama –nyama in lagi, dasar dosen nyebelin
“ tapi….cuman kamu yang saya inginkan, entah kenapa saya
hanya ingin kamu yang mendapampingi saya” ucap nando melanjutkan
“ tapi pak..anda terlalu sempurna untuk saya, saya ini bukan
apa- apa, bila di banding dengan gadis –gadis yang mengejar bapak” ucap resti
“ saya gak peduli, saya cuman mau kamu, saya juga sadar saya
__ADS_1
bukanlah lelaki romantis yang bisa dengan mudah mengucapkan kata –kata manis
pada gadis yang disuka, saya sadar saya terlalu kaku akan hal itu, tapi satu hal lagi yang harus kamu tau, bahwa kamu
adalah gadis pertama yang ada di dalam hati saya, dan saya berharap hanya kamu
selamanya yang ada di hati saya, saya ingin mengkat kamu dengan tali yang suci,
saya ingin menjaga kamu , melindungi kamu, menjadi imam yang baik buat kamu, dan
mencintai kamu, mempunyai keluarga kecil yang bahagia dengan mu, dan saya tulus”
ucap nando
Resti melihat mata nando yang penuh dengan keyakinan akan
apa yang diucapkanya tadi, entah kenapa hati resti langsung mencair dan merasa
yakin, karena resti tak melihat adanya keraguan di mata nando
Katanya gak bisa ngomong romantis, tapi tadi ngomongnya romantis
banget, boleh gak sih gue nangis sekarang, gue terharu banget…, hiks…hiks…. Batin
resti sambil matanya yang mulai berkaca –kaca
Resti sangat tersanjung, jujur hatinya sekarang merasa
sangat senang, jantungnya berpacu dengan cepat saat matanya bertemu dengan
manik mata coklat milik nando
Nandopun sama dengan resti jantungnya berpacu dengan cepat, namun tiba –tiba saat melihat resti
berkaca-kaca dia langsung bingung
“kamu kenapa? Apa kata –kata saya menyakitimu??” ucap nando
khawatir
Resti yang ditanya malah semakin menangis, dia sudah tidak
dapat menahan tangisnya, mendengar suara
nando yang khawatir membuat dia semakin tersanjung..
Resti hanya menggelengkan kepalanya tanpa menjawab
pertanyaan nando, dan nando hanya bisa diam melihat resti, tidak mungkin dia
memeluk resti saat ini, walau nando sangat ingin
__ADS_1
# hay...author balik dong....kalua author sih di gituin mungkin langsung pingsan kali ya..ha..ha..ha...