ISTRIKU SEORANG KPOPERS

ISTRIKU SEORANG KPOPERS
calon suami?


__ADS_3

“nisa!”


Nisa pun menoleh ke sumber suara,


diikuti dengan teman teman nya yang lain


Terlihat beberapa perempuan yang


sepertinya seumuran dengan mereka


“ ayu,marni,putri, dewi” ucap nisa


“ arep menyang ngendi? “ Tanya dewi


( mau kemana?)


“ neng pasar”


Lalu semua teman nisa terdiam,


mereka tiba tiba menjadi pemalu sambil menundukan pandanganya juga mencuri


pandang pada teman teman nisa yang kini berada di samping kiri kananya


Nisa yang menyadari arah pandang


teman temanya


“ o iya kenalkan ini temen temen ku


dari Jakarta” ucap nisa memperkenalkan teman teman nya dan di balas dengan


senyum hangat semua


“ kenalin nama gue reno” ucap reno


sambil mengulurkan tanganya tidak lupa dengan senyum manis yang dia miliki


Melihat itu teman teman perempuan


nisa tersenyum malu, dengan malu malu mereka menjabat tangan reno


“ minggir! “ ucap bima mengambil


alih tempat reno


“ gue bima, paling ganteng diantara


mereka semua”


Mendengar itu semua temanya hanya


geleng geleng kepala


Dengan senyum malu malu khas wanita


desa mereka menerima jabatan tangan bima


Setelah itu dilanjut dengan teman


teman yang lain, dan bersama sama berjalan menuju pasar


“ nis” panggil ayu


“ hemm??”


“ kanca kanca mu ganteng ganteng


banget” ucap ayu


“ moso?”


“ iyo! Koyo artis korea, hehehe”


jawab marni


“ iya sih, emang mereka ganteng


ganteng, wong kuto gak tau neng sawah “ jawab nisa


( iya sih, memang mereka ganteng, orang kota kan gak pernah ke sawah)


“ tapi tenan  nis, gak enek pemuda di desa ini yang


gantennya kaya mereka”


“ kok bisa bisanya mereka semuanya


ganteng gak ada yang jelek”


“ sing perempuan yang cantik banget,

__ADS_1


kulitnya putih mulus, koyo artis artis”


“ kok iso nis punya temen kaya


mereka?’


“ gak tau juga aku, ya kita jadi


temen aja”


“ kayaknya mereka wong sugih,


lihaten pakaianya, bagus bagus banget “


Uapan marni membuat nisa dan ayu


menoleh ke belakang, terlihat disana dewi  dan putri sedang mengobrol dengan sania, sementara dibekangnya ada


reinan, reno, aldi, bima dan riko


Memang benar apa yang dikatakan


marni, walau baju yang mereka kenakan tampak simple namun bisa terlihat bahwa


baju itu adalah baju bagus dan mahal, sangat berbeda dengan pakaian mereka


sehari hari dikampung


Walau hanya melihat sekali namun


orang orang pasti tahu bahwa mereka berasal dari kalangan atas, terlihat dari


wajah mereka yang cantik dan tampan, terlihat terawat


“ mereka memang bukan orang


sembarangan “ ucap nisa


“ bener kan? Mereka orang kaya?”


“ iya, mereka memang anak anak orang


kaya “


“ jadi gak enak aku, kayaknya gak


pantes berteman sama mereka “ ucap ayu


berteman hanya melihat harta aja, buktinya mereka mau berteman sama aku


yang  hanya anak petani”


“ tapi kan kebanyaka orang kaya suka


merendahkan orang kecil, lihat aja itu kaya mas mamad anaknya pak kades, dia


aja pilih pilih mau temenan sama siapa, bahkan pernah ngatain kita gak pantes


berteman sama mereka “


“ gak semua nya kaya gitu kok, masih


banyak yang baik “


“ takut aja nis”


‘kalo kalian kenal mereka pasti


seneng, mereka semua baik banget, selama aku di Jakarta mereka suka bantuin


aku”


“ tenane? Alhamdulillah wes kalo


mereka itu orang baik “


Sementara di belakang


“ temen teman nisa manis mania ya?’


ucap reno


“ kagak usah macem macem lo,inget


gebetan lo di jakarta nunggu”


‘ elah!  Gpp kali “


“ inget kita cuman tamu di desa ini,


harus jaga sopan santun’

__ADS_1


‘ iya iya, tahu gue”


“ mereka juga gak mau kali ama lo”


ucap bima yang ada di belakang reinan dan reno


“ apa lo? ikut ikut aja, mereka mau


lah sama gue, gantengnya kaya gini “


“ ganteng gue kali”


“ gue lah”


“ gue”


“ udah udah, bacot banget lo berdua


“ ucap riko


Mendengar itu mereka berdua diam


Tiin….tiin……


Sebuah motor melaju kencang melewati


mereka


“ apaan tuh? Buset kaget gue” ucap


reno


“ makanya, kagak sopan banget”


Seorang lelaki seumuran mereka


dengan pakaian yang nyetrik itu ternyata menghadang jalan mereka, laki laki itu


berhenti tepat di hadapan nisa


“ mas mamad?” ucap nisa terkejut


karena mamad kini dengan tiba tiba menghadang jalanya dengan teman teman


“ hai dek nisa” ucap mamad sambil


membenarkan rambutnya yang terlihat klimis


“ iya mas”


“ mau ke pasar y?”


“ iya mas”


“ ayo mas bonceng”


“ gak usah mas makasih, nisa bareng


teman teman aja “


“ jangan dong… nanti kamu capek,


mending sama mas aja dari pada sama mereka “


“ makasih mas, tapi nisa jalan aja


sama teman teman “


“ ekheemmmm” suara deheman reinan


membuat perhatian mamad teralih


‘ kalian siapa?”


“ ini teman teman nisa dari kota


mas” ucap nisa


“ o…..anak kota to…”


“ iya mas”


“ kenalin ya saya mamad calon


suaminya nisa” ucapnya percaya diri


“ APA?” ucap mereka bersama


# akhirnya setelah sekian purnama terlewat up juga hahaha


sebagai perminataan maaf auhtor akan update banyak nih

__ADS_1


__ADS_2