
Teett….teettt….
Bunyi bel pertanda istirahat
sudah berbunyi, anak anak langsung bersorak gembira karena waktu yang dtunggu
tunggu akhirnya datang
“ nis, ke kanti yuk”
“ ayuk”
Nisa dan sekar sudah berdiri
mulai meninggalkan kelas menuju kantin, namun di belakangnya masih ada 2 orang
yang bersteru
“ gue duluan “
“ apaan lo, gue dulu”
riko dan faris yang duduk
tenang di bangkunya, saat mengetahui nisa akan pergi ke kantin merekapun dengan
sigap langsung berdiri dan berlomba untuk menyusul nisa
“ gue duluan “
“ gue dulu”
Mereka masih saja saling
menarik satu sama lain, sampai sampai mereka menjadi pusat perhatian seluruh
siswa
KANTN
Nisa dan sekar sudah duduk
manis di kantin, mereka sudah memesan makanan mereka, tinggal menunggu saja,
tak lama kemudian di pintu masuk terlihat 2 orang yang saling berebut untuk bisa
masuk lebih dulu
“ itu kenapa faris sama
riko?” tanya sekar
“ gak tau “
Tak lama kemudian 2 orang
yang sedari tadi berseteru itu sudah sampai dimeja tempat sekar dan anis duduk
Mereka berebut untuk bisa
duduk di samping nisa, karena sekarang posisinya nisa duduk berhadapan
dengan sekar sehingga tempat duduk di samping nisa masih kosong
“ gue duduk disini”
“ gak bisa, gue duduk disini”
Dan terjadilah perseteruan
untuk kesekian kalinya, mereka saling menarik satu sama lain, melihat itu nisa
tidak tinggal diam
“ mas riko, mas faris,
berhenti!”
Riko dan faris langsung
berhenti dengan kegiatan mereka
“ kalian kenapa sih?” tanya
nisa
“ emm…aku mau duduk disini,
tapi nih si culun gak mau ngalah “
“ gue juga mau duduk disini”
__ADS_1
Dan terjadilah adu mulut lagi
“ sudah sudah, kalian duduk
disini saja” ucap nisa lalu dia berdiri pindah ke tempat duduk yang ada di
samping sekar
Melihat itu riko dan faris hanya
bisa diam dan saling pandang
Gara gara si cupu gue gak
bisa duduk sama nisa batin riko
Gara gara kutukupret gue gak
bisa duduk sama calon istri gue “
Mereka berdua pun duduk
bersebelahan, duduk di hadapan nisa dan sekar
Tak lama kemudian pesanan mereka
datang , berbeda dengan riko dan faris yang belum memesan
“ kalian gak pesen??” tanya
sekar pada 2 orang laki laki yang ada di hadapanya
“ iya, kita mau pesen kok”
ucap faris lalu berdiri untuk memesan makanan
“ gue bakso sama es teh ya “
ucap riko
“ emm”
jawab faris dengan malas
Tak lama kemudian faris
datang dengan nampan di bawanya
“ ok”
“ itu doang?? Makasih kek”
“ apaan lo, gitu aja pamrih “
“ bukanya pamrih tapi emang
udah seharusnya “
“ ia ia makasih, mana udah
laper gue “
“ nih”
Mereka pun makan dengan
tenang
tiba tiba
" hay nisa "
mereka ber empat pun menoleh ke asal suara, terlihat seoran lelaki sedang berdiri menghadap mereka
" o...hay "
" emmm.....bisa aku ngomong berdua sama kamu ??"
" ha?? kenapa ya kak??"
tanya nisa, dia ingat bahwa siswa laki laki yang tengah berbicara padanya kini adalah kaka kelasnya
" emm....boleh gue duduk disini ??"
" em...boleh kak, silahkan "
lelaki itu pun duduk di samping riko dengan senyum manis yang menghiasi wajahnya , pandanganya tidak lepas dari nisa, nisa yang di pandang pun merasa kurang nyaman, sekar dengan wajah yang bingung, juga 2 lelaki yang kini menatap tajam pada kakak kelas mereka itu
" kakak siapa ya ??' tanya nisa
" o iya, kenalin nama gue aris, gue kelas XI IPA 3 "
__ADS_1
" o...ada perlu apa ya kak?? kok nyari nisa?"
" gpp. cuman pengen lihat wajah kamu aja "
" hah??"
" iya lihat wajah lo. senyum lo manis gue suka "
" ha???"
sementara riko dan faris kini sedang menahan amarah yang ada dalam diri
kurang aja ni orang, dateng dateng udah sok sokan manis batin riko
siapa si ni orang?? kagak tau apa nisa punya gue batin faris
" boleh minta no hp kamu ??"
" ha???"
" iya minta no hp kamu, ini " sambil menyerahkan hp nya pada nisa
namun sebelum nisa mengambilnya sebuah tangan mencegahnya
" apaan lo?? lepas "
" lo yang apa apaan, kagak ada ngasih no hp"
" apaan sih lo, lepas "
" kagak, udah pergi sana lo, ganggu aja sih "
" siapa lo??
" gue pacarnya " ucap riko lantang dan itu semua mampu mengejutkan semua orang yang ada di dalam kantin, tak terkecuali nisa
" gak mungkin,gue tahu nisa itu gak punya pacar "
" enggak, dia punya gue jadi lo pergi "
sementaa nisa hanya bisa diam, dia masih terkejut dengan pernyataan yang diutarakan riko, sementara sang kaka kelas yang hanya melhat nisa diam saja tanpa mau melakukan bantahan akhirnya pergi, dia menganggap nisa memang pacar dari riko
setelah kaka kelas itu pergi riko kembali duduk dan menghela nafas, dia menyadari ada sepasang mata yang kini sedang menatapnya tajam
" apa lo???" ucap riko pada faris
" lo kok ngaku ngaku sih "
" gue eman pacarnya nisa "
" sejak kapan nisa pacaran sama lo??"
" sejak sekarang, gue pacarnya nisa "
" nisa aja gak jawab "
' semntara nisa kini menatap riko dengan tatapan penuh tanya
" mas riko kok ngomong gitu??"
"emang kenapa ni? gue suka sama lo, gue pengen lo jadi pacar gue, gimana?? lo mau kan??"
" nisa gak akan mau " bukan nisamyang menjawab melaikan faris
" apaan si lo cupu, diem, gue tanya nisa bukan lo"
" maaf mas riko,nisa cuman pengen belajar yang serius, nisa belum memkirkan tentang pacaran "
" oalah...ya udah" ucap riko lirih sambil menundukan kepalanya
" mas riko maaf ya "
" iya, gpp kok, "
sementara di sampingnya faris berteriak gembira dalam hatinya
hahaha.....rasain lo batin faris
hiks.....gue di tolak nih? riko ditolak nih??? aduh,.....kenapa hati gue sesek ya ?? gak gak gue gak boleh nyera harus semangat dapetin nisa, selama nisa belum ad yang punya gue masih punya kesempatan batin riko
tanya nisa
# hay ….author up lagi dong....
mulai bab ini ke atas cerita author rombak ulang
__ADS_1