Jaga Dia Untuk Ku

Jaga Dia Untuk Ku
calon Suami Aisyah


__ADS_3

ustadz Yusuf hanya terdiam, sambil memejamkan mata nya


" Abi ingin setelah Aisyah menikah nanti, Aisyah menjadi istri yang Soleha, karena nanti suami mu yang akan menanggung segala kebutuhan mu, jika kamu ada masalah dengan dia, bercerita lah pada Allah, dan jangan lupa meminta pendapat bibi Tutik, Abi hanya ingin di akhir hidup Abi, Aisyah sudah menikah agar Abi tenang ketika meninggalkan Aisyah" ujar Ustadz Yusuf dengan sorot mata yang lelah


" iya Abi " ujar Aisyah sambil meneteskan air mata


tin tin


suara klakson mobil dari depan


" biar saya aja pak ustadz yang ke depan " ujar Ibrahim kemudian beranjak dari tempat duduknya


Ibrahim langsung menuju halaman depan dan melihat dua sejoli yang berdiri di depan pondok pesantren


" Rizal " panggil Ibrahim


" Assalamualaikum Ibrahim " ujar ustadz Rizal sambil berjabat tangan dengan Ibrahim, sedang kan Vina hanya meletakkan tangan nya di dada karena dia bukan mahram nya Ibrahim


" Waallaikumsalam, silahkan masuk " ujar Ibrahim dengan senyum tipis nya


ustadz Rizal pun masuk sambil mengandeng tangan Vina, situasi di ruangan itu begitu tegang


Ibrahim hanya memandang kedua nya dengan tatapan tajam


setelah sampai kamar ustadz Yusuf .....


" Assalamualaikum ustadz " salam Ustadz Rizal dan Vina


mata Aisyah langsung menangkap sosok yang berdiri di depan pintu


yahh itu ustadz Rizal, wajah nya begitu hangat dengan senyum yang mengembang sempurna di bibir nya


" waallaikumsalam " jawab ustadz Yusuf dan Aisyah

__ADS_1


ustadz Rizal langsung berjabat tangan dengan ustadz Yusuf, Vina pun juga menjabat tangan Aisyah


" Akhirnya kau datang Rizal " ujar ustadz Yusuf mengelus tangan ustadz Rizal


ustadz Rizal hanya terdiam, dia sangat gugup dengan situasi itu


" Masih ingat kah kau dengan anak ku Aisyah zal ?? " tanya ustadz Yusuf


" masih pak ustadz " jawab ustadz Rizal sambil menunduk kan kepalanya


Vina hanya terdiam sambil berdiri di samping ustadz Rizal yang duduk di tepi ranjang


" Aku yakin kau bisa menjaga nya, seperti kau menjaga ibu mu " ujar ustadz Yusuf sambil tersenyum


" dia itu gadis yang baik, dan taat agama, dia juga tidak neko-neko anak nya, aku yakin dia bisa jadi istri yang Soleha untukmu" ujar ustadz Yusuf kemudian mengelus rambut Ustadz Rizal


jlebbbb kata-kata ustadz Yusuf membuat hati Vina sangat sakit , bagaimana mungkin Ustadz Yusuf mengatakan hal itu sedangkan di samping nya ada istri sah ustadz Rizal


ustadz Rizal pun menarik tangan Vina dan mengelus nya di hadapan Ustadz Yusuf dan Aisyah


bagaikan tersambar petir di siang bolong , ustadz Yusuf sangat terkejut, begitu pun juga Aisyah mereka sama sekali tidak mendengar kabar pernikahan Rizal


" Tapi aku begitu menghapkan kau menikahi anak ku " ujar ustadz Yusuf


Ibrahim sangat tidak suka dengan sikap Ustadz Yusuf yang terlalu berharap kepada orang yang telah memiliki istri


" Tolong penuhi keinginan terakhir ku zal " ujar ustadz Yusuf mengiba


jelas itu keputusan yang sulit untuk ustadz Rizal


" ustadz saya ini adalah orang yang tidak bisa mendua kan hati, bagaimana mungkin dalam satu rumah saya memiliki dua istri, maaf ustadz, saya tidak mencintai Aisyah, apakah Ustadz rela anak ustadz hidup tanpa cinta dari suami nya, saya sangat mencintai Vina ustadz, dan saya tidak akan membagi cinta , dan kasih sayang saya kepada wanita lain, kecuali ibu saya, saya yakin Asiyah memiliki jodoh nya sendiri " ujar ustadz Rizal dengan tegas


" Abi sudahlah jangan memaksa kan kehendak, ustadz Rizal sudah memiliki istri " ujar Aisyah dengan tatapan sendu

__ADS_1


" lalu apakah kau yakin di dunia ini ada lelaki yang pantas mendampingi putri ku selain diri mu " ujar Ustadz Yusuf


" ada ustadz, dia adalah orang yang selalu berada di samping ustadz, di kala susah dan senang yang melanda hidup ustadz" jawab ustadz Rizal


ustadz Yusuf pun sedikit berfikir siapakah orang itu, kemudian dia melihat Ibrahim yang berdiri di samping Aisyah


" apakah maksud mu Ibrahim " jawab ustadz Yusuf


" iya Ustadz " ujar ustadz Rizal sambil tersenyum manis


Vina pun sedikit lega dengan situasi itu


" Apakah kau yakin Rizal ?? " tanya ustadz Yusuf


" saya sangat yakin, bahkan selama ini dialah tangan kanan mu ustadz" ujar Rizal


ustadz Yusuf pun mengangguk kan kepala nya


" kau siap Ibrahim " tanya ustadz Yusuf


Ibrahim tersenyum sambil mengangguk kan kepala nya


" baik pak ustadz" jawab Ibrahim


" bagaimana dengan mu nak " tanya ustadz Yusuf kepada Aisyah


" apapun keinginan Abi, pasti Aisyah turuti , pilihan Abi tidak pernah salah " ujar Aisyah dengan lembut


begitu percaya nya Aisyah kepada ayah nya, sehingga semua kehendak ayah nya selalu dia iyakan


" Terimakasih banyak Rizal " ujar Ustadz Yusuf dengan lembut


ustadz Yusuf pun mencium dahi Ustadz Rizal, dia Begitu rindu dengan murid yang paling dia sayang itu

__ADS_1


" aku yakin kau adalah istri yang sangat baik nak " ujar ustadz Yusuf sambil menatap Vina


wajah Vina menjadi merah merona karena malu ,ustadz Rizal hanya bisa menatap istrinya itu sambil tersenyum manis, wajah Vina yang mengemas kan membuat ustadz Rizal ingin mencium nya


__ADS_2