
“ seharusnya kamu jangan cari masalah sama riko” ucap sekar setela mereka sampai di dikelas
“ emang kenapa?”
“ kamu gak tau kalo riko anak paling berkuasa di sekolah ini,
saranku sih kalo emang mau sekolah dengan tenang disini jangan sekali kali kamu
berurusan sama riko”
“ emang dia siapa to? Kok kayaknya kamu tadi takut banget sama dia"
“ dia itu anak pemiliki sekolah ini, anak nya paling gak suka di
ganggu, dan sekali ada yang bikin dia marah maka urusanya bakal panjang”
“ segitunya ya, tapi aku tetep gak bisa diem aja kalo ada orang
yang diperlakukan semena mena kaya tadi”
“ mendingan kamu jangan cari masalah sama riko ya nis, aku takut
kamu yang bakal jadi target dia”
“ iya, inysallah , makasih ya kamu udah ngasihh tahu aku”
“ iya”
Tak lama kemudian guru datang dan memulai kembali pelajaran
ALFARS JUNIOR HIGHT SCHOOL
“ wah…reinan ganteng banget”
“ iya, dia benar benar seperti pangeran”
“ ahh….reinan …..’
Dan masih banyak lagi kata kata pujian untuk pangeran sekolah
ALFARS
“ yeaayy…” teriak para siswi ketika reinan berhasil mencetak poin untuk kesekian kalinya
Ya kini suasana lapangan terasa sangat ramai, karna anak anak
basket tengah berlatih, ketahuilah bahwa inilah momen yang paling ditunggu oleh
__ADS_1
semua siswi yang ada di ALFARS, yaitu saat latihan basket, karena saat itulah
mereka bisa dengan puas melihat pangeran sekolah mereka yang ketampananya akan
naik 10000% dengan keringat yang menetes
Puuttt……
“ rei, sumpah kemampuan lo makin lama makin keren aja “
“biasa aja” jawab reno sambil meminum minuman nya
Kini reinan, reno dan teman temanya yang lain tengah duduk
beristirahat setelah tadi mereka latihan, mereka mengobrol dan bercanda seperti
biasa
“ hai rei, ren” ucap sania yang baru datang
“ hai….san” jawab reno sementara rei hanya menoleh tanpa menjawab
“ nih gue bawain minum”
“ makasih san, tau aja gue haus” ucap reno
Sania yang mendapat penolakan dari rei hanya bisa tersenyum kecut
Reno yang melihat sania pun tidak tega
“ sini san, gue haus pengen minum 2 botol gue, hehehe” ucap reno
“ eh, iya ren”
Sania sedih walaupun rei memang sudah mau berbicara denganya namun
sikap dinginya tetaplah sama, kadang sania lupa bahwa dia harusnya sudah merasa
bersyukur karena dialah satu satu nya wanita disekolah yang bisa duduk makan
sebangku dengan rei, berbicara dengan jarak dekat dengan rei, namun pada
kenyataan nya sania tetaplah berharap bahwa reinan akan bersikap hangat kepadanya, bahkan memiliki rasa
denganya
siswi lain pun merasa iri
__ADS_1
terhadap sania, namun mereka tidak bisa berbuat apa apa karena mereka tau sania
pun termasuk anak yang paling berpengaruh disekolah ini,berbeda dengan nisa
mereka membully nisa, karena nisa yang hanya penjual nasi di kantin bisa segitu dekatnya dengan rei
SMP NUSANTARA
teet….teettt…..
suara bel berbunyi menandakan bahwa anak anak sudah waktunya
pulang, sepertI sekolah lainya jam puLang sekolah adalah saat yang ditunggu tunggu,
mereka bisa pulang kerumah dan mengistirahatan diri mereka
nisa sedang berjalan menuju ke parkIran dengan sekar, sekar benar
benar senang karena sekarang dia sudah mempunyai teman, biasanya dia akan pergi
sendiri atau bahkan sekar akan lebih suka berdiam diri di dalam kelas, dari
pada dia harus merasakan tatapan aneh dari teman temanya
“ nis, aku duluan ya udah di jemput” ucap sekar saat mereka sudah
sampai di depan gerbang
“ iya kar, hati hati ya “
“ iya, ya udah sampai nanati ya”
“ iya”
Nisa melihat sekar yang berjalan menjauh darinya dan masuk ke
dalam mobilnya, sampai hilang dari pandangan nisa dan nisa pun segera melajukan
sepedanya menuju rumah
Tiba tiba
ada apakah ini?
tunggu next ya
see you
__ADS_1