Jaga Dia Untuk Ku

Jaga Dia Untuk Ku
pak Lukman


__ADS_3

 


Di perjalanan tidak ada percakapan antara lelaki dan pemuda itu , semakin kencang angin yang berhembus semakin terasa bau hangus nya, mata lelah lelaki itu melihat kedepan terlihat cahaya lampu dari kejauhan, beberapa rumah papan yang berbaris rapi terlihat dari hutan itu, menandakan bahwa mereka telah berhasil keluar dari dalam hutan


"terimakasih nak atas bantuan nya, " ujar lelaki itu


" sekarang saat nya anda memenuhi syarat saya tadi pak" jawab pemuda tersebut sambil membalikkan badan nya dan berhadapan depan lelaki itu


" apa mau mu nak" jawab lelaki itu yang mengambil beberapa uang untuk pemuda tersebut


" saya tidak butuh uang, saya hanya butuh anda buat saya hidup kembali pak " jawab pemuda itu sambil menarik leher lelaki itu


" Faa........iiiiii .....sssaa......lllll" ujar lelaki itu sambil gugup dan penuh ketakutan


" manusia serakahhh!!!, penipu!!!!, dasarrr tidak punya rasa kemanusiaan, apa salah ku pak Lukman, apa karena aku menyaingi usaha mu kau membunuh ku dan menghanguskan mayat ku, aku tidak akan pernah memaafkan mu Lukman kau kejam!!" ujar pemuda itu yang tak lain adalah Faisal kemudian Faisal mencekik leher pak Lukman, yang membuat pak Lukman kesulitan bernapas


" to.....lloo.....Ng.....Jang...........an.....fa......" ujar pak Lukman, kemudian keadaan sekitar menjadi gelap dan dingin

__ADS_1


 


*****


 


udara di ruangan itu sangat wangi dan udara nya lebih segar dari pada di hutan tadi yang bau hangus, cahaya nya pun lebih terang dari pada tempat tadi , terdengar suara seorang wanita menangis dan seorang anak laki dan anak perempuan melantunkan ayat suci Al-Quran, di samping nya ada pak ustadz yang berdoa sambil memainkan tasbihnya


"ma......" ujar pak Lukman


"papa udah sadar pa , Alhamdulillah papa sadar" ujar Bu Ida istri dari pak Lukman


 


" minum dulu pak agar bapak bisa lebih tenang, dan bisa menceritakan sedikit kejadian tadi" ujar ustadz Rizal


 

__ADS_1


" terimakasih pak ustadz" jawab Lukman kemudian meminum air putih dengan beberapa doa untuk mengusir roh-roh halus yang mengikuti pak Lukman


 


" sekarang apakah papa bisa cerita " ucap Willy anak pak Lukman


" emmm, cerita nya panjang yang jelas papa gak mau cerita dulu papa mau istirahat" ujar pak Lukman karena tidak mau mereka curiga


" mohon maaf sebelumnya apakah saya boleh bercerita sedikit tentang yang aku liat atas kejadian ini" ujar gadis cantik di samping Willy yaitu Vina sahabat ustadz Rizal dari kecil


" silahkan Vin, aku tau kamu pasti bisa bantu pak Lukman makanya aku bawa kesini" ujar ustadz Rizal yang tau jika Vina melihat sesuatu, karena sejak dari kecil Vina bisa melihat hal-hal tak kasat mata dan hanya ustadz Rizal yang tau sebagai sahabat nya


"maaf sebelum nya om, seperti nya ada mengikuti om di belakang, tapi aku tidak tau siapa dia , karena tubuhnya tertutup oleh asap hitam yang tebal, seperti asap kebakaran,dan dia seperti nya ingin menyampaikan sesuatu yang sangat penting om" ujar Vina yang membuat Lukman menjadi semakin takut jika rahasia nya terbongkar


" aku aku tidak tau apa itu, tolong buat dia menjauh dari ku, aku sangat lelah " ujar pak Lukman yang merasa terganggu dengan pernyataan Vina


 

__ADS_1


" mungkin besok kmu akan bisa melihat sosok nya Vin" ujar pak ustadz Rizal kemudian pamit kepada bu Ida dan Willy


 


__ADS_2