Jaga Dia Untuk Ku

Jaga Dia Untuk Ku
dilema


__ADS_3

ustadz menatap wajah Vina yang berkaca-kaca, bagaimana mungkin dia menikahi Aisyah sedangkan dia sudah menikah dengan Vina


" ikutlah denganku kesana " ujar ustadz Rizal sambil mengusap air mata Vina


" apakah dia orang yang selalu kau diskusikan dengan Allah mas ? " tanya Vina dengan air mata yang berlinang


" tidak Vin, sudah ku katakan bahwa kau lah satu-satunya gadis yang membuat aku luluh " ujar ustadz Rizal


" bagaimana bisa kau mencintaiku yang jauh dari kata Soleha ini " ujar Vina


ustadz Rizal menatap wajah vina


" Aku tidak tau, rasa itu muncul ketika kau memberikan aku perhatian, memberikan aku kebahagiaan, bercanda gurau bersama, terlebih senyum mu yang selalu membuat ku beristighfar karena menatap mu terlalu lama " ujar Ustadz Rizal

__ADS_1


Vina memeluk suami nya itu


" aku mencintaimu mas, sungguh sangat mencintai mu " ujar Vina sambil terus menangis


" aku juga " ujar ustadz Rizal sambil memeluk suami nya


" lalu apakah aku akan di madu dengan Aisyah ? " ujar Vina menatap Ustadz Rizal


" tidak , istri ku hanya satu yaitu kamu, masih banyak di luar sana yang lebih baik dari pada aku, dan aku akan katakan ke pada ustadz Yusuf tentang kita " ujar ustadz Rizal yang merasakan sesak dada nya melihat Vina yang menangis


" aku tidak akan melakukan nya, dan aku tidak akan memadu mu, Allah telah menentukan jodoh setiap orang, dan aku yakin wanita itu juga memiliki jodoh nya sendiri" ujar ustadz Rizal, entah mengapa lidah nya sangat berat untuk memanggil nama Aisyah


" aku akan ikut dengan mu " ujar Vina

__ADS_1


ustadz Rizal mengelus punggung Vina dengan lembut , Vina sudah terlalu nyaman dengan sikap lembut suami nya itu, bagaimana mungkin dia rela jika wanita lain merasakan kelembutan hati suami nya


Vina mengangkat wajah nya dan menempelkan bibirnya ke bibir ustadz Rizal, Vina memberikan diri untuk mencium ustadz Rizal , ciuman yang penuh cinta , Ustadz Rizal pun membalas ciuman Vina dengan lembut, kedua tangannya menopang tubuh Vina


****


" bagaimana Ibrahim, apakah Rizal mau datang " tanya ustadz Yusuf


" dia akan datang pak ustadz " ujar Ibrahim


" apakah dia baik-baik saja ? " tanya pak ustadz Yusuf


" dia baik-baik saja " ujar Ibrahim

__ADS_1


ustadz Yusuf pun terdiam sejenak membayang wajah ustadz Rizal yang sangat menyejukkan hati


berbeda dengan Ibrahim yang tampak gugup dan tidak tenang, dia memikirkan nasip Aisyah, gadis mungil itu pasti sangat terpukul dengan penjelasan ustadz Rizal, bahwa ustadz Rizal sudah memiliki istri, sedang kan Ibrahim sendiri memiliki perasaan dengan Aisyah , namun Ustadz Yusuf seperti tidak melihat hal itu , ustadz Yusuf menganggap semua perhatian Ibrahim terhadap Aisyah hanyalah semata karena Ibrahim menggapnya adik , begitu pun juga Aisyah yang sepertinya menutup mata nya jika bertemu dengan Ibrahim, padahal Ibrahim sudah lama mengabdi bersama ustadz Yusuf, apakah ustadz Yusuf tidak ada niatan untuk menjodohkan anak nya dengan Ibrahim , jika di pikir Ibrahim selalu ada untuk keluarga ustadz Yusuf, berbeda dengan ustadz Rizal yang hanya singgah sebagai murid di pesantren itu , namun hati ustadz Yusuf sangat mengagumi sosok Rizal itu


__ADS_2