Jaga Dia Untuk Ku

Jaga Dia Untuk Ku
lingerie merah marun


__ADS_3

abi dan ustadz Rizal yang mendengar suara Bu Sarah, langsung menuju meja makan


" wahh masak SOP nih " ujar pak Abdul kemudian duduk di meja makan


" ayo makan malam dulu " ujar Bu Sarah sambil mengambil nasi untuk pak Abdul


mereka pun kini makan malam bersama, keluarga pak Abdul selalu tampak tenang dan damai


setelah selesai makan, Bu Sarah dan Abdul mengajak rose untuk ke bioskop, karena rose belom pernah ke bioskop


" Vina ikut yuk " ajak Bu Sarah


" emm maaf umi , mas Rizal nya lagi sibuk bikin bahan khotbah besok, kalo di tinggal kan kasian umi " ujar Vina


" yasudah umi berangkat dulu ya Vina, assalamualaikum " ujar Bu Sarah sambil melangkah menuju depan rumah


" ohh iya tunggu sebentar ya Vin " ujar Bu Sarah sambil menuju kamar nya


beberapa menit kemudian Bu Sarah datang membawa bungkusan dari butik


" ini hadiah dari umi di pake ya sayang , kamu pasti cantik banget pake ini , tapi sayang nya...." ujar Bu Sarah sambil menatap wajah vina


" sayang nya kenapa umi " tanya Vina penasaran


" sayang nya cuma Rizal doang yang bisa liat " ujar Bu Sarah sambil mengedipkan mata nya


" ini baju apa umi " tanya Vina yang belom mengerti


" udah pake aja " ujar Bu Sarah


"mahh ayo keburu malem " ujar pak Abdul yang sudah stand by di dalem mobil

__ADS_1


" yaudah kalo gitu Vin umi berangkat dulu ya assalamualaikum" ujar Bu Sarah kemudian berlari kecil menghampiri suami nya


" waallaikumsalam umi" ujar Vina


setelah Bu Sarah dan yang lainnya berangkat, Vina langsung menutup pintu nya dan menyusul ustadz Rizal yang sedang sibuk


" mas Rizal ..." panggil Vina yang sekarang berdiri di depan ustadz Rizal


" hemm ada apa Vin " jawab ustadz Rizal dengan lembut


" emmm Vina tidur duluan ya mas " ujar Vina


" yaudah iya Vin " jawab ustadz Rizal yang masih fokus di laptop nya


" tapi mas Rizal jangan tidur di ruang kerja lagi " ujar Vina


ustadz Rizal pun menutup laptopnya dan mendekati Vina


" aku takut kamu gak bisa tidur " ujar ustadz Rizal sambil mengelus kepala Vina


" yaudah kamu tidur duluan aja " ujar ustadz Rizal


" emm tadi umi kasih baju ke Vina, kata nya suruh pake " ujar Vina sambil menunjuk kan Bungkusan yang dia bawa


" yasudah di Simpen ya, nanti kalo ada acara kamu pake " ujar ustadz Rizal sambil tersenyum


" iya mas, tapi aku penasaran pingen pake baju nya sekarang aku mau liat pas apa enggak " ujar Vina


" yaudah kalo gitu, aku keluar dulu biar kamu nya gak malu " ujar ustadz Rizal sambil keluar dari kamar nya


Vina pun membuka bungkusan tersebut, dan terkejut karena isi nya ada lingerie seksi berwarna merah marun

__ADS_1


" Vin umi sengaja beliin kamu lingerie ini, terserah kamu mau di pake kapan, umi tau kalian belom siap, maafin umi ya hehe " isi surat dari Bu Sarah


" pantesan umi bilang nya cuma bisa di liat sama mas Rizal " ujar Vina kemudian menutup kembali bungkusan tersebut


Vina pun keluar dan menghampiri Ustadz Rizal yang ada di ruang tamu


" mas Rizal, baju nya gak bisa di pake buat pergi" ujar Vina sambil duduk di samping ustadz Rizal


" kok gak bisa emang Kekecilan baju nya " ujar ustadz Rizal kebingungan


" bukan kecil mas, tapi kurang bahan "ujar Vina sambil nyengir


" emang baju apaan sih, umi ada-ada aja " ujar ustadz Rizal sambil melangkah menuju kamar nya


" ehh mas mau kemana " tanya Vina yang membuntuti ustadz Rizal


" mau liat baju nya " ujar ustadz Rizal


" mas jangan liat " ujar Vina sambil memeluk ustadz Rizal dari belakang agar menghentikan langkahnya


" emang nya kenapa sih Vin, penasaran nih " ujar Ustadz Rizal sambil terus berjalan walaupun Vina tetap memeluk nya dari belakang


" mas itu bukan baju tapi lingerie" ujar Vina dengan nada sedikit keras


" hahh ???" ustadz Rizal terkejut


" udah ya gak usah di liat " ujar Vina sambil melepaskan pelukannya


" yasudah kamu tidur duluan ya " ujar ustadz Rizal sambil tersenyum


" mas nyusul gak " ujar Vina dengan tatapan polos nya

__ADS_1


" Vin , bukan nya aku gak mau tidur berdua sama kamu, tapi ...kamu tau kan aku laki-laki normal, apalagi sekarang kamu mahram ku, aku takut gak bisa nahan nafsu ku, aku kasihan sama kamu " ujar ustadz Rizal sambil memegang pundak Vina


" ta tapi Vina kasian sama mas Rizal kalo tidur di ruang kerja, Vina juga gak enak sama umi mas " ujar Vina sambil menunduk kan kepalanya


__ADS_2