
mentari kembali bersinar, cahaya nya yang terang menembus celah-celah di fentelasi, suara ayam dan burung saling bersahutan, menandakan hari sudah pagi
kring!!!!.....kring!!!!......kring!!!!!.......
Tek.... Vina langsung mematikan jam Beker nya
" Masya Allah, udah jam 6 pagi aku lupa sholat subuh " ujar Vina di kamar sambil mencuci muka nya
" kamu sih Vin, pake acara ikut ustadz Rizal ke rumah Bu Ida jadi kesiangan kan bangun nya " ujar Rita teman tak kasat Vina yang sudah 5 tahun ini menjadi teman nya, Rita dulu nya adalah hantu yang arwahnya penasaran karena mayat nya di buang ke jurang oleh perampok,dan vina lah yang membantu Rita untuk membawa mayat nya ke keluarga nya Rita, dan kini Rita sudah berjanji untuk menjaga Vina sampai Vina menikah nanti
" kok kmu gak bangun aku sihh, ini mas Faisal udah bangun belom ya, semoga aja mas Faisal gak marah karena aku gak nyusul sholat tadi subuh" ujar Vina sambil mencuci wajah nya
" mas Faisal gak ada di rumah Vin " jawab Rita sambil mengelus rambut nya
" hahh kemana mas Faisal nya, kok kamu tau hayo jangan-jangan kamu sering ngintip mas Faisal ya " ujar Vina sambil mengelap wajah nya menggunakan handuk
" ya gak lah, aku tau karena mobil mas Faisal gak ada di depan, tadi subuh juga mas Faisal gak ada ruang sholat" Rita menjelaskan ke pada Vina
" ya udah nanti kamu ikut aku ke kantornya, siapa tau dia ngelembur di sana, duhh bikin khawatir aja mas Faisal " ujar Vina
__ADS_1
*****
setelah sampai kantornya Faisal, Vina mencoba mencari dimana mobilnya Faisal, namun mobil Faisal juga tidak ada di kantor
"Vin kamu yang bener dong masa nyariin nya di parkiran , harus nya kamu nyari nya langsung ke seketaris nya mas faisal ahhh gak pinter-pinter dari dulu " ujar Rita yang terus saja mengikuti langkah Vina
" ya udah ayo kita ke dalem" ujar Vina
mereka pun langsung menuju ruang seketaris Faisal
" waallaikumsalam vin, aku pikir kamu kesini mau gantikan pak Faisal sementara soalnya pak Faisal blm Dateng sampe sekarang" ujar Nia sambil tersenyum
" ohhh kalo aku sih kesini karena cari mas Faisal mba, bukan mau gantiin mas Faisal, tapi aku mohon sama mba kalo mas Faisal nya belom juga Dateng tolong suruh hendel si Ilham aja dulu ya mba, saya permisi mba Assalamualaikum" ujar Vina sambil tersenyum manis
" oke deh siap waallaikumsalam vin"
Vina pun meninggalkan ruang seketaris Nia dan menuju parkir mobil
__ADS_1
" Vina " panggil seorang wanita cantik yang terbalut hijab berwarna pink
wanita itu terus berjalan menghampiri Vina
" Assalamualaikum Vin" ujar wanita itu
" waallaikumsalam kak Katya , kok nafas nya terengah-engah gitu hehe " ujar Vina mencoba menenangkan situasi
" Vin aku punya firasat buruk tentang mas Faisal Vin , apa dia ada di kantor" tanya Katya yang penasaran dengan keadaan Faisal
" mas Faisal tadi malem gak pulang kak, dan di kantor juga gak ada ,memang apa yang kakak lihat " ujar Vina sambil menuntun kak Katya untuk duduk di bangku yang ada di parkiran
" Vin aku selalu melihat sosok hitam penuh asap memandang ku dari jauh, aku gak yakin atas pengelihatan ku Vin, tapi sosok itu muncul terus sepanjang malam ini, dan tadi subuh selesai aku sholat bingkai foto ku dan mas Faisal jatuh dan pecah, aku merasa sangat dekat dengan sosok hitam itu " ujar Katya sambil merapikan hijab nya yang sedikit berantakan saat berjalan tadi
" kak aku tadi malem juga habis melihat sosok hitam penuh asap di rumah Bu ida, jamaah yang suami nya punya banyak hotel bintang lima itu lho, di situ suami nya di kejar terus sama sosok hitam itu, gak tau kenapa aku gak bisa liat wajah nya"ujar Vina bingung
" Aku rasa sosok itu adalah mayat yang baru saja terbunuh Vin, Katya" ujar Rita secara tiba-tiba
" lalu apa hubungannya sama Faisal " ujar ku mulai penasaran
" Entah mengapa Vin firasat ku selalu mengatakan ada hubungan dekat antara sosok itu dengan Faisal karena sosok itu selalu berada di tempat favorit Faisal saat bertamu di rumah ku, seperti di sofa yang panjang sambil tiduran, dan di jendela dulu sebelum ibu merestui hubungan ku dengan Faisal , Faisal selalu menemui ku lewat ke jendela" ujar Katya sambil terus berfikir keras tentang pengelihatan nya,Katya memang seperti Vina bisa melihat makhluk tak kasat mata sejak kecil
" lebih baik kita cari mas faisal dulu kak " ujar Vina sambil menuju mobil dan pergi meninggalkan kantor faisal
__ADS_1