
“ loh?? Kamu sama siapa san??” ucap nisa kaget karena melihat sania berada disini
“ itu” tunjuk sania pada 2
orang laki laki yang kini tengah
berjalan ke arah mereka
“ hai nis” ucap reno
“ iya mas reno”
Sementara reinan hanya diam
saja, dengan tatapan mata yang sulit diartikan
“ lo ngapain disini??” tanya sania
“ aku diajak mas riko kesini”
‘ ngapain lo ikut cowok
nyebelin ini?” ucap sania, sepertinya masih sangat tidak menyukai riko karena
kejadian mereka saat riko mengganggu sania
“ kenapa emang kalo gue jalan
sama nisa??” tanya riko
“ ya gue gak suka kenapa?? Lo
tu cowok gak baik, pasti lo punya niat gak baik kan sama nisa”
“ enggak, sok tau lo”
“ udah udah”ucap nisa berusaha menengah riko dan sania
“ mas riko ini temen aku san,
dia baik kok”
“ lo yakin nis??’ ucap reno
sambl menatap riko dengan tatapan permusuhan
“ iya, mas riko sekarang
udah gak pernah gangguin aku lagi kok”
“ kok gue ragu ya’
“ udah makan aja yuk, bareng
kita “ ajak nisa pada reno, rei dan sania
“ kenapa ajak mereka sih
nis?? Gue kan ngajak lo kesini biar bisa berduaan doang “ ucap riko tanpa sadar
Sementara nisa hanya menatap
bingung pada riko, berbeda dengan rei yang sudah menatap riko dengan tatapan
tajam
Rei tidak mengatakan apa apa
__ADS_1
namun langsung duduk di salah satu kursi yang ada di sana, sementara sania dan
reno melihat rei duduk merekapun ikut duduk , begitupu dengan nisa, sementara
riko masih berdiri
Sial! Gara sih rei sama temen
temenya gue jadi gagal kan ngedektin nisa, padahal gue yakin banget kalo nisa
baka nerima gue, ya secara gitu dia di tembak cowok ganteng batin riko
“ mas riko gak duduk??”
“ iya “
Riko pun duduk di samping rei
, mereka masih saling berpandangan dengan tajam
“ mbak” ucap sania pada
seorang pelayan
“ iya kak??”
“ saya mau pesen “
“ baik “
Mereka pun memesan makanan
Makan yang rencananya akan
jadi makan berdua romantis dengan nisa kini gagal, karna bukanya makan berdua
memutuskan untuk pulang
PARKIRAN
“ pulang bareng siapa nis??”
ucap rei
“ aku tadi berangkat bareng
mas riko, jadi pulang juga bareng mas riko”
“ bareng gue aja ‘ ucap rei
“ gak bisa! Nisa bareng gue”
ucap riko tak mau kalah
“ gue gak mau nisa kenapa
napa kalo bareng lo”
“ emang gue bakal apain
nisa?? Nisa lebih aman sama gue “
‘ enggak, gue gak percaya
sama lo”
‘ lo kira gue percaya sama
__ADS_1
lo”
Mereka saling menatap dengan
tajam, lagi dan lagi mereka bertengkar , sementara sania dan reno hanya diam
Kok rei sampek segitunya ya
sama nisa, apa dia suka ya sama nisa?? Batin sania
Huft…kapan sih 2 orang in
bisa akur, tiap ketemu berantem mulu batin reno
“ udah udah. Nisa bareng mas
riko aja mas rei, karena sepeda nisa ada di rumah mas riko” ucap nisa akhirnya
Riko pun tersenyum dengan
penuh kemenangan
Rasain lo! hahaha,….nisa tu
lebih milih gue batin riko
Sementara rei hanya bisa
menghela nafas, sebenarnya dia tidak mau nisa bersama dengan riko, namun
bagaimana lagi, dia tidak mau memaksa nisa
“ baklah…kamu hati hati ya
nis”
“ iya mas rei”
Riko pun naik keatas motor
dan memakaikan helmnya
“ yaudah mas rei, mas reno
dan sania aku pulang dulu ya, makasih ya “ ucap nisa lalu memakai helmnya dan
naik ke atas motor
Saat melhat nisa sudah siap
riko langsung menjalankan sepeda motornya , sementara reinan hanya bisa melihat
nisa pergi dengan riko
“ ayo rei kita pulang” ucap
reno
“ hmmm”
Sania berbonceng dengan reno
sementara reinan menaiki motornya seorang diri
“ gue gak bia biarin nisa
deket sama si riko itu” batin reinan
__ADS_1