
Dorrr......dor....dor......
sebuah tembakan berhasil membuat seorang pemuda tewas di tempat, dia di seret dan di buang ke hutan yang jauh dari kota, entah apa salah dia hingga membuat nya tertembak yang tau hanyalah si penembak dan Tuhan yang senantiasa mengawasi ciptaan nya.
" cepat bakar mayatnya aku tak mau ada kabar tentang penemuan mayat nya, dan satu lagi hanya kita yang tau kasus ini" perintah seorang lelaki yang sudah berumur
" baik bos akan segera kami urus mayat ini" jawab salah satu anak buah lelaki itu sambil berjalan menggeret mayat itu ke semak-semak kering agar mudah di bakar dan tidak terendus kepolisian
" bos apakah bos yakin dia tidak punya keluarga terdekat yang masih hidup aku hanya takut jika mereka berhasil melacak mayat itu" tanya seorang anak buah laki-laki itu
" Jaka,........sejak kapan kau jadi bodoh, maka dari itu aku suruh si Udin untuk bakar mayat nya agar tidak ada yang tau hahaha" jawab laki-laki itu sambil tertawa karena kemenangan nya
__ADS_1
" ayo sebaik nya kita segera pulang sebelum ada yang menggagalkan rencana ku ini " ujar laki-laki itu kemudian masuk ke dalam mobil nya
Dari kejauhan seorang pria mengawasi mereka yang sudah menjauh dari mayat yang hangus terbakar itu, wajah nya menyimpan dendam terhadap laki-laki dan anak buah nya itu , dia pun segera pergi dan mengikuti mereka yang mulai menjauh dari mayat yang hangus itu
" bos kok perasaan ku merinding ya melewati hutan ini " ucap Jaka sambil menyetir mobil
" itu hanya perasaan mu saja, ayo cepat besok pagi anak ku ulang tahun aku harus segera pulang" perintah laki-laki itu dan akhirnya terlelap
Di ruangan itu sangat gelap dan panas aroma bau daging yang terbakar pun menyengat ke hidung, laki-laki itu terus berjalan dan mencari pertolongan kepada setiap orang yang lewat, tapi dia selalu saja berputar-putar di hutan itu tidak mendapatkan jalan keluar
__ADS_1
"aahhh sialan, tempat ini seperti labirin" ucap laki-laki itu sambil terus berjalan, tiba-tiba dia melihat seorang pemuda yang berjalan ke arah nya, ada sedikit harapan baginya ketika melihat ada manusia yang berjalan di tempat itu
"permisi anak muda, boleh kan aku meminta bantuan mu " tanya laki-laki itu
"kau mau apa pak" jawab pemuda itu tanpa menolehkan wajah nya ke laki-laki itu
" bisakah kau antarkan aku keluar dari hutan ini, Seperti nya aku tersesat " ujar laki-laki itu kepada pemuda tersebut
" maaf pak, aku tidak bisa" jawab pemuda itu dengan singkat dan masih tak mau menoleh ke arah laki-laki itu
" kenapa, aku akan membayar mu berapa pun yang kau mau jika aku bisa keluar dari tempat ini" ujar laki-laki itu
" aku tidak butuh uang,jika kau ingin keluar dari tempat ini aku bisa menunjukkan nya tapi dengan syarat" ujar pemuda itu
"apa syarat nya nak, apapun itu akan ku berikan untuk mu" jawab laki-laki itu
__ADS_1
"aku akan memberi tahu mu setelah kita sudah keluar dari hutan ini pak" ujar pemuda itu dan berjalan lurus di depan laki-laki itu, dan di susul laki-laki itu di depan nya, udara di hutan itu sangat dingin terlebih bau hangus di hutan itu tidak berhenti hilang walau sudah berjalan jauh