ISTRIKU SEORANG KPOPERS

ISTRIKU SEORANG KPOPERS
tersanjung


__ADS_3

ruangan dosen nando


setelah mendapat panggilan dari pak nando tadi resti langsung


menuju ke kantor pak nando, sebenarnya resti sangat ingin mengajak dewi, karena


dia mungkin tidak akan mampu berhadapan langsung dengan pak nando setelah apa


yang sudah terjadi, entah kenapa hatinya sekarang merasa selalu berdebar bila


bertemu dengan pak nando, tidak seperti dulu


ayolah resti ini cuman ketemu pak nando, seperti biasa,


kenapa nih jantung harus pake berdebar segala sih, jadi salah tingkah kan gue,


mana resti yang dulu?? Yang blak-blak an , gak jaim, lah ini kok gue jadi sok


sok an kalem gini, gak boleh nih..ayo resti lo pasti bisa ngadepin pak nando


batin resti


ya sekarang restisedang berdiri tepat di depan ruangan dosen


pak nando, dia sedang bergelut dengan fikiranya sendiri, ada yang aneh dengan


jantungnya, dengan mengumpulkan segala keberanianya resti memutuskan untuk


masuk ke ruangan pak nando


“ assalamualaikum pak..” ucap resti


“ waalaikumussalam, masuk ! ” jawab nando


“ permisi pak…”  ucap


resti saatmasuk kedalam ruangan pak nando


“ oalah…kamu, silahkan duduk dulu”  ucap nando


Setelah mempersilahkan resti duduk nando mengambilkan minum


untuk restidan menaruhnya di hadapan resti


Ya allah…kagak salah nih??pak nando? Ngambilin gue minum??


Mimpi apa gue, biasanya juga gue di marahain


“ silahkan diminum” ucap nando yang berhasil memecah lamunan


resti

__ADS_1


Resti yang saat itu sudah duduk di sofa yang berhadapan


dengan nando, meminum air yang di berikan nando, karena jujur saat ini dia


merasa sangan gugup


“ resti” panggil nando


“ iya pak??” ucap resti


“ saya mau ngomongin soal kemaren” ucap nando


“ baik pak” ucap resti


“ besok sesuai ucapan saya, saya dan kedua orang tua


saya  akan datang kerumah orang tua kamu,


untuk melamar kamu” ucap nando


Resti tidak tau harus bagaimana dan harus menjawab apa


“ saya harap kamu sudah menyiapkan jawaban yang baik bagi


saya “ ucap nando


Resti masih diam, dia merasa sangat gugup, dia tidak tau


menikah, keputusan yang besar di dalam hidup


Nando yang melihat restihanya diam dan melihat ada raut


cemas dan ragu mulai ingin meyakinkan resti


“ resti..saya benar –benar suka sama kamu, saya tidak tau


apa yang ada dalam diri kamu sampai saya bisa suka sama kamu, kalau dilihat pun


banyak lebih cantik dan lebih sempurna dari pada kamu” ucap nado


Sial! Pake nyama –nyama in lagi, dasar dosen nyebelin


“ tapi….cuman kamu yang saya inginkan, entah kenapa saya


hanya ingin kamu yang mendapampingi saya” ucap nando melanjutkan


“ tapi pak..anda terlalu sempurna untuk saya, saya ini bukan


apa- apa, bila di banding dengan gadis –gadis yang mengejar bapak” ucap resti


“ saya gak peduli, saya cuman mau kamu, saya juga sadar saya

__ADS_1


bukanlah lelaki romantis yang bisa dengan mudah mengucapkan kata –kata manis


pada gadis yang disuka, saya sadar saya terlalu kaku akan hal itu, tapi  satu hal lagi yang harus kamu tau, bahwa kamu


adalah gadis pertama yang ada di dalam hati saya, dan saya berharap hanya kamu


selamanya yang ada di hati saya, saya ingin mengkat kamu dengan tali yang suci,


saya ingin menjaga kamu , melindungi kamu, menjadi imam yang baik buat kamu, dan


mencintai kamu, mempunyai keluarga kecil yang bahagia dengan mu, dan saya tulus”


ucap nando


Resti melihat mata nando yang penuh dengan keyakinan akan


apa yang diucapkanya tadi, entah kenapa hati resti langsung mencair dan merasa


yakin, karena resti tak melihat adanya keraguan di mata nando


Katanya gak bisa ngomong romantis, tapi tadi ngomongnya romantis


banget, boleh gak sih gue nangis sekarang, gue terharu banget…, hiks…hiks…. Batin


resti sambil matanya yang mulai berkaca –kaca


Resti sangat tersanjung, jujur hatinya sekarang merasa


sangat senang, jantungnya berpacu dengan cepat saat matanya bertemu dengan


manik mata coklat milik nando


Nandopun sama dengan resti  jantungnya berpacu dengan cepat, namun tiba –tiba saat melihat resti


berkaca-kaca dia langsung bingung


“kamu kenapa? Apa kata –kata saya menyakitimu??” ucap nando


khawatir


Resti yang ditanya malah semakin menangis, dia sudah tidak


dapat menahan tangisnya,  mendengar suara


nando yang khawatir membuat dia semakin tersanjung..


Resti hanya menggelengkan kepalanya tanpa menjawab


pertanyaan nando, dan nando hanya bisa diam melihat resti, tidak mungkin dia


memeluk resti saat ini, walau nando sangat ingin

__ADS_1


# hay...author balik dong....kalua author sih di gituin mungkin langsung pingsan kali ya..ha..ha..ha...


__ADS_2