
“ jadi kalian ini udah saling kenal??” Tanya resti
“ iya tante “
“ wah…mama gak nyangka lo rei punya teman wanita secantik kamu “
“ mamah….” Ucap rei
“ iya iya, “ ucap resti mengerti, karena dia sangat hafal dengan
sifat anaknya satu ini, dia tidak pernah mau dan tidak pernah suka bila dirinya
membahas tentang perempuan
“ kita cuman teman satu sekolah kok tan “
“ oalah…jadi kamu satu sekolah sama rei, wah…bagus dong, tante mau
Tanya sama sania reinan di sekolah anaknya bagaimana ya ?”
Ya anak perempuan yang cantik tadi adalah sania, wanita yang
menyukai reinan dari mulai pertama
masuk sekolah,
“ emmm…rei baik kok tan, dia gak pernah macem macem, anaknya juga
pinter “
“ tante bukan mau Tanya yang itu, maksud tante dia itu disekolah
punya teman perempuan gak??”
“ emmm…..”
sania bingunng harus menjawab apa, karena kalau dia berbicara jujur
dia tidak enak pada reinan, namun kalau dia berbohong sama saja itu dosa
Rei yang tidak suka dengan arah pembicaraan mamanya inipun angkat
bicara
__ADS_1
“ mah…..rei gak suka mama Tanya Tanya hal itu”
Resti yang tau anaknya sudah dalam mode bad mood pun mengalah
“ iya iya mama gak bahas lagi deh “
“ ya udah ma, aku mau ke kamar dulu ya “
“ loh…rei ini temenya masih
disini ‘
“ gpp tante, ini sania juga mau pamit aja, udah di tunggu mama
dirumah “ ucap sania
“ oalah…ya sudah, maaf ya nak sania, “
“ tidak apa apa tante, terimakasih ‘
“ iya sama sama, lain kali main lagi kesini ya ‘
“ iya tan, kalau begitu sania pamit dulu tan, assalamualaikum”
ucap sania sambil mencium tangan resti
Resti pun mengantar sania sampai depan pintu , dan melihat sania
yang masuk ke dalam mobilnya hingga mobil itu mulai menghilang di balik gerbang
Sementara reinan sudah berada di kamarnya, diapun langsung pergi
membersihkan dirinya yang lengket sehabis latihan basket tadi
Sesaat setelah menyelesaikan ritual mandinya ada yang mengetuk
pintu kamar reinan
Tok…tok…tok…
“ rei…mama masuk ya “
“ masuk aja ma”
__ADS_1
Resti pun masuk ke dalam kamar reinan, dilihatnya reinan yang baru
selesai mandi dan sedang mengeringkan rambutnya
“ rei…tadi itu temen kamu cantik ya “
‘ iya ma ‘
“ mama seneng deh kalau ternyata kamu udah punya temen perempuan,
dari dulu mama lihat kamu gak punya teman perempuan”
Sementara reinan hanya diam saja
“ kamu harus lebih terbuka rei, cobalah berteman dekat dengan
perempuan, mama cuman pengen kamu gak dingin kaya papa kamu”
“ emang kenapa ma kalau kaya papa ??”
“ JANGAN! Mama gak mau, papa kamu itu dulu dinginya minta ampun,
berkali kali mama tuh jantungan berurusan sama papa kamu”
“ hahaha….papa sama mama tuh lucu tau”
“ kamu itu “
“ iya ma, rei bakal coba berteman sama orang lain kok, ya …minimal
rei punya lah temen perempuan walau hanya satu “
“ iya, bagus seperti itu rei, mama saranin kamu coba buka diri
berteman dengan sania, dia kayakya anaknya baik dan sopan, mama suka ‘
“ iya ma, insyallah”
“ ya sudah mama mau turun dulu, mau masak siapin makan malam,
kamu istirahat ya “
“ iya ma’
__ADS_1
Setelah itu resti pun keluar dari kamar reinan
Huft….ya udah lah gue coba aja lagian kan lan cuman berteman, walau sebenarnya menurut gue cewek tu bikin repot batin reinan