
RESTI POV
Saat ini aku tengah duduk didampingi bunda dan ibu , aku
benar-benar merasa gugup saat pak nando mengucapkan akad, dan saat para saksi
mengucapkan kata SAH, aku merasa lega,
akhirnya aku sudah sah menjadi istri dari seorang nando al faris, orang yang
sudah ditakdirkan untuku, orang yang berhak kuberikan hatiku seutuhnya untuknya,
Saat ibu menuntunku duduk disamping pak nando, aku merasa
jantungku berdetak cepat, saat untuk pertama kali dia memegang tanganku dan
memakaikan cincin ke jari manisku aku merasa bahagia, saat aku mencium tanganya
aku sadar bahwa mulai saat ini aku akan menjadi seorang istri yang harus taat
dan berbakti pada suaminya, dan saat dia mencium keningku aku pejamkan mataku, ku
rasakan sentuhanya, ku rasakan dia menangis, aku pun sama, sekarang perasaanku
benar-benar bahagia
Ya allah….ridhoilah kami, berikan kemudahan bagi hamba agar
bisa menjadi seorang istri yang baik dan
taat pada suami, karena surga seorang istri terletak pada suami, semoga kami
bisa saling syurga mensyurgakan, amiin…..
AUTHOR POV
Saat ini acara akad sudah selesai, kini nando dan resti
sedang sibuk dengan para tamu yang datang, setelah semua tamu sudah pergi
kedua keluarga duduk bersama dan makan bersama, di rumah yang sederhana ini
sungguh suasana begitu terasa hangat,
walaupun 2 keluarga ini memiliki latar belakang yang berbeda namun mereka
terlihat begitu akrab,keluarga nando begitu baik dan rendah hati, keluarga resti
juga sangat bersyukur karena ternyata keluarga dari kalangan atas seperti
keluarga al faris mau menerima mereka dengan tangan terbuka
“ nando dan resti istirahat saja dulu, nanti malam kan
kalian masih ada acara resepsi, kalian istirahatlah dulu ya” ucap mama nando
__ADS_1
“ iya ma” ucap nando
“ pak….saya mau ke kamar dulu, mau mebersihkan make up dulu”
ucap resti
“ resti” ucap nando
“ iya pak? “ ucap resti
“ kamu sekarang sudah jadi istri saya bukan anak saya, apa
kamu akan tetap memanggil saya dengan sebutan pak? “ ucap nando
“ emm….lalu saya harus memangil apa pak?”
“ panggil sayang?”
“ emm…..saya rasa itu terlalu ….”
“ baiklah, panggil aku mas” ucapnando
“ baik pak, eh….mas nando” ucap resti
“ nah itu lebih baik, sayang” ucap nando
Resti merasa malu dengan ucapan nando yang menyebutnya dengan
sebutan,... sayang? Ya ampun….resti yakin kalau sekarang pipinya sudah memerah
langsung menuju kamarnya yang ada di lantai dua, dia tidak mau kalau nando
Nando sendiri masih betah mengobrol dengan keluarga dari
resti, terutama dengan bagas, panji dan pandu , mereka dengan semangat
menceritakan tentang kakak mereka(resti) , nando senang akhirnya dia bisa merasakan
rasanya memiliki adik, karena dia adalah anak tunggal, jadi dia tidak pernah
merasakan mempunyai saudara lain,kadang nando pun merasa kesepian saat kedua
orang tuanya harus berpergian jauh mengurus bisnis mereka dan nando sendiri
tidak mempunyai teman, dia berfikir kalau dia bisa mempunyai saudara mungkin
dia tidak akan merasa kesepian, namun apa boleh buat, allah tidak mentakdirkan
memberikan adik untuk nando
Setelah beberapa saat seorang perias dan sekertarisnya turun
dari lantai dua dengan membawa baju dan alat-alat make up , merekapun
pamit untuk pulang, nando yang melihat perias itu sudah keluar, nandopun berniat
__ADS_1
menemui istrinyadi kamar
“ bu, kamar resti yang sebalah mana ya? “ Tanya nando tidak tau dimanaletak kamar resti
“ oalah….itu nak nando yang di depan pintu kamarnya ada
tulisan resti” ucap bu edah
“ makasih bu” ucap nando
Nandopun pergi kelantai atas namun saat dia ingin membuka
pintu kamar resti pintu sudah di buka terlebih dahulu oleh sang empunya
“ loh?? Mas nando? ‘ ucap resti
“ iya aku mau istirahat” ucap nando
"mas mau istirahat di kamar aku?
" iya, kenapa??
"emm…..aku masih merasa aneh mas, ini pertama kalinya seorang laki-laki lain yang bukan muhrimku masuk kamar aku "
" loh? kita kan sudah muhrim , kita uda sah lo"
aduh….iya ya, ya allah…..resti….kamu itu gimana sih…..batin resti merutuki dirinya sendiri
" jadi….aku harus terus berdiri di depan pintu ini? ucap nando
" em….silahkan pak, saya mau ke kamar mandi dulu pak,
“ mau aku temnin?” ucap nando
“ih….mas nando mesum”
“ kan kita juga udah sah, ya gak?” ucapnando sambil menaik
turunkan alisnya menggoda resti
“ resti yang malu langsung berlari menuju kamar mandi
Nando hanya tertawa melihat kelakuan istrinya itu, dia
benar-benar lucu dan imut, rumah resti memang bukan rumah mewah seperti rumah
nando, tiada kamar mandi di setiap kamar, hanya ada satu kamar mandi di setiap
lantai
Nandopun masuk ke dalam kamar resti, dia ingin tau bagaimana
kamar milih istrinya itu, dan batapa terkejutnya nando, ternyata…
Apa ini? Batin nando kaget
__ADS_1
# wah….apalagi nih…..
tunggu selanjutnya ya para readers